Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Di Gianyar, Partai Gelora Kerja Marathon Menuju Pemilu 2024

Bali Tribune/ Ngakan Made Rai
balitribune.co.id | Gianyar - Pada Pemilu 2019, partai-partai penguasa boleh mendominasi kebijakan, namun seiring dinamika Politik yang terkontaminasi musibah demokrasi dan wabah Pandemi 19,  Partai baru  yang kini sedang berkembang pesat pun mulai dilirik. Salah satu Partai Partai Gelombang Rakyat (Gelora)  Indonesia yang  secara marathon membentuk dan langsung menghangat mesin barunya di daerah-daerah.
 
Di Gianyar, DPD Partai Gelora yang dipercayakan  kepada Politisi Senior, Ngakan Made Rai sebagai pemegang komando, pun terus merapatkan jejaringnya di setiap Kecamatan dan desa-desa.  Bahkan,  dari tuju kecamatan kini sudah terbentuk 6 DPC, dan satu kecamatan, yakni Sukawati, kepengurusan DPC masih ditunda karena masih proses seleksi dan evauasi. Mengingat tokoh masyarakat, pengusaha, seniman  serta politisi yang bergabung, masih malaksanakan pertemuan lanjutan untuk menyepakati pimpinan partai yang dinilai mengakomodir semua lapisan.“ Iya,  hanya DPC Sukawati yang masih proses pembentukan Penguus. Ini karean kami masih melakukan proses seleksi. Kami tidak ingin salah pilih orang,” ungkap Ngakan Rai yang ditemui di Sekretariat DPD Partai Gelora Gianyar, di Jalan Raya Bukit no 8, Kelurahan Beng, Gianyar, Minggu (12/06) kemarin.
 
Disebutkan,  proses sosialisasi hingga rekuitmen kader dan simpatisan Partai Gelora di Bumi seni hingga kini berjalan lancar. Bahkan  banyak tokoh-tokoh masyarakat, seniman,  politisi senior hingga pengusaha yang menyatakan kesiapannya untuk bergabung untuk membesarkan Parti besutan M Anis Matta dan Fahri Hamzah ini.  Bagi Ngakan Rai, animo masyarakat ini bergabung ke Partai Gelora, tidak lepas dari  kejenuhan masyarakat dengan pola kerja partai-partai di  jajaran penguasa yang menerapkan pembangunan berbasis hasil suara di Pemilu sebelumnya. “ Pengkotakan, tebang pilih hingga ketidakmerataan pembangunan, membuat masyarakt jenuh.  Karena itu, mereka pun ingin ambil bagian untuk mewujudkan kekuatan sosial, ekonomi dan politiknya di Partai Gelora ini,” terang Mantan Sekretaris PDI Gianyar ini.
 
Sebagaimana aksi yang dilaksanakan Partai Gelora Gianyar dimasa Pandemi Covid 19 ini, pihaknya bergerak untuk menyikapi banyaknya warga negara yang tidak berdaya namun tidak tersentuh bantuan. Sebagai langkah awal, sekitar 50 Paket sembako dibagikan ke kantong-kantong penduduk yang tertercecer, seperti pemulung, buruh serabutan yang saat Pandemi tidak berdaya lnataran tidak bisa kerja apalagi pulang kampung. “ Disinis kami tidak melihat latar belakang dan arah politiknya. Sebagai warga yang sebangsa dan setanah air, meraka juga wajib mendapat bantuan dalam situasi sekarang ini,” terangnya.
 
Lanjutnya, Partai Gelora sendiri lahir sebagai solusi dari permasalahan politik yang berkembang untuk menghentikan perdebatan anak bangsa tentang perpecahan politik terkait sekat-sekat yang terjadi. Partai Gelora hadir agar praktek politik Indonesia tidak saling meniadakan elemen politik yang ada sehingga dapat bekerja sama membangun bangsa. Dengan berasaskan Pancasila dan terbuka ini, Partai Gelora diharapkan dapat menjadi wadah bagi anak bangsa terbaik untuk bersama-sama berkontribusi membangun negeri.
 
Adapun kader yang akan ditampilkan oleh Partai Gelora Indonesia di Pemilu 2024 mendatang, Ngakan Rai memastikan  orang-orang yang nasionalis dan cinta NKRI ( Negara kesatuan Republik Indonesia). Karena Partai Gelora adalah partai nasionalis. Selain itu, wajib  berkompeten dan berpengalaman, bisa merangkul semua lapisan dari kalangan akar rumput. “ Kita harus seimbahkan Politik Botton Up dan Top Down. Jadi  akar rumput dan elite harus bersinergi,” pungkasnya. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Wacana Penertiban KJA Danau Batur Bikin Petani Ketar-ketir

balitribune.co.id | Bangli - Petani Kuramba Jaring Apung (KJA) di Danau Batur, Kintamani belakangan ini ketar-ketar terkait wacana penertiban KJA yang dilontarkan Gubernur Bali belum lama ini. Tindak lanjut dari itu, mereka pun sempat mempertanyakan hal tersebut ke Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli .

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bangli Setujui Pembahasan Dua Ranperda Baru dengan Sejumlah Catatan Ideologis

balitribune.co.id | Bangli - Fraksi di DPRD Bangli memberikan sejumlah apresiasi dan catatan menyikapi dua Ranperda yang diajukan oleh eksekutif.  Adapun Ranperda dimaksud yakni, Ranperda tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pasar Perbelanjaan, dan Toko Swalayan serta Ranperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Danu Arta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Luh De Mediastuti Hijrah ke PDI Perjuangan, Sebut untuk Lanjutkan Pengabdian

balitribune.co.id | Mangupura - Ni Luh Gede Mediastuti, politisi asal Banjar Segara, Kuta, resmi meninggalkan Partai Golkar dan bergabung dengan PDI Perjuangan. Keputusan ini diambil sebagai langkah melanjutkan pengabdian yang sejalan dengan idealisme dan kebutuhan masyarakat saat ini.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Tetap Berharap Bisa Buang Sampah ke Bangli, Bupati: Wajar Minta Kompensasi

balitribune.co.id | Mangupura - Rencana Kabupaten Badung dan Kota Denpasar membuang sampahnya ke Bangli masih terus digodok bersama Pemprov Bali.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bahkan memberi signal kalau Pemkab Badung siap memberikan kompensasi ke Pemerintah Kabupaten Bangli asal sudah ada kesepakatan bersama baik antara gubernur Bali, Walikota Denpasar dan Badung sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Pelanggaran Serius Hotel The Edge dan Mulia

balitribune.co.id | Denpasar - Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali membuka kembali tabir persoalan tata ruang dan perizinan hotel-hotel besar di Bali.  Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Bapemperda Lantai II, Gedung DPRD Bali, Selasa (6/1), dua hotel mewah di kawasan Badung, Hotel The Edge di Pecatu dan Hotel Mulia di Nusa Dua, menjadi sorotan tajam.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Akasia, Puluhan Warga Berpakaian Adat Kawal Pemeriksaan Gung Kris di Polresta

balitribune.co.id | Denpasar - Polresta Denpasar didatangi puluhan warga pendukung Gung Kris pada Selasa (6/1), pukul 09.30 Wita untuk memberikan dukungan moral berkaitan dengan proses pemeriksaan kasus perselisihan malam tahun baru di Jalan Akasia yang berujung pada aksi penganiayaan dan penombakan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.