Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Didukung Kekayaan Rempah dan Bahan Alami Lokal, Indonesia Miliki Potensi Menghadirkan Inovasi Minuman

minuman
Bali Tribune / MERACIK - talenta Indonesia dalam meracik minuman dengan menggunakan bahan baku lokal berpeluang melahirkan inovasi minuman yang kreatif, autentik, dan mampu bersaing di tingkat internasional

balitribune.co.id | Mangupura - Pertumbuhan sektor pariwisata, Horeka (hotel, restoran, kafe), dan budaya dining out di Indonesia bergerak kian dinamis dan terus mendorong perkembangan industri beverage. Hal ini tercermin dari proyeksi pasar foodservice Indonesia yang menunjukkan tren pertumbuhan positif seiring meningkatnya aktivitas restoran, kafe, bar, dan sektor hospitality. Sejalan dengan itu, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pariwisata menjelaskan bahwa sektor pariwisata tumbuh mencapai 15,39 juta kunjungan di sepanjang tahun 2025, meningkat 10,80% dibandingkan tahun 2024. 

Perkembangan tersebut turut menjadikan dining & beverage experience sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat sekaligus membuka peluang bagi berkembangnya budaya mixology, kreasi mocktail dan cocktail, serta kategori beverage mixer di Indonesia. Didukung oleh kekayaan rempah-rempah dan bahan alami lokal yang melimpah, Indonesia pun memiliki potensi besar untuk terus menghadirkan inovasi minuman yang kreatif, autentik, dan berdaya saing.

Melihat besarnya potensi tersebut, salah satu brand minuman berkarbonasi kali ini kembali mengadakan kompetisi yang mempertemukan talenta, pelaku industri, dan brand untuk bersama-sama mendorong lahirnya inovasi minuman yang relevan dengan tren konsumen sekaligus mengangkat kekayaan cita rasa lokal Indonesia. Kompetisi meracik minuman yang merupakan ajang nasional ini hadir sebagai wadah kolaboratif untuk mempertemukan talenta lintas daerah, serta mendorong inovasi minuman yang dapat menggairahkan ekosistem industri makanan minuman, hospitality, dan pariwisata di Indonesia.

Deputy Managing Director salah satu perusahaan brand minuman berkarbonasi, Winny Yunitawati mengatakan, saat ini minuman tidak lagi sekadar pelepas dahaga, tetapi telah menjadi bagian dari pengalaman yang melengkapi berbagai momen, mulai dari membuat kreasi minuman sendiri di rumah, bersantai di kafe, menikmati hidangan di restoran, hingga perjalanan wisata. Perkembangan tersebut turut mendorong kebutuhan akan inovasi dan kreativitas yang semakin tinggi di industri minuman. 

"Karena itu, melalui kompetisi ini, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar ajang kompetisi, tetapi sebuah platform kolaborasi yang mempertemukan talenta, pelaku industri, dan brand untuk bersama-sama mendorong lahirnya inovasi minuman yang relevan dengan tren konsumen sekaligus mengangkat kekayaan cita rasa lokal Indonesia," katanya beberapa waktu lalu di Badung.

Kompetisi meracik minuman tahun ini, berhasil menjaring ratusan karya dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara hingga Maluku. Saat babak Grand Final, peserta ditantang menghadirkan kreasi minuman yang mengangkat kekayaan cita rasa Indonesia melalui sesi kompetisi dengan standar penjurian yang ketat. 

"Kompetisi ini semakin memperkuat komitmen kami untuk terus menghadirkan berbagai inisiatif yang mendukung pertumbuhan industri beverage (minuman) dan budaya mixology di Indonesia. Kedepan, berharap dapat terus mendorong lahirnya inovasi minuman berbasis kekayaan cita rasa lokal yang tidak hanya semakin menggairahkan industri F&B, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi perkembangan sektor hospitality dan pariwisata Indonesia dalam jangka panjang," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Juri, Arey Barker mengatakan, pada kompetisi tahun ini banyak finalis berhasil mengolah kekayaan bahan lokal Indonesia dan memadukannya dengan produk-produk dari brand minuman berkarbonasi menjadi kreasi minuman yang tidak hanya unggul dari sisi teknik, tetapi juga memiliki karakter, storytelling dan cita rasa yang kuat. "Hal ini menunjukkan bahwa kekayaan bahan baku lokal dan talenta Indonesia memiliki potensi besar untuk terus melahirkan inovasi minuman yang kreatif, autentik, dan mampu bersaing di tingkat internasional," ujarnya.

wartawan
YUE
Category

Izin dan Legalitas Belum Jelas, Pansus TRAP Tutup Sementara Tambang Kampial

balitribune.co.id I Badung - Aktivitas pertambangan di kawasan Kampial, Nusa Dua, Kabupaten Badung, dihentikan sementara setelah Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menemukan sejumlah kejanggalan terkait perizinan dan legalitas kegiatan di lokasi tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Sidak Tambang di Kampial

balitribune.co.id I Badung - Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali bersama jajaran pemerintah daerah melakukan sidak pertambangan di kawasan Kampial, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Jumat (4/9/2026). Aktivitas pertambangan sementara ditutup setelah sidak karena sejumlah dokumen perizinan dan dasar hukum pengelolaan lokasi masih perlu dipastikan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Pendatang Korban Kebakaran di Jalan Nakula Segera Dipulangkan

balitribune.co.id I Denpasar - Pasca kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula, Pemecutan Kelod Denpasar, selain menyisakan puing abu juga banyak warga korban yang masih memilih bertahan tinggal di penampungan. Akibatnya, mereka yang merupakan warga pendatang luar Bali ini justru menimbulkan adanya penumpukan sampah liar, selain pihak tak tak bertanggung jawab yang membuang sampah ke lokasi kebakaran.

Baca Selengkapnya icon click

Peringati Tumpek Kandang, Distan Denpasar Gelar Pelayanan Kesehatan Hewan

balitribune.co.id I Denpasar - Dalam rangka memperingati Tumpek Uye atau Tumpek Kandang, Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar menggelar pelayanan kesehatan hewan terpadu di kawasan Lapangan Puputan, depan Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Sabtu (5/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KPA Bali Desak RUU Reforma Agraria Segera Disahkan

balitribune.co.id I Singaraja - Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Wilayah Bali mendesak pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk segera mempercepat pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Reforma Agraria. Kehadiran payung hukum ini dinilai sangat mendesak sebagai terobosan untuk menyelesaikan berbagai konflik agrarian struktural yang telah berlarut-larut selama puluhan tahun, khususnya di wilayah Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Disiapkan Jadi Sentra Baru, Buleleng Terima 1,3 Juta Bibit Kopi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendapat dukungan bantuan pertanian dari pemerintah pusat melalui Komisi IV DPR RI. Bantuan tersebut berupa alat mesin pertanian serta bibit kelapa dan kopi yang diserahkan kepada Subak dan kelompok tani, Minggu (6/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.