Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diapresiasi, Perjuangan Gubernur Wujudkan Pelabuhan Segitiga Emas

Bali Tribune/ Ida Bagus Arta Suartika; Nyoman Popo Danes; Anak Agung Gde Anom; Made Satria; I Dewa Ketut Anom Astika.


balitribune.co.id | Denpasar - Pelabuhan Segitiga Emas (Sanur di Denpasar, Sampalan di Nusa Penida, dan Bias Munjul di Nusa Ceningan Klungkung) diapresiasi berbagai pihak.
 
Terwujudnya pelabuhan ini dinilai sebagai fasilitas lompatan peradaban infrastruktur era baru. Dengan terwujudnya ketiga pelabuhan tersebut, salah satunya Pelabuhan Sanur di era kepemimpinan Wayan Koster (Gubernur Bali) dinilai sangat bagus.
 
Salah satu warga yang juga merupakan musisi, Ida Bagus Arta Suartika meyakini pelabuhan ini akan mampu memberikan memberikan rasa aman, nyaman kepada masyarakat dan wisatawan yang akan berlabuh dari Sanur menuju Nusa Penida.
 
"Saya sebagai musisi, dulu membawa alat musik harus menunggu ombak reda terlebih dahulu agar bisa menuju kapal boat. Namun sekarang dengan dibanggunnya Pelabuhan Sanur, tidak ada lagi cerita masyarakat, wisatawan, termasuk seniman yang ingin nyebrang dari Sanur menuju Nusa Penida harus buka sepatu, sandal, sampai basah-basahan,” ujar pria asal Sanur yang akrab dipanggil Gus Rajes, Minggu (13/11).
 
Sementara itu arsitek terkemuka asal Bali, Nyoman Popo Danes menyebut pembangunan Pelabuhan Sanur tidak saja dibuat untuk fungsional, akan tetapi pembangunannya menghadirkan karakter alam serta budaya Bali yang mampu menjadi ikon untuk menumbuhkan kebanggaan masyarakat lokal di Sanur.
 
Ikon dalam Pelabuhan Sanur ialah Jukung Mecadik dengan bermotifkan Gajah Mina. Dulu Jukung Mecadik di bagian kepalanya dibuat kepala gajah dan di bagian ekornya dibuat ekor ikan. "Jadi prinsip inilah yang kami transformasikan ke dalam bentuk arsitektur dengan mengimplementasikan elemen Jukung Mecadik ke dalam bangunan Terminal Pelabuhan Sanur," katanya.
 
Secara filosofi, Nyoman Popo Danes menyatakan Gajah Mina pada Jukung Mecadik bisa dilihat dari Gajah yang bermakna mewakili daratan, karena tinggalnya di hutan. Sehingga gajah bisa dibilang mewakili simbol maskulin, dan ikan yang tinggalnya di laut mewakili simbol feminim. Ini juga seperti konsep Lingga dan Yoni, karena ada tuntutan untuk selalu menumbuhkan keseimbangan di dalam pembangunan.
 
Pelabuhan Sanur kata dia telah menjadi ikon daya tarik wisata baru Kota Denpasar, selain menampilkan bangunan Jukung Mecadik, ada juga ornamen flora dan fauna laut di bagian bangunan. Seniman Sanur juga ikut terlibat menyumbangkan karya seni lukisan dinding/mural yang bertemakan bahari. Hal ini yang membuat masyarakat mempublikasikan Pelabuhan Sanur sampai ke media visual.
 
Selanjutnya dengan terwujudnya Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida dan Bias Munjul di Nusa Ceningan kata Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom harus sangat disyukuri. "Pelabuhan ini terwujud melalui proses yang tidak mudah, sehingga Klungkung bersyukur memiliki Gubernur Bali, Wayan Koster yang sangat bekerja keras berjuang ke pemerintah pusat, hingga akhirnya 2 pelabuhan terbangun sekaligus di Klungkung untuk melayani masyarakat dan wisatawan ke Pulau Nusa Penida. Masyarakat sangat senang, bahagia terbangunnya 2 pelabuhan monumental ini, karena memberi rasa aman dan nyaman," ujar Anak Agung Gde Anom seraya menghaturkan terima kasih kepada Gubernur Koster.
 
Guna menjaga kualitas pelayanan publik di Pelabuhan Sampalan dan Pelabuhan Bias Munjul, Ketua DPRD Klungkung yang memiliki tugas di bidang pengawasan ini lebih lanjut mengajak Pemerintah Kabupaten Klungkung pada khususnya, untuk turut berpartisipasi menciptakan pengelolaan kedua pelabuhan tersebut secara profesional.
 
"Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul pintu gerbangnya Nusa Penida. Kedua pelabuhan ini harus dirawat dengan profesional dan penuh tanggungjawab, termasuk kebersihannya," tegasnya.
 
Tokoh masyarakat sekaligus Anggota DPRD Klungkung Dapil Nusa Penida, Made Satria menyatakan, sebagai masyarakat Nusa Penida sangat berterimakasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan, kerja nyata Gubernur Bali, Wayan Koster, karena telah mewujudkan hayalan, impian di Nusa Penida.
 
