Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Denpasar Berhasil Tinggkatkan Nilai SAKIP Jadi BB, Rai Mantra Apresiasi Kinerja ASN, Selaraskan Program Pembangunan Berbasis Akuntabilitas

Bali Tribune/ SAKIP - Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, saat menerima LHE SAKIP tahun 2018 yang diserahkan oleh Menpan RB, Komjen Pol Syafruddin, didampingi Kepala Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Mohamad Yusuf Ateh, di Golden Tulip Galaxi, Banjarmasin, Rabu (6/2).

Bali Tribune, Denpasar - Komitmen serta kerja keras Pemkot Denpasar yang gencar dalam memaksimalkan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) membuahkan hasil yang membanggakan. Beragam upaya mulai dari menggelar pemahaman SAKIP yang menyasar OPD, perencangan klinik SAKIP serta memberikan pemahaman SAKIP di setiap kegiatan turut dilaksanakan. Terbukti, di tahun 2018 ini, Kota Denpasar berhasil meningkatkan nilai SAKIP dari B menjadi BB dengan nilai 70,07. Hal tersebut terungkap saat penyerahan hasil evaluasi SAKIP provinsi dan kabupaten/kota wilayah II tahun 2018 di Golden Tulip Galaxi, Banjarmasin, Rabu (6/2). Hasil evaluasi SAKIP Kota Denpasar diserahkan langsung Menpan RB, Syafruddin didampingi Kepala Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan, Mohamad Yusuf Ateh. Dalam Laporan Hasil Evaluasi (LHE) SAKIP Wilayah II Tahun 2018 yang dibacakan Kepala Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan, Mohamad Yusuf Ateh dijelaskan bahwa saat ini sebagai instansi pemerintahan tentunya menghadapi tuntutan masyarakan akan pelayanan maksimal. Namun demikian setiap daerah memiliki permasalahan masing-masing yang harus diselesaikan.  Hal inilah menjadi alasan pentingnya SAKIP dalam pelaksanaan pemerintahan. “Pekerjaan yang efektif, efisiensi anggaran hendaknya dilaksanakan secara berkelanjutan serta senantiasa berpedoman pada orientasi hasil dan kemanfaatan bagi masyarakat,” jelasnya. Secara umum dikatakan bahwa hasil evaluasi SAKIP di wilayah II yang meliputi Provinsi Bali, DKI Jakarta, Jawa Timur, NTB, NTT, Kalimantan dan Lampung ini mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Sehingga kedepannya diharapkan seluruh daerah dapat terus meningkatkan nilai SAKIP sebagai sebuah pedoman dalam pelaksanaan pembangunan yang efektif dan efisien. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, Syafruddin, menekankan bahwa evaluasi dan penilaian SAKIP ini bukanlah untuk berkompetisi, melainkan berkolaborasi dan saling membina satu sama lain. Menurutnya, saat ini bukanlah saatnya bekerja yang berorientasi pada laporan semata, melainkan bagaimana kita mampu memberikan kemanfaatan pembangunan dari hulu hingga hilir. “Yang sudah mendapat nilai BB berhak atas dana insentif daerah, dan dengan SAKIP ini produk pembangunan dapat bergerak lebih cepat sehingga dapat memberikan manfaat pembangunan yang maksimal untuk kesejahteraan rakyat menuju indonesia maju dan madani,” jelasnya. Sementara Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra mengaku bangga atas capaian evaluasi SAKIP Kota Denpasar yang kini resmi menyandang predikat BB. Dia berharap capaian ini dapat menjadi dorongan semangat bagi seluruh jajaran untuk tetap menyelaraskan inovasi dan program mulai dari perencanaan, penganggaran hingga capaian kinerja yang eektif dan efisien. Sehingga ke depanya mampu mendukung program pembangunan keberlanjutan yang memberikan kemanfaatan maksimal bagi masyarakat. “Saya apresiasi kepada semua jajaram ASN di lingkungan Pemkot Denpasar sehingga mampu mendapat predikat BB, dan tentunya kedepan program dan inovasi wajib memberikan kemanfaatan maksimal bagi masyarakat,” harap Rai Mantra.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Klaim Lahan hingga Bibir Pantai, Desa Adat Sumberkima Babat Mangrove Tanpa Izin

balitribune.co.id | Singaraja - Aktivitas penebangan pohon mangrove serta dugaan reklamasi di kawasan pesisir Banjar Dinas Mandarsari, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, memicu polemik antara pihak Desa Adat dengan masyarakat nelayan setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Ringankan Beban Warga Saat Galungan, Desa Tulikup Gelontor "Punia Bawi"

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Desa Tulikup Gianyar berupaya meringankan beban warga menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski alokasi dana desa (ADD) anjlok, Pemerintah Desa Tulikup tetap bisa memberika punia babi senilai Rp11 juta kepada belasan pura Dang Khayangan dan Kayangan Tiga di wilayah desa setempat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wawali Arya Wibawa Hadiri Upacara Melaspas Wantilan di Pura Dalem Tegeh Gumi

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Upacara Melspas Wantilan di Pura Dalem Tegeh Gumi, Desa Dauh Puri Kauh bertepatan dengan Anggara Kasih Julungwangi, Selasa (2/6/2026). Upacara tersebut dilaksanakan lantaran proses renovasi bangunan wantilan tuntas dilaksanakan dengan bantuan hibah dari Pemkot Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pembukaan Bina Posyandu VI Tahun 2026, Perkuat Implementasi Posyandu 6 SPM di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan Posyandu dengan menghadiri langsung Pembukaan Bina Posyandu Angkatan VI Tahun 2026 di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Bali, Kesiman, Denpasar, Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jeritan Petani Karangasem: Jatah Subsidi Seret, Pupuk Non-Subsidi Tak Terbeli

balitribune.co.id | Amlapura - Kelangkaan pupuk yang terjadi selama beberapa bulan terakhir mulai dikeluhkan oleh petani di sebagian besar Subak di Kabupaten Karangasem. Di Subak Susuan, Desa Jasri, Karangasem, beberapa petani mengaku krisis pupuk ini bahkan sudah berlangsung selama hampir tiga musim tanam terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

BPJS Kesehatan Ajak Peserta Manfaatkan Berbagai Kemudahan Aplikasi JKN

balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai salah satu bentuk implementasi perlindungan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar mendapatkan kepastian jaminan kesehatan, maka BPJS Kesehatan mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan berbagai aplikasi JKN yang menghadirkan kemudahan. Aplikasi tersebut khususnya adalah layanan tanpa tatap muka seperti Mobile JKN, Pelayanan Administrasi Via WA (Pandawa).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.