Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Di Tengah Pandemi Air Purifier Wearable , Dipasarkan di Indonesia

Bali Tribune / PEMBERSIH UDARA - Perangkat pembersih udara yang didesain menempel di wajah

balitribune.co.id | Denpasar - Tingginya polusi di perkotaan membuat cadangan udara bersih semakin berkurang. Hal ini mendorong perusahaan elektronik memproduksi perangkat yang menghasilkan energi bersih, bebas dari paparan virus, bakteri maupun partikel yang membahayakan pernafasan. 

Kehadiran produk pemurni udara atau perangkat air purifier yang dikembangkan PT. LG Electronics Indonesia (LG) mulai di pasarkan di Indonesia ditengah pandemi Covid-19. LG PuriCare Wearable Air Purifier merujuk pada desain berbentuk seperti pelindung wajah yang menutupi bagian hidung dan mulut, sehingga dapat digunakan setiap saat bahkan saat beraktivitas di luar ruangan. 

Seungmin Park - President of Sales and Marketing PT. LG Electronics Indonesia dalam siaran persnya, Kamis (19/11) menyampaikan, meningkatnya perhatian masyarakat Indonesia pada kebersihan udara ditengah aktivitas kesehariannya, mendorong perusahaan ini sebagai penyedia teknologi untuk membawa produk revolusioner ke Tanah Air.

Kata dia, tentang sebutan revolusioner ini, tak hanya dari bentuknya yang meninggalkan desain air purifier yang sebelumnya dikenal portable. Namun lebih dari itu, merujuk pula pada teknologi dan fitur di dalamnya yang dibuat untuk melindungi sekaligus memberi kenyamanan dalam penggunaan.      

Pengalaman dan reputasi panjang perusahaan ini dalam hal pembersihan udara yang membuatnya tak kesulitan untuk merancang kerja pembersihan udara PuriCare Wearable Air Purifier berjalan optimal. Bahkan dikatakan, air purifier wearable ini mengadopsi dua filter H13 HEPA sebagai pemurni udara seperti yang digunakan di dalam pesawat.

Penggunaan saringan khusus membuat produk terkini tersebut memiliki tingkat efektivitas optimal dalam menghilangkan bakteri, virus serta berbagai allergen yang melayang di udara. Tak cuma berdasarkan klaim, kinerja ini telah terverifikasi melalui pengujian yang dilakukan dibawah observasi lembaga uji internasional TÜV Rheinland di Korea Selatan pada Mei tahun ini.  

Reputasi perusahaan elektronik asal Korea Selatan ini dalam industri perangkat pembersihan udara dengan berbagai inovasi sepanjang perjalanannya, memungkinkan rancangan kinerja penyaringan yang lebih optimal bagi pembersihan udara. Jay Jang, Head of Marketing LG Electronics Indonesia menyatakan, kinerja pembersihan udara ini juga diimbangi dengan perhatian pada tingkat kenyamanan penggunanya. 

Menurut dia, pengembangan berdasarkan analisis pada tekstur wajah berpadu dengan pelindung bagian dalam dari material silikon medical grade, memberikan kenyamanan saat menempel di wajah. "Desain ini sekaligus dibuat dengan pertimbangan untuk meminimalisir tingkat kebocoran udara hingga dibawah 10% pada sepanjang penggunaannya," jelasnya. 

Kata Jay Jang, meskipun dirancang dalam bentuk yang rapat, tak membuat proses penapasan pengguna menjadi terhambat. Teknologi yang diterapkan perusahaan elektronik asal Negeri Kimchi ini membuat pengguna PuriCare Wearable Air Purifier dapat melakukan pernapasan alami. 

Hal ini berkat keberadaan Dual Fan dan Respiratory Sensor. Berbentuk kipas yang menempel pada tempat filternya, Dual Fan memastikan penyaringan udara lebih baik dengan opsi pengaturan tiga tingkat kecepatan, sementara sesuai namanya, Respiratory Sensor bekerja mengidentifikasi tingkat volume pernapasan pengguna. Kerja kedua teknologi yang telah dipatenkan inilah yang membuat pernapasan berlangsung alami, seolah tak menggunakan perangkat. "Membuatnya mampu menyesuaikan kenyamanan pernapasan dalam aktivitas biasa maupun saat beraktivitas berat seperti saat tengah berlari, ujar Jay Jang. 

Menunjang kinerjanya, perangkat ini ditenagai baterai built-in berkekuatan 820mAh yang dapat diisi ulang. Kekuatan baterai tersebut mampu beroperasi hingga delapan jam dengan kecepatan rendah dan dua jam pada pengaturan tertinggi. Dengan komponen utama seperti filter, penutup dalam, pelindung wajah, tali telinga dan pemanjang tali mudah dilepas dan ganti, membuat perangkat purifier wearable ini mudah dibersihkan.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Dari Toko ATK di Pejeng, Raka Temukan Sumber Penghasilan Tambahan Lewat Agen BRILink

balitribune.co.id | Gianyar - Sebuah toko alat tulis di kawasan Pejeng, Gianyar, tidak hanya menjadi tempat warga membeli kebutuhan sekolah dan perlengkapan sehari-hari. Selama hampir satu dekade, Toko Aneka Tulis juga menjadi tempat masyarakat melakukan berbagai transaksi keuangan.

Baca Selengkapnya icon click

Biadab! Hanya Karena Setoran, Bos Tega Bakar Sopir 

balitribune.co.id | Amlapura - Nasib tragis menimpa I Gede Slamet (20), seorang sopir truk asal Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Ia mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya setelah dibakar hidup-hidup oleh bosnya sendiri, I Putu CP (39), asal Kecamatan Rendang, pada Jumat (18/9/2026) siang. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Koster Bagikan Nasi Jinggo di SMPN 13 Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 13 Denpasar pada Jumat (18/9/2026). Kedatangan orang nomor satu di Bali dan Denpasar ini disambut antusias oleh seluruh siswa, guru, dan jajaran sekolah lewat beragam kreativitas seni dan budaya.

Baca Selengkapnya icon click

Polres Jembrana Gulung Jaringan Narkoba Antarpulau 

balitribune.co.id I Negara - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jembrana berhasil membongkar tujuh kasus peredaran narkotika dalam operasi beruntun periode Agustus hingga September 2026. 

Dari rangkaian penindakan tersebut, polisi meringkus delapan tersangka yang terdiri dari tujuh pria dan satu wanita, serta menyita barang bukti sabu seberat total 111,25 gram netto (119,02 gram bruto).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tagihan Semu PBB Jembrana Capai Miliaran

balitribune.co.id | Negara - Ketidaksinkronan data pertanahan antara instansi vertikal pusat dan daerah memicu pembengkakan piutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Jembrana hingga menembus angka fantastis, yakni Rp54,5 miliar. 

Data yang tidak akurat ini memicu penumpukan tagihan semu yang terus bertambah setiap tahun.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Sepakati APBD Perubahan 2026, Infrastruktur Jadi Prioritas

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung bersama Pemerintah Kabupaten Badung menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Kesepakatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat arah pembangunan Badung, khususnya melalui peningkatan porsi anggaran untuk sektor infrastruktur.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.