Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Bongkasa Pertiwi Terapkan Pengawasan Pemilahan Sampah Secara Digital

Pemilahan sampah
Bali Tribune / TEMPAT SAMPAH - Tempat sampah terpilah di setiap rumah tangga di Desa Bongkasa Pertiwi.

balitribune.co.id I Mangupura - Berbagai upaya dilakukan pemerintah desa untuk menumbuhkan kesadaran warganya memilah sampah organik dan anorganik. Seperti gebrakan yang dilakukan Pemerintah Desa Bongkasa Pertiwi Kabupaten Badung membuat inovasi pengawasan pemilahan sampah secara digital. Inovasi ini diakui Perbekel Desa Bongkasa Pertiwi, I Nyoman Buda secara signifikan mengurangi produksi sampah di Tempat Pengelolaan Sampah-Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) desa setempat. 

Kata dia, semenjak 9 September 2025 pemilahan dilakukan warga di rumah masing-masing dan sampah organik tertangani di tingkat rumahtangga, jumlah sampah yang masuk ke TPS3R Abirupa Desa Bongkasa Pertiwi menurun drastis. "Dari jumlah sampah sebelumnya mencapai 200 ton per bulan, kini hanya sekitar 40 ton sampah per bulan yang diolah TPS3R Abirupa Desa Bongkasa Pertiwi," sebutnya beberapa waktu lalu.

Ia membeberkan, dengan kebijakan yang berlaku, untuk sampah yang tidak dipilah maka tidak diangkut. Pemerintah desa tidak hanya memberikan sanksi bagi warga yang enggan memilah sampah, tapi juga memberikan hadiah beras bagi warga yang konsisten memilah sampah. 

Ia menambahkan, demi mengurangi beban sampah di TPS3R pihak desa telah memberikan tempat sampah terpilah di setiap rumahtangga. "Upaya ini untuk mengatasi permasalahan sampah sekaligus mendidik warga terbiasa memilah sampah. Selain itu setiap rumah warga ditempeli stiker berisi jadwal pengangkutan sampah dan identitas barcode," jelas Nyoman Buda. 

Melalui barcode tersebut petugas desa dapat memantau kepatuhan warga secara digital menggunakan aplikasi berbasis ponsel. Bagi warga yang tidak patuh, sampah mereka tidak akan diangkut dan rumah diberi tanda jempol terbalik sebagai bentuk hukuman atau sanksi. Hal sebaliknya berlaku bagi warga yang konsisten memilah sampah selama tiga bulan berturut-turut akan mendapatkan penghargaan berupa beras 5 kilogram. 

"Sudah kita berikan (hadiah beras) kepada 91 orang warga kita yang sudah betul-betul memilah sampah. Kenapa kami berikan program inovasi seperti itu?. Karena kalau kita hanya memberi mereka arahan saja artinya sanksi saja tanpa diberikan reward maka akan enggan. Sehingga kita memberikan apresiasi," imbuhnya.

wartawan
YUE
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.