Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Digelontor Rp 8 M, Gianyar Bakal Jadi Kota Romantis

Bali Tribune/ LAMPU - Penataan lampu di kawasan Kota Gianyar.
Balitribune.co.id | Gianyar - Tidak hanya Alun-laun Gianyar yang kini disulap menjadi kosep tamn berlampu, taman dan jalan di seluruh Kota Gianyar  juga  kini mulai dipasang lampu berbagai rupa.  Dengan lampu-lampu ini pun, Kota  yang romantis di malam hari.
 
Kali ini, giliran Dinas Perhubungan yang menjadi leading sektir penanatka lamu jalan dan taman di sepanjang jalan dan sudut kota.  Bahkan di jalan utama, secar khusus dipasang tiang lampu penerangan yang artistik klasik sebagaimana kota jogja. Gemerlap lampu ini, diyakini akan  memberi kesan  menghilangkan kesan kota mati. Karena Sebelumnya, aktivitas keramaian di Kota Gianyar pada malam hari hanya terpusat di Kawasan Pasan Senggol.
 
Kepala Dinas Perhubungan I Wayan Suamba, Kamis (26/11), mengungkapkan,jumlah lampu penerangan yang dipasang sebanyak 230 buah. Tersebar di sejumlah titik yang telah ditentukan. Dari jumlah itu terdapat  145 lampu dengan tiang tunggal dan 85 lampu bertiang tiang ganda. Dikatakanya, tiang lampu-lampu yang berwarna merah kombinasi emas tersebut dipasang dibeberapa titik menuju kota Gianyar. Tiang tunggal ada di titik lampu merah bitra-tenun togog - depan RSU Sanjiwani lanjut di depan kantor Bupati, depan Gedung DPRD, loncat ke Perempatan Puri Gianyar, hingga ujung barat jembatan kantor PDAM Gianyar. Sementara Tiang doble yang berjumlah 85 dipasang di titik taman kota Gianyar hingga kebarat sampai di patung Kebo Iwa  jalan. Baypas Darma Giri. Sehingga dipastikan tidak hanya membuat pengguna nyaman dan merasa aman pada malam hari tetapi juga akan mempercantik wajah kota. "Tujuan penerangan jalan keselamatan pemakai jalan serta keindahan kota," jelasnya.
 
Terkait anggaran yang dipasang untuk pengadaan lampu penerangan jalan tersebut. Seuamba menyampaikan jumlahnya sekitar 8 miliar.  Disebutkan, saat ini pemerintah kabupaten Gianyar sedang gencarnya menata dan mempercantik kota Gianyar. Lapangan astina yang sebelumnya terlihat kumuh kini setelah dilakukan penatataan terlihat lebih indah dan cantik. Meski belum selesai 100% namun sejumlah warga sudah mulai mendatangi taman kota untuk sekedar nongkrong dan menikmati suasana malam di Bumi Seni. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.