Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Di Sektor Kelautan dan Perikanan, Massker Programkan Revitalisasi Pantai dan Bantuan Kelompok Nelayan

Bali Tribune KAMPANYE - Kampanye terbatas Massker di Banjar Buitan, Desa Manggis, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Kehadiran Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Karangasem nomor urut 2, I Gusti Ayu Mas Sumatri-I Made Sukerana (Massker) di Kecamatan Manggis, Sabtu (21/11/2020) mendapat sambutan hangat dari warga. Massker dalam sesi kampanye kali ini, turun menyasar tujuh lokasi  diantaranya, Banjar Pengalon, Desa Antiga, Banjar Buitan, Desa Manggis, Banjar Siig, Desa Siig, Banjar Kawan, Desa Manggis, Banjar Tanah Ampo, Desa Ulakan, dan pertemuan di Banjar Ulakan, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis.

Dalam kampanye terbatas tersebut Cawabup, I Made Sukerana didampingi sejumlah tokoh diantaranya I Wayan Tama dan I Nyoman Sumadi, anggota DPRD Karangasem dari Fraksi Golkar asal Kecamatan Manggis, I Nyoman Widana tokoh masyarakat Kecamatan Manggis yang juga Sekwil DPD Partai Perindo Bali, serta sejumlah tokoh masyarakat Manggis lainnya.

Di Banjar Dinas Pengalon, Made Sukerana disambut warga dengan salam dua jari, dimana dalam pertemuan tersebut Made Sukerana bersama tim Massker banyak menyerap aspirasi dari warga utamanya kelompok nelayan. Dikatakan Sukerana, dalam visi-misi serta program kerja Massker lima tahun kedepan, sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu fokus perhatian untuk dilakukan pembenahan.

“Ini (Sektor kelautan dan perikanan,red) menjadi konsen kami lima tahun kedepan. Penanganan abrasi pantai dengan penataan pantai dengan konsep tertentu akan terus dilanjutkan, untuk mengembalikan keindahan pantai guna menarik wisatawan. Salah satunya rencana penataan pantai Candidasa bekerjasama dengan JICA, kami akan tindak lanjuti agar segera bisa dilaksanakan,” ungkap I Made Sukerana.

Penataan atau revitalisasi Pantai Candidasa konsepnya sama dengan yang dilakukan di pantai Sanur, Pantai Kuta dan Nusa Dua yakni metode Senorismen, yakni menyemprotkan kembali pasir di bibir pantai. “Nah tentunya dengan beberapa bangunan-bangunan pantai, yang bisa melindungi dan tidak akan menyebabkan abrasi kembali,” ujar Made Sukerana.

Untuk diketahui, proyek revitalisasi pantai Candidasa merupakan bantuan dari pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA), dimana MoU nya sudah dilaksanakan termasuk untuk designya. “Dari sektor perikanan, perlu ada bantuan untuk kelompok nelayan termasuk pembentukan koperasi nelayan guna membantu penyediaan perlengkapan dan alat-alat melaut bagi nelayan,” bebernya.

Di Banjar Buitan, Desa Manggis, Banjar Siig, Desa Siig, Banjar Kawan, Desa Manggis, Banjar Tanah Ampo, Desa Ulakan, di Banjar Ulakan, Desa Ulakan, Made Sukerana banyak berdialog dengan warga dan tokoh masyarakat termasuk teruna teruni. I Nengah Sulandria, pelaku wisata yang juga tokoh masyarakat di Banjar Buitan, Desa Manggis, memohon agar nantinya setelah terpilih untuk memimpin Karangasem lima tahun kedepan, Massker bisa konsen pada pengembangan sektor pertanian dan perikanan.

“Saya usulkan kepada I Gusti Ayu Mas Sumatri-I Made Sukerana setelah terpilih nanti, agar fokus pada pengembangan sektor pertanian, perikanan dan kelautan. Karena Pandemi Covid-19 sudah cukup memberikan pelajaran bagi kita semua, agar kita tidak terlalu tergantung pada sektor pariwisata. Karena sudah terbukti, sektor pertanian bisa menjadi alternatif penghidupan ketika banyak yang terkena PHK,” usulnya.

Usulan tersebut langsung ditanggapi oleh I Made Sukerana, “Ini saran dan usulan yang sangat baik sekali! Sektor pertanian juga menjadi fokus Massker lima tahun kedepan. Kami melihat banyak generasi muda yang sebelumnya bekerja di sektor pariwisata kemudian terkena PHK akibat dampak Covid-19, lalu kembali ke desa untuk bertani. Kami sudah memiliki gagasan untuk penerapan teknologi pertanian termasuk penanganan pasca panen yakni pemasaran hasil pertanian agar harga jual hasil tani tidak jatuh saat panen raya,” imbuh Sukerana. Dalam kesempatan itu usulan lain juga disampaikan warga seperti perbaikan infrastruktur jalan dan fasilitas penunjang wisata.

wartawan
Husaen SS.
Category

Gemarikan Digencarkan, Stunting di Badung Masih Jadi PR

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting. Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Layanan Keliling PBB-P2 Permudah Warga Bayar Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Jelang Batas Akhir 31 Agustus, warga mulai sibuk mendaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program layanan 'Jemput Bola' yang dilancarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dinilai efektif dalam mempermudah masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang batas akhir pembayaran PBB-P2.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.