Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Deputi Basilio: Sinergi Kunci Perkuat Ketahanan Maritim Indonesia

Bali Tribune / FGD - Sesi Pembukaan Focus Group Discussion (FGD) Bilateral Indonesia-Perancis dengan tema Membangun Ketahanan Maritim Indonesia di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Terluar, Kamis (12/5) di Hilton Resort, Nusa Dua, Bali.

balitribune.co.id | Nusa Dua - Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves Basilio Dias Araujo tegaskan bahwa sinergi instrumen, infrastruktur, dan kebijakan untuk pengembangan kapasitas dan sistem informasi merupakan kunci bagi pembangunan ketahanan maritim. Hal ini disampaikannya pada Sesi Pembukaan Focus Group Discussion (FGD) Bilateral Indonesia-Perancis dengan tema Membangun Ketahanan Maritim Indonesia di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Terluar, Kamis (12/5) di Hilton Resort, Nusa Dua, Bali.

Indonesia menggandeng Perancis dalam membahas isu ketahanan maritim untuk dapat berbagi pengalaman terbaik dalam mengelola wilayah maritimnya. “Perancis dan Indonesia memiliki pengalaman yang sama dalam menikmati wilayah maritim yang luas, di mana kita memiliki potensi yang tidak terhingga untuk kesejahteraan, namun disaat yang bersamaan juga tanggung jawab untuk menghadapi tantangan lingkungan, keberlanjutan, keamanan, dan keselamatan,” ujar Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Y.M. Olivier Chambard, dalam pidato pembukaannya.

“Tantangan di sektor maritim saat ini meluas dari sekedar tantangan tradisional, di mana berbagai tantangan non-tradisional seperti praktik IUU Fishing dan konsekuensi dari perubahan iklim perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Deputi Basilio.

“Untuk itu, Indonesia perlu persiapkan strategi ketahanan maritim dan program aksi sebagai dasar menyusun dan menentukan peraturan terkait sektor maritim, utamanya wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar,” lanjutnya.

Deputi Basilio lebih detail menjelaskan tiga aksi utama yang akan dilakukan Indonesia untuk memperkuat ketahanan maritim, yaitu peningkatan kepedulian terhadap isu ketahanan maritim, kerja sama dengan para donor dan mitra strategis baik nasional maupun internasional, serta kebijakan/regulasi tata kelola sumber daya kemaritiman yang efektif.

“Program ketahanan maritim harus dilihat sebagai bagian dari komitmen yang lebih besar dan terintegrasi di seluruh level, dari masyarakat hingga pembuat kebijakan baik pusat maupun daerah, dengan sifatnya yang multi-stakeholders,” ujarnya.

FGD menghasilkan komitmen untuk menyusun suatu Rencana Aksi Ketahanan Maritim sebagai peta jalan bagi kebijakan ketahanan maritim berdasarkan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab yang menggandeng seluruh pemangku kepentingan di sektor maritim.

wartawan
RED
Category

Kabel Sanur Resmi di Bawah Tanah

balitribune.co.id I Denpasar - Proyek fisik Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, resmi rampung 100 persen pada Senin (20/4/2026). Saat ini, Pemerintah Kota Denpasar tengah menunggu tuntasnya Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait tarif yang ditargetkan rampung awal Mei 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Populasi Anjing Capai 95 Ribu Ekor, Badung Siapkan 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mempercepat program vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing. Dari total 115 ribu dosis vaksin yang disiapkan, hingga kini baru sekitar 10 ribu dosis yang telah terealisasi di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Generasi Tabanan Gemar Membaca

balitribune.co.id | Tabanan - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai resmi mengemban tugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Festival Literasi di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Senin (20/4/2026), yang dipadati ratusan siswa dan guru.

Baca Selengkapnya icon click

Gumi Keris "Sesak", Penduduk 500 Ribu, Kendaraan Tembus 1 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Kepadatan lalu lintas di Kabupaten Badung kian sulit diurai. Salah satu penyebab utamanya adalah ketimpangan antara jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mencatat, jumlah kendaraan bermotor di Gumi Keris telah melampaui 1 juta unit. Sementara itu, jumlah penduduk hanya berkisar 500 ribu jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.