Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Digigit Anjing, Tolak Vaksin Rabies, WH Tewas

Bali Tribune / Kepala Dinas Kesehatan Buleleng,dr.Sucipto dan Dirut RSUD Buleleng,dr.Putu Arya Nugraha (ki-ka)
balitribune.co.id | SingarajaKeganasan akibat gigitan anjing kembali memakan korban. Salah satu pasien di RSUD Buleleng meninggal dunia setelah didiagnosa suspek rabies. Pasien berinisial WH (40) sempat menjalani perawatan dirumah sakit namun nyawanya tidak tertolong setelah dua bulan sebelumnya sempat digigit anjing.
 
"Kita lakukan penelusuran, ternyata 2 bulan sebelumnya tepatnya 13 Desember 2021 pasien mengaku pernah digigit anjing pada tangan kanannya," terang Dirut RSUD Buleleng dr. Putu Arya Nugraha, Minggu (20/2).
 
Ironisnya, anjing yang menggigit WA yang tinggal dikawasan Banjar Tegal Singaraja itu tidak diketahui keberadaannya. Ini untuk memastikan anjing tersebut sudah mendapat vaksin anti rabies (VAR). Menurut penjelasan pihak keluarga, WH sempat disarankan untuk di suntik VAR namun yang bersangkutan menolak.
 
"Waktu dulu pas kena gigitan sudah diajak oleh  temannya untuk disuntik VAR tapi pasiennya menolak," imbuh dr.Arya.
 
Penjelasan dr. Arya, lebih lanjut, pasien suspek rabies WH masuk ke RSUD Buleleng Jumat (18/2) dengan keluhan mengalami kesemutan pada tangan kanan menjalar sampai ke pangkal lengan. Keluhan itu dirasakan pasien sejak tiga hari sebelumnya. Selain itu pasien mengalami kesulitan dan selalu merasa tersedak saat minum air. Setiba di RSUD Buleleng pasien sudah terlihat mengalami gejala rabies sehingga dalam kondisi seperti itu tidak perlu lagi diberikan suntikan VAR.
 
"Selama masa perawatan pasien gelisah, mengeluh nyeri tenggorokan dan keluhan lain khas gejala rabies," kata dr. Arya.
 
Hanya saja pada Sabtu (19/2) pasien meminta pulang atas permintaan sendiri padahal masih tengah dalam perawatan tim medis di rumah sakit.
 
"Dan masih dihari yang sama, Sabtu (19/2) pasien kembali dibawa ke UGD namun sudah dalam  keadaan meninggal," tandas dr. Arya Nugraha.
 
Sementara itu terkait kasus rabies, Kepala Dinas Kesehatan Buleleng dr.Sucipto mengatakan, warga yang sebelumnya tergigit anjing yang akhirnya meninggal tersebut menganggap gigitan yang dialaminya tidak seberapa. Padahal seharusnya pemberian VAR sangat penting. Sebagai langkah antisipatif, di Banjar Tegal telah dilakukan tracing terhadap keluarga dan tetangga  WH. Hasilnya,15 orang sudah diberikan suntikan VAR.
 
"Kita libatkan Tim Satgas Dinas Kesehatan Buleleng melibatkan dokter hewan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas saat tracing di Banjar Tegal," katanya.
 
Untuk memudahkan pemberian layanan VAR, dr.Sucipto menambahkan, semua Puskesmas di Buleleng telah ditetapkan sebagai rabies centre untuk memudahkan warga mendapat layanan VAR jika mengalami gigitan anjing.
 
"Kami tekankan bahwa VAR  tersedia di semua fasilitas kesehatan baik di Puskesmas maupun rumah sakit, bahkan semua Puskesmas telah ditetapkan menjadi rabies centre. Jika tergigit anjing segera lakukan vaksin anti rabies untuk menghindari akibat yang lebih fatal," ucap dr.Sucipto.
wartawan
CHA
Category

Kanwil DJP Bali Limpahkan Tersangka Kasus Pajak ke Kejari Denpasar, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali resmi melimpahkan tersangka tindak pidana perpajakan berinisial DS beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Pelimpahan tahap II tersebut berlangsung di Kantor Kejari Denpasar, Selasa (20/1).

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi OJK, BPS, dan LPS Siapkan SNLIK 2026, Petakan Literasi Keuangan Hingga Pelosok

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memetakan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi mematangkan persiapan pelaksanaan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 dengan cakupan wilayah yang diperluas hingga seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Banjir Pancasari Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Penyelundupan Hukum HGB Bali Handara

balitribune.co.id | Tabanan - Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali merekomendasikan penyegelan sejumlah proyek dan ruas jalan di kawasan Bali Handara Golf, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Rekomendasi ini muncul menyusul dugaan kuat keterkaitan aktivitas pembangunan dengan banjir besar yang merendam puluhan rumah warga.

Baca Selengkapnya icon click

Bank BPD Bali Tuntaskan KUR 100 Persen, Perkuat Ekonomi Riil dari Akar Rumput

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen Bank BPD Bali sebagai penggerak utama ekonomi daerah kembali terkonfirmasi sepanjang 2025. Bank milik Pemerintah Provinsi Bali ini berhasil menuntaskan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 100 persen, sebuah capaian yang menempatkannya sebagai salah satu institusi keuangan daerah paling agresif dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Senderan Proyek Vila Jebol Timpa Pura Manik Suci Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Peristiwa longsornya tembok senderan proyek vila di Banjar Mawang Kaja, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, menuai sorotan tajam. Pasalnya, lokasi proyek yang berada tepat di atas area Pura Manik Suci tersebut kini menyebabkan kerusakan pada bangunan suci akibat jebolnya tembok penyangga.

Baca Selengkapnya icon click

Dirut Perumda Sanjayaning Singasana Mundur Demi Posisi Baru di Perumda Pasar Badung

balitribune.co.id | Tabanan – Direktur Utama (Dirut) Perumda Sanjayaning Singasana, Kompyang Gede Pasek Wedha, secara mendadak mengundurkan diri. Pengunduran diri itu bukannya tanpa sebab. Kompyang belum lama ini terpilih sebagai Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.