Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Visesa Ubud Gelar “Melali ke Desa”

MELALI KE DESA - Memperingati “2nd Anniversary”, Desa Visesa Ubud akan menggelar kegiatan “Melali ke Desa”, Minggu (1/7) mendatang.

BALI TRIBUNE - UBUD merupakan salah satu destinasi yang semakin berkembang di zaman sekarang ini. Selain karena tradisi dan barang-barang kerajinannya, Ubud juga banyak dikunjungi para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara karena sawahnya yang indah dan kebudayaannya yang masih kental. “Desa Visesa Ubud yang merupakan salah satu “eco-friendly destination” yang dikelilingi oleh sawah, membangkitkan kembali tradisi dan kebudayaan masa lalu yang mulai terlupakan. Memperingati sekaligus merayakan “2nd Anniversary”, Desa Visesa Ubud akan menggelar kegiatan “Melali ke Desa” – one fine day village adventure, a moment of family bonding,” ujar Yanti Lestari, PR & Marcom Manager Desa Visesa Ubud, kemarin. Dengan mengusung tema “Preservation of Nature, Culture and Gastronomy”, pihaknya menggandeng para mitra kerja lokal dan komunitas, seperti petani lokal dari “Ubud Organic Market” untuk memasarkan bahan pangan organic. Termasuk para pedagang lokal untuk memperkenalkan makanan tradisional, juga anak-anak lokal sekitar Bentuyung Sakti guna ikut serta menampilkan kegiatan budaya, seperti membuat canang, menari Bali, belajar gamelan yang biasa dilakukan di Visesa setiap sore sebagai wujud nyata pelestarian budaya dan kepedulian kepada komunitas lokal, sekaligus untuk memperkenalkan budaya Bali kepada wisatawan yang menginap di Desa Visesa Ubud. Selain itu, Bali Pink Ribbon, yaitu sebuah yayasan yang sangat peduli dengan kanker juga turut meramaikan acara dengan sharing tentang kanker dan juga menampilkan barang-barang hasil kerajinan dari komunitasnya. “Puncak acara akan diadakan pada Minggu, 1 Juli 2018, dari pukul 5.30 Wita hingga pukul 7 malam. Diawali dengan kegiatan “eco green fun walk”, yaitu jalan santai melewati area persawahan sambil melakukan “cleaning blitz” sepanjang rute dan penanaman tanaman di kebun organik Visesa sebagai finish pointnya,” jelas Yanti Lestari, didampingi Ratna Komala (Marketing Communication Executive), dan Desak Agung Anna. Sembari beristirahat katanya, seluruh peserta juga dapat menyaksikan para petani yang sedang membajak sawah, menanam padi, dan bermain permainan tradisional lainnya bagi anak-anak yang mungkin sudah tersingkir oleh gadget dan kecanggihan teknologi sekarang ini. Dilanjutkan dengan festival kuliner, festival kesenian dan budaya, fun games, dan sebagainya. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk “meet the healer” yang merupakan salah satu program regular dari “Visesa Balinese Healing & Spa” untuk menditeksi penyakit ataupun “palm reading”. “Ghanta Beauty Therapy” yang merupakan treatment baru untuk membangkitkan “inner beauty” dan keharmonisan juga akan di-launching pada hari tersebut. “Target kami acara tersebut akan diikuti 500 orang, yang terdiri dari masyarakat lokal, hotelier, corporate, ekspat, business partner dan insan media. Acara akan dimeriahkan dengan penampilan dari Ratih & Friends, Rizal & The Rasendriya dan Evie Lucas,” kata Yanti Lestari, seraya menambahkan, para peserta juga berkesempatan untuk memenangkan voucher menginap 3 hari 2 malam di One Bedroom Pool Villa senilai 20 juta rupiah.  

wartawan
Redaksi
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.