Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Difasilitasi Kadis Peternakan Bali = Buntu, Pertemuan Peternak dan Pelaku Usaha

diskusi
Kadis Peternakan Provinsi Bali, Wayan Sumantra (tengah)saat memimpin diskusi antar para peternak dan pelaku usaha ayam potong yang menemui jalan buntu.

BALI TRIBUNE - Kemelut susahnya mendapat rekomendasi terkait pasokan ayam di Bali rupanya terus meruncing. Pertemuan yang difasilitasi oleh Kepala Dinas Peternakan Provinsi Bali, Wayan Sumantra, di kantornya, Selasa (8/8), rupanya belum membuahkan hasil.

Berdasarkan pengamatan media ini, ada kesan kadis berpihak pada salah satu organisasi yang memegang rekomendasi. Tak pelak, diskusi tersebut malah mengarah pada debat kusir, tanpa arah yang jelas. Pasalnya segala usulan yang disampaikan selalu dimentahkan oleh pejabat tersebut. Padahal kedatangan para peternak dan pelaku usaha ayam hanya ingin menanyakan soal bagaimana mengurus rekomendasi ketika terjadi kekosongan pasokan di pasaran.

Namun, yang terjadi justru saling lempar pertanyaan dan jawaban. “Kami di sini hanya memfasilitasi saja apa yang menjadi keinginan para peternak dan pemasok,” ujar Sumantra, seraya mengatakan para peternak harus bersabar menunggu dua minggu sampai kondisi pulih. Persatuan Peternak Ayam Bali (PPAB) yang memegang rekomendasi hanya mengungkapkan kerugian yang mereka derita selama lima bulan dari Februari hingga Juli, yang mencapai Rp280 miliar.

Hal tersebut diutarakan Ketua PPAB, Ketut Yahya. “Artinya di sini karena kondisi yang ada kami mengalami kerugian sebesar itu, pasalnya serapan daging ayam merosot sekitar 50 persen akibat beralihnya masyarakat mengkonsumsi daging sapi,” katanya. Lain halnya dengan apa yang disampaikan Gabungan Rumah Potong Unggas Bali (Garpu) melalui ketuanya, Sang Putu Sudarsana. Ia mempertanyakan kenapa untuk mengisi kekosongan yang ada Disnak selalu stakeholder tidak membuka saja rekomendasi itu agar pasokan ayam bisa kembali.

“Sebenarnya sangat sederhana saja, buka atau keluarkan rekomendasi dalam mengisi kekosongan jangan malah berdalih kita harus bersabar menunggu dua minggu padahal masyarakat membutuhkan. Lantas di mana peran pemerintah, apakah kami harus menunggu kerugian yang Rp280 miliar itu kembali dulu. Prinsipnya kami hanya ingin keadilan dan kesetaraan dari persoalan ini,” ujar Sudarsana. Ia menyebut, meski sudah mengikuti aturan, namun anggota kelompoknya malah dipingpong.

Apa yang disampaikan Sudarsana bukan tanpa alasan. Pasalnya, pihaknya pernah mengajukan bagaimana mengurus, namun justru dilempar ke PPAB untuk mendapatkan rekomendasi. “Ini sebenarnya juga awal kenapa kami harus mendapatkan rekomendasi dari PPAB, ini yang ingin kami tanyakan ke dinas,” ungkapnya lagi. Senafas dengan apa yang disampaikan Garpu Bali, Gabungan Dagang Ayam (Gada) Bali pun menanyakan hal sama, kenapa rekomendasi itu tidak dikeluarkan oleh Dinas Peternakan dalam mengisi kekosongan saat ini.

Ketua Gada Bali, Wayan Sudarma menantang Kadisnak untuk mengecek langsung ke lapangan apakah ada ayam yang siap potong sekarang. Pertemuan yang berlangsung hampir setengah hari itu rupanya tidak membuahkan hasil apapun, bahkan terkesan mengambang. Namun demikian para peternak yang tergabung dalam Garpu ataupun Gada Bali tetap berharap ada solusi dari pihak Dinas Peternakan Provinsi Bali atas persoalan yang membelit para peternak ataupun pelaku usaha ayam potong.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Buleleng Bagikan 15 Ribu Bendera

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menggencarkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan tersebut ditandai dengan pembagian ribuan bendera kepada masyarakat oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Sekretaris Daerah Gede Suyasa di kawasan Titik Nol Singaraja, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sidang Perdana Citizen Lawsuit Banjir Bali, Pemerintah Pusat Absen

balitribune.co.id | Denpasar - Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menggelar sidang perdana gugatan warga negara (Citizen Lawsuit) yang diajukan Koalisi Pulihkan Bali terhadap 14 pejabat negara pada Senin (27/7/2026). Gugatan ini dilayangkan sebagai respons atas buruknya tata kelola pemerintahan dalam penanganan bencana banjir yang melanda Pulau Dewata pada September 2025 lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.