Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Di Balik Penangkapan Penebas Anggota TNI di Buleleng - Sepekan Menghilang, Pasukan Tentara Turun Tangan

TNI
Kesper, jagoan dari Pegayaman tidak berkutik setelah dibekuk pasukan TNI.

BALI TRIBUNE - Nama Busairi alias Kesper (38) memang sudah tidak asing lagi bagi warga Pegayaman Buleleng. Selain dikenal sebagai tukang palak, preman kampung ini juga mengaku dirinya kebal senjata tajam. Bahkan seminggu dalam pelariannya usai menebas seorang anggota TNI, polisi kesulitan menangkapnya lantaran warga di desanya terkesan menutupi.

Alhasil, kegeraman korps TNI memuncak dan turun tangan membentuk tim Sergab Kodam IX/Udayana. Setelah tentara turun tangan memburu Geng Kesper, satu persatu dari para pelaku penebasan dan pengeroyokan terhadap Pratu Gede Yasa Mataram yang terjadi di Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, Buleleng, berhasil dibekuk.

Setelah seluruhnya dikumpulkan dan intograsi di Makodim 1603/Buleleng, selanjutnya mereka “dilempar” ke Mapolres Buleleng untuk proses hukum lebih lanjut. Selain Kesper, ada empat pelaku lain yang ikut menganiaya Pratu Yasa hingga mengalami luka sobek pada bagian kepala, perut, dada dan tangan.

Keempatnya adalah Wayan Agus Asrom (30), Imam Anwar (20), Choiruman Nawawi (23) dan Agus Juanidi. “Selama ini dia sembunyi di kebun-kebun warga, mereka malah dilindungi oleh warga di sana. Semoga dengan dia ditangkap dapat menekan aksi arogan dan kriminal yang kebanyakan dari warga di sana (Pegayaman, red),” sentil salah satu anggota TNI yang ikut dalam penyergapan.

Saat dikonfirmasi, Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf Slamet Winarko, membenarkan penangkapan para pelaku penganiayaan seorang anggota TNI tersebut. Menurut Winarko, semua orang berhak membantu Kepolisian, untuk menangkap atau mengamankan para pelaku kriminal. Selanjutnya, kata dia, Kesper, dkk diserahkan ke Polres Buleleng untuk proses hukum lebih lanjut.

“Tiga orang sudah kami serahkan ke polisi, sekarang dua orang akan kami serahkan ke polisi, untuk proses hukum selanjutnya. Penangkapan pelaku ini, berkat semua pihak termasuk Bhabin yang bertugas di sana. Kebetulan, Kesper ini kan residivis jadi banyak yang mengenal. Ini juga pelajaran bagi para pelaku, agar tidak semena-mena terhadap orang,” ujar Winarko.

Sementara itu, dari keterangan Kesper, diketahui selain dirinya yang melakukan penebasan juga ada Imam yang ikut membabat anggota TNI berpangkat pratu itu dengan sebilah pedang. Kesper mengaku menebas pada bagian perut dan dada. Sedangkan Imam yang menebas kepala kemudian tangan karena sempat ditepis Pratu Yasa.

Mereka langsung kabur ketika korban menyebut dirinya sebagai anggota TNI. “ Setelah ditebas, mereka semua kabur. Itu setelah korban menyebut sebagai anggota TNI,” sambungnya. Seizin Kapolres Buleleng, Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Teuku Ricky Fadliansyah mengatakan, pihaknya kini telah menerima pelimpah berkas kasus penganiayaan ini dari Polsek Sukasada.

Menurutnya, saat ini kelima terduga pelaku penganiayaan masih dalam proses penyelidikan. “Apakah aksi itu dilakukan secara bersama-sama atau tidak. Ini masih dalam proses pendalaman,” ungkap Teuku Ricky, Selasa (25/7). Selama dalam proses penyelidikan, lanjut kata dia, anggota masih menemukan kendala.

