Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Apresiasi Gubernur Koster Tangani Covid-19

Bali Tribune / RAPAT - Suasana Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali yang berlansung secara virtual.

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah pusat memuji keberhasilan Bali dalam menangani Covid-19, tanpa mengambil kebijakan pembatasan sosial skala besar (PSSB). Bahkan penanganan wabah virus corona di Bali, di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster, disebut sebagai penanganan yang terbaik se-Indonesia.

Keberhasilan ini pun diapresiasi sejumlah anggota DPRD Provinsi Bali. Apresiasi misalnya dilontarkan para koordinator/ ketua panitia khusus (Pansus) pembahasan Ranperda saat menyampaikan laporan kerja Pansus dalam Rapat Paripurna DPRS Provinsi Bali di Gedung Dewan, Kamis (14/5/2020). Apresiasi misalnya disampaikan Koordinator Pembahasan Ranperda LKPJ Kepala Daerah Provinsi Bali Tahun 2019, I Nyoman Adnyana.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali ini bahkan sampai urung memberikan catatan dan rekomendasi terkait penanganan Covid-19. Pasalnya, penanganan Covid-19 di Bali saat ini ternyata yang terbaik di Indonesia.

“Kami merancang banyak catatan untuk Pak Gubernur. Tapi tiga hari terakhir, Pak Gubernur sudah menjadi ‘bintang film’, Gubernur terbaik di Indonesia dalam rangka penanganan Covid-19,” ujar Adnyana, yang disambut tepuk tangan peserta rapat paripurna yang berlangsung secara virtual ini.

Politikus asal Bangli ini pun berharap, pencapaian ini dapat dipertahankan oleh Gubernur Bali, bahkan bisa lebih bagus lagi ke depan. Dengan begitu, cita-cita untuk menjadikan Bali sebagai provinsi pertama yang bebas Covid-19 di Indonesia, bisa menjadi kenyataan.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Pansus Pembahasan Ranperda Penyelenggaraan Kesehatan, I Gusti Putu Budiartha. Menurut dia, Gubernur Wayan Koster pantas mendapat pujian dari pusat, karena langsung mengambil langkah saat Covid-19 masuk ke Bali. Salah satunya adalah dengan menginstruksikan desa adat untuk bergerak cepat secara sekala-niskala lewat pembentukan Satgas Gotong Royong.

“Dengan pergerakan sekala-niskala ini, beliau sekarang mendapat pengakuan yang luar biasa dari pemerintah pusat. Harus diberi applause ini,” ucapnya, sembari meyakini bahwa wabah Covid-19 akan segera berakhir di Bali lewat implementasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali itu.

Selanjutnya Ketua Pansus Pembahasan Ranperda Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali, I Ketut “Boping” Suryadi, juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bali. Selain terkait kemajuan penanganan Covid-19, apresiasi juga disampaikan Suryadi, karena Gubernur Bali mampu menjaga konsistensi roh Bali sekala-niskala. 

“Diyakini atau tidak, Bali ini dipuji oleh dunia kenapa kok Bali yang menjadi destinasi pariwisata seluruh dunia bisa tahan seperti ini, ya, karena kesaktian Bali sekala-niskala,” tandas Suryadi, yang secara khusus juga menyampaikan terima kasih kepada para tenaga medis yang sudah bekerja keras siang dan malam, melaksanakan tugas penyelamatan warga Bali dari ancaman Covid-19. 

wartawan
San Edison
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.