Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dideadline Demo, Damkar Gabungan Bombardir Gunung Sampah Temesi

Bali Tribune/ BOMBARDIR - Petugas gabungan Damkar Gianyar, Provinsi Bali, Denpasar, Badung, Klungkung, dan Bangli membombardir sumber asap pada tumpukan sampah di TPA Temesi
balitribune.co.id | Gianyar - Hari Senin (24/6) kabut asap kebakaran di TPA Temesi masih menyelimuti warga Desa Lebih akan menggelar demo, ditanggapi serius oleh Pemkab Gianyar.  Di hari batas waktu terakhir kemarin, sedikitnya belasan Armada Damkar Gabungan, Gianyar, Badung, Denpasar, Provinsi Bali, Klungkung dan Bangli menyerbu TPA Temesi untuk melakukan pemadaman dari segala arah.
 
Pantauan di TPA Temesi, Senia sore, sedikitnya sebelas unit armada yang terdiri drai delapan truk air Damkar serta tiga mobil semprot pick-up  berjibaku memadamkan api draui berbagai. Armada tersebut terdiri dari 3 unit Damkar Gianyar, 3 Unit drai Damkar Badung,  2 unit dari Damkar Denpasar,  Priovinsi, Klungkung dan Damkar Bangli. Proses pemadaman dipantau langsung Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra dan jajarannya. “Pemadaman kali ini, kami harap dapat menuntaskan   titik-titik sumber asap hinga malam hari. Kalaupun masih ada yang tercecer tentu akan kami lanjutkan serta pemantauan setiap hari,” ungkap Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra.
 
Diakuinya, jika bencana kebakaran sampah di TPAa temesi ini sangat rentan terjadi apalagi saat musim panas dan kemarau dengan kondisi gunungan sampah yang sudah overload karena hampir semua sampah terangkut ke TPA temesi, jadi kemungkinan disebabkan gas metan yang dihasilkan sampah ditambah jenis ragam sampah kering. Mengantipasi  bencana yang asama di kemudian hari, Kujus mengimbau tokoh masyarakat dan kepala desa untuk membantu mengedukasi dan mengajak masyarakat mulai menangani sampah dari sumbernya, rumah tangga. “Saya ingin mengajak dan mengimbau para tokoh masyarakat, kepala desa saatnya sudah kita mulai melakukan penanganan sampah dari sumbernya  yaitu di rumah tangga,” wantinya berulang kali.
 
Ditambahkan oleh Kepala UPTD Persampahan DLH Kabupaten Gianyar, I Ketut Bambang Suandi, seiring usaha maksimal yang telah dilakukan petugas terkait, pihaknya juga meminta maaf dan mohon kesabaran warga, khususnya kepada  warga Desa Lebih. Lebih lanjut diharapkan warga harus membuang pola lama penanganan sampah, yaknai kumpul, angkut dan buang.  Satu-satunya solusinya, dihulu harus ada perbaikan sistem dan di TPA juga akan dilakukan revitalisasi.
 
Perbekel Lebih Ni Wayan Geria Wahyuni juga membenarkan adanya keinginan masyarakat desanya untuk menggelar aksi demo. Namun beruntung, pihaknya bisa meredam emosi masyarakat. Pihaknya berharap, penanagan asap mendapat prioritas, sebaba warganya tidak akan mungkin bisa dihalau jika bencana kabut asap terus menyelimuti desanya. Bahkan, ad arencana jika hingga hari Senin asap masih juga  berhembus, aksi demo warga akan dilaksanakan.
 
Sebagaimana diberitakan, Kobaran Api ditumpukan sampah yang menggunung di RPH Temesi Gianyar, resahkan warga, Senin (10/6) dinihari Api besar meletuskan percikan api hingga memicu ratusan titik api ke seluruh areal perbukitan sampah. Petugas Damkar yang menurunkan tiga armada utama dengan teknis menyedot lempar air irigasi, baru berhasil memadamkan beberap titik api dan mengepung bara api dengan pembasahan hingga matahari mulai terbit. Namun, Beberap jam dan hingga berita ini ditulis bara api dibalik gunung sampah terus menyembulkan asap. 
wartawan
Redaksi
Category

Komitmen Kuat Jaga Stabilitas Harga Menjelang Hari Raya, Bupati Bangli Pimpin Rapat High Level Meeting TPID dan TP2DD B

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli SN Sedana Arta, memimpin Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Bangli Tahun 2025. Pertemuan penting ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi dan menjaga stabilitas harga, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan yang jatuh pada bulan November 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Pohon Tumbang di Pura Penataran Ped, Seorang Pemedek Tewas, Lima Luka-luka

balitribune.co.id | Semarapura - Pohon gepah yang tumbuh di Pura Segara Penataran Ped, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida mendadak tumbang, Rabu (5/11) malam. Pohon berukuran besar itu, menimpa beberapa pemedek yang kebetulan berada di pura tersebut untuk melakukan persembahyangan purnama. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia dari musibah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadikan Nusa Penida 'Green Island', Bupati Klungkung Ajak Warga Stop Buang Sampah Sembarangan

balitribune.co.id | Semarapura - Mari bersama-sama peduli kebersihan lingkungan jangan membuang sampah sembarangan agar Nusa Penida selalu bersih dari sampah. Hal tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Made Satria saat membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Waste Management Ecosystem di Mandawa Creative Speace Amerta Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Kamis (6/11/). 

Baca Selengkapnya icon click

Dekranasda Tabanan Tampilkan Karya Triwastra dalam Bali Fashion Week 2025 Season 1

balitribune.co.id | Tabanan - Selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya diwakili Ny. Budiasih Dirga menghadiri ajang Dekranasda Bali Fashion Week 2025 Season 1, yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Selasa (4/11). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Matangkan Keterbukaan Informasi, Diskominfosan Bangli Terima Visitasi Komisi Informasi Bali

balitribune.co.id | Bangli – Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Bangli menunjukkan keseriusan dalam mengelola keterbukaan informasi publik dengan menerima kunjungan penting dari Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komisi Informasi (KI) Bali, Kamis (6/11).

Baca Selengkapnya icon click

Serangan Tikus di Tegalalang: Petani Pasrah Gagal Panen 3 Kali Musim, Merugi Tanpa Jaminan Asuransi

balitribune.co.id | Gianyar - Di tengah usaha petani mempertahankan lahan sawahnya dari alih fungsi, justru hama tikus menggerogoti. Di Subak Pujung Kaja, Desa Sebatu, Tegallaalang, Gianyar, bahkan ada petani yang mengalamai gagal panen dalam tiga musim berturut-turut. Hal ini sangat ironis, kerugian material dan inmaterial cukup siginifikan tanpa jaminan asuransi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.