Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DIFF II Hadirkan 30-an Kuliner Terbaik Indonesia

Bali Tribune/ KETERANGAN - Mozart Syahivan selaku Assistant Marketing Communication Manager dan Gitari Kamakini selaku Marketing Manager memberi keterangan pers, Minggu (21/7)

balitribune.co.id | Denpasar -  Discovery Shopping Mall (DSM) kembali menyapa masyarakat di Bali dengan event kuliner tahunan yang menyatukan beragam kuliner legenda khas nusantara. Discovery Indonesian Food Festival (DIFF) II menghadirkan lebih dari 30 kuliner terbaik Indonesia.  DIFF II akan kembali memanjakan lidah pencinta kuliner dan membawa untuk bernostalgia ke kota asal dari kuliner nusantara. DIFF II hadir mulai tanggal 22 Juli hingga 4 Agustus 2019 di area Segara Roof – Discovery Shopping Mall. Acara ini akan dibuka langsung oleh Gustaf Riandory, selaku General Manager Discovery Shopping Mall dan perwakilan dari JISCOMM. Discovery Indonesian Food Festival merupakan event kuliner tahunan dari Discovery Shopping Mall yang menyatukan kuliner dan kebudayaan dari Indonesia.  Kesuksesan Discovery Indonesian Food Festival I di tahun 2018 menjadi latar belakang diselenggarakannya Discovery Indonesian Food Festival yang kedua ini.  Event festival makanan ini tentunya akan semakin meriah dengan hadirnya menu-menu legendaris dari berbagai daerah di tanah air, seperti Gudeg Yu Djum (Yogyakarta), Bebek Kaleyo (Jakarta), Nasi Liwet Wongso Lemu (Solo), Bakso Tulang Sumsum Mejiku (Jakarta), Bakmi Hauce (Bali), dan masih banyak menu khas menarik lainnya.  "Tidak hanya menghadirkan masakan khas Nusantara, Discovery Indonesian Food Festival II juga akan menghadirkan jajanan tradisional yang wajib dicicipi, antara lain Es Sinar Garut Putra Abah 1959 (Garut), Es Durian Iko Gantinyo 1986 (Padang), Pisang Goreng Srikaya Ahou (Pontianak), dan Cakwe Master (Jakarta)," kata Assistant Marketing Communication Manager, Mozart Syahivan yang mewakili Manager Discovery Shopping Mall (DSM), Gustaf Riandory. Dikatakan Mozart, memadukan kuliner dengan kebudayaan Indonesia, Discovery Indonesian Food Festival II juga akan menyajikan pertunjukan tari dan musik tradisional, seperti tari condong, tari kembang girang, tari kecak dan tarian Nusantara lainnya. Bekerjasama dengan Indonesian Chef Association -  Bali, seperti tahun sebelumnya, acara DIFF II akan menyelenggarakan kompetisi Fruit Carving dengan tema “Budaya Nusantara” yang akan dilakukan pada tanggal 26 Juli 2019 dengan jumlah peserta 10 tim untuk tahun ini.  "Keseruan acara Discovery Indonesian Food Festival II akan bertambah dengan adanya berbagai promo menarik yang akan memanjakan pengunjung seperti happy hour free drink dan berbagai undian berhadiah," ungkapnya. Mozart berharap event ini dapat menambah kunjungan wisatawan ke Bali pada umumnya dan Kuta pada khususnya atau turis mancanegara di Discovery Shopping Mall. Event DIFF akan diadakan setiap tahun untuk menghibur masyarakat Bali dan para wisatawan baik domestik ataupun mancanegara," ujarnya. 

wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.