Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dharma Shanti Nyepi Caka 1940 di Denpasar, Prabu Catur Muka Tekankan Konsep Menyama Braya

perantauan
Warga perantauan asal Buleleng yang tergabung dalam Prabu Catur Muka poto bareng usai pelaksanaan Dharma Shanti Nyepi Caka 1940 di wantilan Pura Lokanatha Lumintang Denpasar belum lama ini.

BALI TRIBUNE - Serangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Caka 1940 tahun 2018, Paiketan Perantauan Buleleng (Prabu) Catur Muka belum lama ini menggelar Dharma Shanti Penyepian. Mengangkat tema,” Melalui perayaan Hari Suci Nyepi Caka 1940 kita tingkatkan rasa menyama braya dalam upaya mewujudkan Bali Shanti',  kegiatan itu berlangsung di Pura Agung Lokanatha Lumintang Denpasar. Ketua Prabu Catur Muka, Made Erwin Suryadarma Sena disela-sela acara itu menjelaskan, paiketan itu merupakan organisasi sosial beranggotakan warga perantuan asal Buleleng.  “Adapun organisasi ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan berkontribusi terhadap pembangunan Kota Denpasar, Kabupaten Buleleng dan Provinsi Bali,”tegasnya. Lanjut Erwin Suryadarma, melalui kegiatan itu diharapkan anggota Prabu Catur Muka dapat memberikan kontribusi sesuai bidang masing-masing bagi pembangunaan Kota Denpasar. "Dari Dharma Shanti ini kami berharap anggota Prabu Catur Muka dapat menjadi sosok yang mampu bergotong royong dalam memberi pengaruh dalam upaya mencapai kesejahteraan masyarakat menuju Bali Santhi," ucapnya. Erwin Suryadarma menambahkan, dalam perjalanannya, Prabu Catur Muka sebagai organisasi sosial akan terus bergotong royong dengan asas menyama braya untuk terus membantu masyarakat Bali. Seperti halnya Safari Kesehatan, Bakti Sosial, Serasehan, dan Pembentukan Koperasi sebagai wadah penggerak perekonomian. "Karena kita organisasi sosial yang tidak ada kaitanya dengan politik maka senantiasa akan terus berupaya melaksanakan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian Prabu Catur Muka kepada nyama Bali," pungkasnya. Sementara, Penasihat Prabu Catur Muka, Made Westra mengatakan bahwa sejak awal didirikan Prabu Catur Muka selalu berupaya untuk memberikan pengaruh maksimal bagi setiap bidang. "Melalui misi ini kami berharap seluruh anggota mampu memberikan sumbangsih pemikiran dan ide-ide kreatif dalam memajukan daerah, baik di rantauan Denpasar maupun daerah asal yakni Buleleng serta Provinsi Bali secara umum," kata Westra.

wartawan
Release
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.