Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Putus Cita, Remaja Asal Pinggan Gantung Diri

Bali Tribune/Susana di rumah duka Desa Pinggan Bangli.

Balitribune.co.id | Bangli - Seorang remaja inisial Komang AP (17) ulah pati dengan cara gantung diri di rumahnya di Banjar/Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Kamis (4/4). Komang AP diduga nekat gantung diri karena depresi akibat putus cinta. Rencana jenasah korban akan dimakamkan pada Kamis malam di setra (kuburan) setempat.

Informasi yang terpimpun, sekitar pukul 05.30 Wita, ibu Komang AP yakni Ni Nyarikan Rerod (55) bangun tidur. Selanjutnya perempuan yang keseharian sebagai petani ini hendak memasak. Ia pun langsung menuju dapur, pada saat itu Nyarikan Rerod melihat pintu dapur dalam keadaan terbuka. Lantas Nyarikan Rerod masuk ke dapur, betapa kagetnya Ia mendapat anak bungsunya telah gantung diri.

Nyarikan Rerod histeris melihat kondisi tersebut. Teriakan Nyarikan Rerod membuat keluarga serta tetangga berdatangan. Pihak keluarga selanjutnya menurunkan jenasah Komang AP yang notabene pelajar di salah satu SMA di wilayah Denpasar. Peristiwa tersebut akhirnya dilaporkan ke Polsek Kintamani.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas medis Puskesmas Kintamani IV, I Nyoman Parsa I diketemukan tanda -tanda umum korban meninggal akibat  bunuh diri dengan cara gantung diri meliputi bekas jerat pada leher. Diperkirakan korban sudah meninggal 4 jam setelah ditemukan. Selain itu keluar cairan sperma dari Kemaluan Korban, lidah menjulur, keluar kotoran dari anus korban. Tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan terkait kejahatan pada tubuh korban.

“Korban murni bunuh diri. Hasil keterangan  para saksi /pihak keluarga korban belakangan Komang AP sering melamun dan menyendiri. Ditemukan status di Facebook korban dengan kata: Semuanya sudah berakhir dan status  Selamat jalan Semua,” terang Kapolsek Kintamani Kompol Made Raka Sugita. Komang AP diduga depresi akibat patah hati/putus cinta.

Sebutnya, pihaknya keluarga sudah iklas menerima kepergian korban dan menolak untuk dilakukan autopsi. Pihak kepolisian pun mengamankan barang bukti berupa tali plastic yang digunakan Komang AP untuk gantung diri.

Di sisi lain, di rumah duka pihak keluarga enggan memberikan keterangan ikhwal peristiwa tersebut. Orang tua Komang AP, Nyarikan Rerod dan I Nyarikan Nintra sempat tak sadarkan diri karena tak kuasa menahan sedih kehilangan putra bungsunya. Komang AP merupakan anak terakhir dari lima bersaudara.

wartawan
AA Samudra Dinata
Category

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuburan Tergerus Air Laut Pasang, Bangkai Paus Bungkuk Kembali Muncul ke Permukaan

balitribune.co.id I Negara - Dua hari setelah dikuburkan, bangkai paus bungkuk (Humpback Whale) yang sebelumnya terdampar dan mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, kembali muncul ke permukaan. Karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan, bangkai mamalia laut tersebut diminta dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.