Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diakui Keluarganya, Tengkorak dan Tulang Diserahkan

DISERAHKAN - Tengkorak dan tulang kerangka manusia yang ditemukan di Hutan Cekik akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga, Jumat (2/11).


 BALI TRIBUNE - Setelah sempat dititipkan di Kamar Jenazah RSU Negara, tengkorak dan tulang kerangka manusia yang ditemukan, Kamis (1/11) siang sekitar pukul 11.30 Wita di kawasan hutan Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Jumat (2/11) diserahkan ke pihak keluarga yang sebelumnya mengakui kerangka manusia itu sebagai orang tuanya atas nama I Ketut Sudarna yang hilang dua tahun lalu. Setelah sebelumnya sempat mendatangi Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk untuk memastikan tengkorak dan tulang kerangka manusia yang ditemukan tidak jauh dari Monumen Lintas Laut Gilimanuk itu memang benar orang tuanya, I Gede Widiarsana Jumat pagi mendatangi Satreskrim Polres Jembrana. Ia datang bersama adik kandungnya, I Kadek Wiyarmita untuk dimintai keterangannya dan melengkapi kelengkapan untuk penyerahan tengkorak dan tulang kerangka manusia kepada pihak keluarga. Setelah menandatangani berita acara penyerahan barang bukti, kakak beradik ini dengan diantarakan oleh petugas Identifikasi Satreskrim Polres Jembrana mengurus pengeluaran tengkorak dan tulang yang dititipkan di Kamar Jenasah RSU Negara. Sebelum dibawa pulang, tengkorak dan tulang manusia tersebut dibungkus dengan menggunakan kain kafan. Petugas Identifikasi Satreskrim Polres Jembrana mengantarkan pihak keluarga yang mengambil tengkorak dan tulang tersebut hingga di rumah duka. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak Sooai dikonfrimasi kemarin membenarkan pihaknya telah menyerahkan tengkorak dan tulang rangka tubuh manusia tersebut kepada pihak keluarga. “Sudah dibuatkan berita acara serah terima dan sudah diambil oleh keluarganya,” ujarnya.  Ia mengakui penyerahan tulang belulang tersebut tidak terlebih dahulu melalui test DNA. Menurutnya barang-barang yang ditemukan di lokasi penemuan seperti HP, STNK dan JKBM sudah sesuai dengan fakta dirumahnya. “Barang-barang yang ditemukan di TKP sudah menguatkan dan sesuai dengan identitas korban. Di STNK atas nama anaknya dan faktanya nomor polisi sesuai dengan kendaraan yang ada dirumahnya. Kartu JKBM juga atas nama korban. Sehingga tidak lagi dilakukan test DNA” jelasnya.  Penyerahan tengkorak dan tulang ini menurutnya dilakukan setelah proses serah terima, “kehilangannya dulu dilaporkan di Polsek Kota Negara tapi kami yang tangani. Sudah ada berita acara. Kita serahkan kepada keluarganya,” tandasnya. Anak kandung korban, I Kadek Wiyarmita mengaku bersyukur ayahnya yang menghilang saat hari raya Kuningan dua tahun lalu bisa ditemukan walaupun sudah berupa tengkorak dan tulang-belulang. Menurutnya pihak keluarga memang akan menggelar pengabenan terhadap arwah ayahnya kendatipun jasadnya belum ditemukan, “sebenarnya setelah Kuningan kami akan ngaben, agar tidak terlalu lama karena sudah dua tahun hilang, tapi bersyukur bisa ditemukan sehingga lebih cepat proses upacara tulang rangkanya” paparnya. Selama belum ditemukan, pihak keluarga melakukan pencarian secara sekala niskala. “Saya keliling Bali mencari, di mana-mana pasang foto ayah saya. Kalau tanya orang pintar, sudah puluhan, bahkan pernah sehari tiga kali cari orang pintar untuk menerawang keberadaan ayah saya tapi hanya dikatakan disembunyikan secara gaib di bawah pohon. Tapi benar, ditemukannya di bawah pohon besar di hutan Cekik,” tuturnya.  Pihak keluarga pun meyakini bahwa tengkorak dan tulang tersebut adalah ayahnya. “Kami yakin sudah sesuai dengan idetitas ayah saya, STNK motor yang ditemukan atas nama saya sendiri, di HP dan nomornya juga ada nama saya, kartu JKBM atas nama ayah saya, I Ketut Sudarna. Sehingga kami pastikan itu ayah saya yang hilang,” jelasnya.  Ia mengatakan, upacara terhadap tengkorak dan tulang ayahnya itu, mulai digelar mulai Sabtu (3/11) hari ini. “Kami sudah siapkan untuk prosesi upakaranya. Hari Minggu (4/11) rencananya nyiraman dan Senin (5/11) langsung ngaben” tandas musisi Bali yang akrab disapa Lara Jaya ini. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Gegara Puntung Rokok, Dua Hektare Kawasan Hutan Gunung Batur Terbakar

balitribune.co.id I Bangli - Kebakaran melanda kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Blok Seked, Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Selasa (11/8/2026) sore. Setidaknya  dua hektare kawasan hutan hangus terbakar. Kuat dugaan kebakaran dipicu puntung rokok yang masih menyala dibuang sembarangan. 

Baca Selengkapnya icon click

87 Warga Binaan Rutan Bangli Terima Remisi, Warga Uzbekistan Langsung Bebas

balitribune.co.id I Bangli - Sebanyak 87 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bangli menerima remisi umum 17 Agustus bertepatan dengan HUT RI ke-81. 

Dari total jumlah WBP yang menerima remisi, sebanyak 4 WBP langsung bebas termasuk diantaranya 1 WBP warga negara Uzbekistan yang tersandung kasus pencurian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengacara Yuli Utomo Kembali Raih Penghargaan Internasional "The Best Presentation" di Konferensi Disabilitas dan Rehabilitasi Dunia

balitribune.co.id | Denpasar - Pengacara sekaligus mahasiswa doktor hukum Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med kembali meraih penghargaan internasional. Ia dinobatkan sebagai Best Presentation pada World Disability and Rehabilitation Conference (WDRC 2026) ke - 11 yang diselenggarakan di Bali, 10–11 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Kosan di Denpasar Isi 10 Kamar ke Atas Akan Dikenakan Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Wacana pemerintah memperluas penerimaan pajak terhadap sektor persewaan properti, termasuk rumah, kontrakan, dan kos-kosan pada 2027 mendatang, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar menegaskan, pengenaan pajak terhadap usaha kos-kosan telah diatur dalam regulasi daerah, khususnya bagi usaha yang memiliki 10 kamar atau lebih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pungutan Bedah Rumah Gratis Akan Dikenakan Sanksi

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun 2026 ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menambah jumlah rumah tidak layak huni menjadi layak huni melalui program bedah rumah di seluruh Indonesia yang menyasar sebanyak 400 ribu unit. Sedangkan tahun 2025 lalu, jumlah bedah rumah yang dilakukan pemerintah pusat ini menyasar 45 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.