Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Dorong Koster Fokus ke Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Nyoman Tirtawan

 BALI TRIBUNE - Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali, Selasa (18/9), diwarnai interupsi. Interupsi di antaranya datang dari Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Bali Wayan Gunawan, anggota Fraksi Panca Bayu DPRD Provinsi Bali Nyoman Tirtawan, hingga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai.  Tirtawan misalnya, secara khusus mengapresiasi rencana Gubernur Bali Wayan Koster, terkait kemandirian Bali di bidang energi di masa depan. Maklum hingga saat ini, sebagian listrik di Bali masih disuplai dari PLTU Paiton, Jawa Timur, melalui kabel bawah laut.  Koster sendiri mendorong realisasi pembangunan pembangkit listrik di Celukan Bawang, namun tidak dengan menggunakan bahan bakar batubara. Koster ingin pembangkit listrik di Celukan Bawang menggunakan gas.  Hanya saja menurut Tirtawan, pembangkit listrik di Celukan Bawang sangat mungkin pembangkit listrik tenaga sampah. Apabila ini dilakukan, kata dia, maka secara otomatis masalah sampah di Bali bisa terurai dan mimpi akan kemandirian listrik juga terwujud.  "Saya mendorong Pak Gubernur, untuk fokus ke pembangkit listrik tenaga sampah. Kita bisa mandiri listrik, masalah sampah juga otomatis selesai. Kita ubah sampah yang biasanya adalah masalah menjadi berkah," kata Tirtawan dalam interupsinya.  Bagi Tirtawan, ini juga sejalan dengan konsep Clean and Green Province. "Kalau kita menggunakan green energi, maka endingnya tentu clean. Jadi kita dorong sumber energi listrik yang ramah lingkungan, green energy," tegas Tirtawan, yang kembali tampil sebagai calon anggota DPRD Provinsi Bali untuk Dapil Buleleng pada Pileg 2019 mendatang dari Partai NasDem.  Politikus asal Buleleng ini menambahkan, di banyak negara maju di Eropa, seperti Jerman dan lainnya, sudah menggunakan sampah sebagai sumber energi listrik. "Karena itu saya mendorong Pak Gubernur, untuk memperjuangkan agar pembangkit listrik Celukan Bawang bisa menggunakan teknologi yang bisa mengolah sampah menjadi energi listrik," kata Tirtawan. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali ini menambahkan, ada banyak manfaat yang diperoleh dengan memanfaatkan sampah sebagai sumber energi listrik. Selain sumber energi listrik Celukan Bawang ramah lingkungan, masalah sampah di Bali juga dengan sendirinya teratasi.  "Sampah-sampah yang ada tidak menumpuk lama di tempat pembuangan sampah. Semuanya dibawa ke Celukan Bawang. Bali jadi bisa bebas dari masalah sampah," ujar otak di balik pemangkasan Rp98 miliar alokasi dana Pilgub Bali 2018 lalu itu. Tirtawan sendiri dijadwalkan akan bertemu Konsulat Denmark, Jumat mendatang. Pertemuan dimaksud salah satunya untuk membahas masalah pengolahan sampah.

wartawan
San Edison
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.