Pasalnya, ada beberapa keterangan saksi yang tidak sinkron dengan keterangan para pelaku. Begitu juga, keterangan para pelaku yang tidak sinkron antara yang satu dengan yang lainnya. Untuk itu ia mengaku, masih akan mengumpulkan keterangan-keterangan lainnya, untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya. “ Kami akan segera panggil saksi-saksi lainnya,” ujar dia.

Bahkan tidak menutup kemungkinan, korban yakni Pratu Yasa akan segera dimintai keterangan oleh Polisi terkait kejadian naas yang telah menimpanya. Lanjutnya, hingga saat ini sudah ada barang bukti yang diamankan berupa, sangkur dan pedang yang diduga digunakan para pelaku untuk melalukan penebasan terhadap korban Pratu Yasa.

Jika semua proses penyelidikan lengkap, maka kata dia, akan dilanjutkan dengan proses rekontruksi untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya terjadi. “Saat ini kelima terduga pelaku masih kami amankan, mereka belum kami lakukan penahanan. Mereka hanya diamankan saja di Polres, karena kalau pulang mereka merasa tidak nyaman,” pungkas Teuku Ricky.

Untuk diektahui, sebelumnya salah seorang anggota TNI yang bertugas sebagai Anggota Denma Kodam IX Udayana, Pratu Gede Arya Yasa Mataram, Senin (17/7) lalu, diserang kelompok pemuda yang tak dikenal saat asik ngobrol di depan warung di Desa Ambengan. Para pelaku tiba-tiba datang mengamuk dan menyerang korban yang sedang ngobrol.

wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Cetak SDM Unggul, Astra Motor Bali Berikan Pembekalan Vokasi Siswa Baru SMKN 3 Singaraja

balitribune.co.id | Singaraja – Dalam upaya mencetak sumber daya manusia berdaya saing tinggi di bidang otomotif, Astra Motor Bali kembali menggelar program sosialisasi komprehensif dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru SMK Negeri 3 Singaraja pada Rabu (22/7/2026). Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi komitmen keberlanjutan perusahaan di bawah payung semangat Sinergi Bagi Negeri.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Data Statistik Berkualitas, ASN Diskominfo Tabanan Ikuti Sensus Ekonomi dan Aktivasi IKD

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pada Rabu (22/7/2026), seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabanan mengikuti kegiatan pendataan Sensus Ekonomi yang dipandu langsung oleh petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan, bertempat di Ruang Rapat Diskominfo.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Padangbai Pastikan Pelayaran Selat Lombok Aman, Nahkoda Tetap Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Amlapura - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai mengeluarkan imbauan kepada seluruh nahkoda kapal feri dan fast boat untuk senantiasa mewaspadai potensi gelombang tinggi serta angin kencang di perairan Selat Lombok. Meski demikian, pihak KSOP memastikan bahwa kondisi cuaca di Selat Lombok bagian Utara saat ini masih aman untuk aktivitas pelayaran.

Baca Selengkapnya icon click

Angin Kencang Picu Kebakaran Hebat di Kubu, 15 Hektar Lahan Mangga dan Mete Hangus

balitribune.co.id | Amlapura - Kebakaran hebat melanda lahan pertanian milik warga di Banjar Dinas Karangsari, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, Karangasem, Selasa (21/7/2026). Peristiwa yang terjadi sore hari tersebut menghanguskan sekitar 15 hektar lahan yang ditanami pohon mangga dan mete.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tampil Impresif dengan XMAX, Gubernur YRFI Bali Raih Podium di YSR 2026 Mandalika

balitribune.co.id | Mandalika - Minggu (19/7/2026) menjadi momen bersejarah bagi Gubernur Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) Bali, Narto Gluweh. Hobi balap yang ia tekuni membuahkan hasil manis dengan keberhasilannya meraih podium pada ajang Yamaha Sunday Race (YSR) 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok.

Baca Selengkapnya icon click

Percepat Perlindungan LP2B, Bali Siap Jadi Model Ketahanan Pangan Berkelanjutan

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mempercepat perlindungan lahan pertanian produktif melalui pendataan dan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.