Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Lakukan Ujaran Kebencian di Medsos, Desa Adat Gelgel Polisikan Warganya

Bali Tribune/ DILAPORKAN - Desa Adat Gelgel minta warga Adat tenang, ujaran kebencian Kadek Su di Medsos sudah dilaporkan kepolsek Klungkung.
Balitribune.co.id | Semarapura - Setelah ramai di medsos adanya dugaan ujaran kebencian kepada Desa Adat Gelgel yang diunggah oknum warga berinisial Kadek Su, berujung protes warga. Menyikapi keresahan warga Desa Adat Gelgel ini, pengurus Desa Adat melakukan paruman mendadak beberapa hari dan memutuskan membawanya ke pihak berwajib. 
 
Hasil paruman, Desa Adat meminta seluruh warga Desa Adat Gelgel agar tidak terpancing dan sampai melakukan tindakan anarkis. Pihak desa menempuh jalur hukum dengan melaporkan masalah it uke pihak Kepolisian.
 
Bendesa Adat Gelgel, Putu Gde Arimbawa ST dihubungi Kamis (29/10/2020) membenarkan dirinya beserta beberapa pengurus inti Desa Adat Gelgel telah melaporkan oknum warga Kadek Su atas ujaran kebenciannya kepada Desa Adat Gelgel di medsos. Laporan dibuat di Polsek Klungkung pada Senin (26/10/2020) lalu.
 
“Kita bersama Pengurus Desa Adat Gelgel benar telah melaporkan oknum warga yang bernama Kadek Su yang telah melakukan ujaran kebencian kepada Desa Adat Gelgel ke polisi,” ujar Putu Gde Arimbawa.
 
Terkait laporan ke polisi Desa Adat Gelgel yang disampaikan Pengurus Desa Adat Gelgel ini, dibenarkan oleh Kapolsek Klungkung AKP Nyoman Suparta SH. Menurutnya, memang Polsek Klungkung telah menerima aduan dari tokoh Pengurus Desa Adat Gelgel atas nama warga desa adat. Saat ini Polsek Klungkung telah mengambil langkah awal penanganan dengan meneliti barang bukti. Selain itu juga sudah meminta keterangan beberapa warga yang diduga kuat terkait serta mendalami beberapa dokumen yang ada serta meminta keterangan jro bendesa Adat Gelgel.
 
“Benar ada laporan dari beberapa tokoh Desa Adat Gelgel terkait unggahan warga di Medsos. Untuk itu kami meneliti barang bukti yang ada dan meminta keterangan beberapa warga yang terkait. Yang jelas kasus akan berlanjut,” ujar Kapolsek melalui pesan WA.
 
Sementara itu Sekretaris Desa Adat Gelgel, Gede Eka Semayaputra, Kamis (29/10/2020) menambahkan, dirinya selaku Prajuru Desa Adat Gelgel menyampaikan apresiasi atas respons dan kesigapan Kapolsek Klungkung beserta jajarannya dan berharap tindak lanjut pelaporan sesuai prosedur dan mekanisme hukum yang berlaku
 
Ditambahkannya, dari laporan di Mapolsek Klungkung perihal chating Kadek Su di Facebook tersebut pihak Prajuru Desa Adat Gelgel menyampaikan pengaduan dan pelaporan dengan materi postingan akun Kadek Su dalam chat pada postingan akun Ria Dewi, sebagai penistaan terhadap Desa Adat Gelgel.
 
“Jelas bahwa postingan Kadek Su dalam chat pada postingan akun Ria Dewi, sebagai penistaan terhadap Desa Adat Gelgel tersebut diduga mengandung unsur pencemaran/ penistaan dan dapat dilaporkan secara hukum,” ujar pria yang juga berprofesi sebagai Jro Mangku.
 
Menurutnya, persoalan adat oknum ini sudah berlangsung lama namun kembali mencuat setelah adanya chat di medsos. Disebutkannya tercatat sebagai pelapor Bendesa Desa Adat Gelgel Putu Gde Arimbawa ST, sebagai saksi I Kt Subrata (mantan Kelian banjar Kacang Dawa), I Nengah Sukasna (Kelian Banjar Kacang Dawa ), I Made Suryawan (penerima screnshot pertama ), I Gede Eka Sumaya Putra (Sekretaris Desa Adat Gelgel).
 
“Laporan sudah diterima Polsek Klungkung dan lanjut proses, diminta peran prajuru agar masyarakat bisa tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian,” terangnya. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Kolaborasi Imigrasi dan Pemprov Bali, Satgas Dharma Dewata Siap Tertibkan WNA Nakal

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Jenderal Imigrasi resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi “Dharma Dewata” di Bali, Rabu (15/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di destinasi wisata unggulan Indonesia tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.