Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Didiagnosa DBD, Bocah 5 Tahun Meregang Nyawa

Bali Tribune / Kepala Dinas Kesehatan Buleleng dr.Sucipt

balitribune.co.id | Singaraja - Memasuki musim peralihan alias pancaroba,laporan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Buleleng dikabarkan meningkat.Bahkan bocah berusia 5 tahun meregang nyawa setelah sempat dirawat di RSUD Buleleng pada Minggu (14/4) dini hari.

Kabar DBD merebak juga mulai memicu keresahan warga hingga mengeluhkannya pada laman sosial media.

Dari data yang dilansir Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buleleng telah mencatat jumlah total pasien yang dirawat akibat DBD sampai April 2024 yakni sebanyak  498 kasus.

Satu pasien yang tinggal di Desa Celukan Bawang,Gerokgak dinyatakan meninggal akibat DBD dengan keluhan gagal nafas akibat hypoglikemi.

Kepala Dinas Kesehatan Buleleng dr Sucipto membenarkan bocah perempuan berinisial QKM (5) meninggal dunia setelah di diagnosa DBD.

"Ya setelah dirawat pasien meninggal dunia dengan diagnosa akhir yang ditetapkan tim medis yakni dengue syok sindrom (DSS), pnemonia, gagal nafas akut," jelas dr.Sucipto Senin (15/4).

Menurutnya, hasil penelusuran pasien selama ini menetap di Lingkungan Pande, Kelod Kangin, Desa Kaliunda, Klungkung.

Pada 9 April 2024 pasien sempat diajak berobat ke RS di Klungkung dengan keluhan demam. Kemudian dilanjutkan berobat ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar. Saat itu pasien diperbolehkan pulang.

Pada 10 April 2024 keluarga mengajak pasien mudik lebaran ke Desa Celukan Bawang. Atas saran keluarga, pasien diajak berobat pijat ke Gilimanuk karena demam tidak turun.

"Pada 11 April 2024 kondisi pasien sempat mengalami naik turun dan kondisinya terus memburuk kemudian dibawa ke RSUD Tangguwisia dan dirujuk kembali ke RSUD Buleleng  dalam kondisi lemas dengan bantuan nafas oksigen sebelum akhirnya dinyatakan meninggal," terang dr. Sucipto.

Sementara itu kasus baru DBD per Senin (15/4) sebanyak 17 kasus.

"Kecamatan Buleleng 5 kasus Kecamatan Sukasada 1 kasus Kecamatan Seririt 2 kasus dan Kecamatan Gerokgak 9 kasus," tambahnya.

Dengan demikian menurutnya hingga April 2024 tercatat sebanyak 498 kasus DBD menjangkiti warga dari awal 2024.

"Kasus baru DBD  sebanyak 17 kasus.Dengan jumlah komulatif kasus DBD menjadi 515 kasus," tandas dr. Sucipto.

wartawan
CHA
Category

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Bangli Desak Evaluasi Total Penataan PNS di Setiap OPD

balitribune.co.id | Bangli - Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mendesak Pemerintah Kabupaten Bangli untuk segera mengevaluasi dan menata ulang pendistribusian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dinilai mendesak agar penempatan pegawai benar-benar selaras dengan Analisis Beban Kerja (ABK) dan prioritas program pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.