Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diawali Mecaru, Desa Pakraman Nongan Siapkan Ngusaba Desa

I Gusti Ngurah Wiryanata

Denpasar, Bali Tribune

Desa Pakraman Nongan Kabupaten Karangasem pada Sabtu (9/4) hingga Selasa (12/4) nanti berencana menggelar ritual Ngusaba Desa. Rangkaian pelaksanaan ritual ini diawali dengan melaksanakan ritual Mecaru di Pura Dalem Kupa dan Pura Dalem Nongan pada Tilem Sasih Kedasa, Rabu (6/4) sore lalu.

Bendesa Pakraman Nongan, I Gusti Ngurah Wiryanata ditemui di Denpasar,Kamis (7/4) mengatakan, ritual mecaru oleh pengempon Pura Dalem Kupa dan Dalem Nongan bertujuan untuk membersihkan alam secara spiritual. “Sehingga butha kala dinetralisir menjadi perwujudan dewa,” kata mantan Bendahara DPD KNPI Provinsi Bali ini.

Ia mengatakan, ritual Ngusaba Desa ini berlangsung setiap setahun sekali dan sudah dilakukan secara turun-temurun sejak berdirinya Desa Pakraman Nongan yang berdasarkan Prasasti Pande Besi Bujaga berdiri pada tahun Caka 1327 masehi.

“Kami sebagai generasi penerus tetap malakukan upacara tersebut. Karena upacara ritual Ngusaba Desa sebagai ungkapan puji syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa) atas waranugraha yang telah dilimpahkan kepada krama (warga) Nongan khususnya, dan masyarakat Pulau Dewata pada umumnya,” ujarnya.

Ngurah Wiryanata menuturkan, tatanan upacara Ngusaba Desa Nongan diawali upacara mecaru di tulak tangul atau pintu gerbang setra adat setempat pada Rabu (6/4), kemudian Sabtu (9/4) di Pura Dalem Kupa dan Pura Dalem Nongan dengan melaksanakan piodalan oleh pengemong (warga banjar) yang mendapat giliran melakukan serangkaian upacara piodalan tersebut.

Selanjutnya Minggu (10/4) Ida Betara Ratu Dalem Kupa dan Betara Dalem Nongan dilakukan upacara memasar menuju Pura Bale Agung Nongan untuk serangkaian upacara Ngusaba Desa.

“Krama desa akan melakukan persembahyangan bersama selama Ida Betara Ratu Dalem diupacara Nyejer hingga Selasa (12/4). Dan dilakukan prosesi pada rangkaian terakhir dengan upacara penyineban ke Pura Dalem Kupa dan Pura Dalem Nongan,” ucapnya.

Selama upacara Ngusaba Desa ungkap Ngurah Wiryanata, masing-masing banjar (dusun) yang terdiri dari 14 banjar akan membuat dangsil, yakni rangkaian dari buah-buah, jajan dan kelengkapan sesaji ditata menyerupai meru dan dipasang di pelataran Pura Bale Agung setempat.

wartawan
soegiarto
Category

HMI, Sampah, dan Mulai dari Dapur

balitribune.co.id | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Teknik, MIPA, Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana menggelar diskusi dengan tema "Bersama Peduli, Bersama Menginspirasi". Diskusi yang menghadirkan kalangan akademisi dan praktisi sebagai pembicara itu membahas isu yang sedang menjadi perhatian publik, yakni masalah sampah.

Baca Selengkapnya icon click

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Denpasar Gelar Aksi Kebersihan dan Penanaman Pohon Serentak

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menggelar aksi kebersihan dan penanaman pohon serentak  yang dipusatkan di Pantai Padanggalak, Denpasar pada Sabtu (6/6/2026). Selain merupakan kegiatan rutin, aksi tersebut juga dilaksanakan serangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nelayan dan Relawan Amankan 182 Butir Telur Penyu Hijau di Pantai Camplung Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya pelestarian penyu hijau kembali dilakukan di pesisir utara Bali. Sebanyak 182 butir telur penyu berhasil diamankan oleh nelayan dan relawan konservasi setelah ditemukan di kawasan Pantai Camplung, Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Klinik Sudirman Medical Centre Tawarkan Solusi Atasi Stres dan Gangguan Tidur dengan Exomind

balitribune.co.id | Denpasar - Klinik Sudirman Medical Centre (SMC) Denpasar kini menghadirkan teknologi atau alat Exomind untuk pasien yang mengalami gangguan kesehatan mental. Saat ini sudah waktunya untuk lebih memerhatikan kesehatan mental ditengah kehidupan era modern. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konsultan Psikiater Beberkan Dampak Kelebihan Beban Digital dan Solusinya

balitribune.co.id | Denpasar - Beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi peningkatan signifikan dalam tingkat stres, burnout, gangguan tidur, kelelahan mental, serta penurunan fokus akibat gaya hidup modern yang semakin cepat dan penuh tekanan. Hal itu salah satunya disebabkan karena tekanan di dunia kerja, persaingan, kecanduan judi online, kelebihan beban dari informasi digital serta persoalan lainnya. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.