“Dulu kami harus mengangkat celana, melepas sepatu atau sandal, dan basah-basahan menuju kapal boat, tapi kini hal itu tidak terjadi lagi, karena kami telah memiliki pelabuhan yang representatif, aman, nyaman, tenang, dan indah berkat kepemimpinan bapak Wayan Koster yang visioner,” jelas Made Satria.
 
Rasa syukur juga disampaikan Bendesa Adat Dalem Setra Batununggul, I Dewa Ketut Anom Astika, karena Gubernur Bali, Wayan Koster telah memberikan perhatian besar kepada Nusa Penida. Dulu di Sampalan terdapat pelabuhan tradisional yang menjadi akses penyebrangan, kini sudah disulap menjadi Pelabuhan Sampalan yang memberikan dampak positif, tidak saja untuk Desa Adat Dalem Setra Batununggul juga secara umum memberi dampak terhadap Nusa Penida.
 
“Berkat dukungan Murdaning Jagat Bali, bapak Wayan Koster, kini masyarakat dan wisatawan sangat merasakan keamanan dan kenyamanan berlabuh melalui Pelabuhan Sampalan,” ujar Dewa Ketut Anom Astika.
 
"Pelabuhan Sampalan juga memberi dampak terhadap penguatan adat istiadat dan budaya di Desa Adat Dalem Setra Batununggul, setelah kami diberikan kepercayaan untuk mengelola parkir di kawasan pelabuhan melalui Baga Utsaha Padruwen Desa Adat (BUPDA)," tutupnya.
 
Gubernur Wayan Koster mengharapkan pengelolaan pelabuhan ini dilakukan secara profesional, agar memberi manfaat bagi kemudahan layanan masyarakat, memberi kontribusi perekonomian bagi masyarakat setempat, dan berdampak untuk meningkatkan pendapatan Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kabupaten Klungkung. Koster juga menghaturkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi atas komitmen kuat untuk membangun infrastruktur dan sarana-prasarana strategis berupa tiga pelabuhan. 
wartawan
YUE
Category

Percepat Proyek PSEL, Pemkot Denpasar Rampungkan Seluruh Persyaratan Dasar

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar merampungkan pemenuhan seluruh persyaratan dasar guna mempercepat proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). 

Selain menerbitkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Pemkot Denpasar juga memastikan kesiapan infrastruktur pendukung berupa pasokan air bersih ke lokasi proyek. 

Baca Selengkapnya icon click

Kunci Sukses Bisnis Towing: Kepercayaan dan Kecepatan

balitribune.co.id I Denpasar - Bisnis towing atau derek menjadi peluang di zaman mobilisasi seperti saat ini. Paasalnya, tidak banyak orang yang melirik usaha towing. Seperti diakui salah seorang pelaku bisnis derek, I.B. Adhi Sari Putra memilih menekuni bisnis yang identik dengan situasi darurat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pangdam Pastikan Negara Hadir untuk Korban Gempa Manggarai

balitribune.co.id I Manggarai - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto turun langsung meninjau lokasi pengungsian korban gempa di Lapangan Nanga Banda, Kelurahan Baru, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026). 

Didampingi Ketua Persit KCK Daerah IX/Udayana Ny. Indah Piek Budyakto, Pangdam memastikan kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan paket sembako.

Baca Selengkapnya icon click

Peringati Hari Bermain Sedunia, Cakrawala Ajak Siswa Bermain Permainan Tradisional

balitribune.co.id I Denpasar - Panitia CAKRAWALA yang merupakan Duta Anak Kota Denpasar 2026, menjadi Komisi Partisipasi untuk menghadirkan kegiatan Ceria Anak dalam Kreasi dan Warisan Lestari Nusantara. Untuk memperingati Hari Bermain Sedunia, menggelar kegiatan permainan Tradisional Kreasi bagi anak-anak sekolah, Rabu (19/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Raih Dua Penghargaan Bidang Hukum Tahun 2026

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali menorehkan prestasi di bidang hukum dengan meraih dua penghargaan pada tahun 2026. Kota Denpasar berhasil meraih Peringkat I Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Nasional Tahun 2026 tingkat Provinsi Bali, serta Penghargaan Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026. Kedua capaian tersebut memperoleh nilai sempurna 100 dengan predikat AA Istimewa.

Baca Selengkapnya icon click

Rayakan Satu Dekade, Menjangan Dynasty Resort Salurkan CSR untuk Warga Pejarakan

balitribune.co.id | Singaraja - Memasuki usia satu dekade di industri hospitality, Menjangan Dynasty Resort menegaskan komitmen sosialnya bagi masyarakat sekitar. Mengusung tema "Satu Dekade – Berkelanjutan Membangun Ekonomi Desa", resort ini menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 180 paket sembako dan alat kesehatan kepada warga yang membutuhkan di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.