Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dihadiri Dirjen Kementrian PDT, Desa Duda Timur Kembali Raih Tiga Rekor Muri

MURI - Penyerahan piagam rekor Muri kepada Perbekel Duda Timur.

BALI TRIBUNE - Setelah meraih tiga rekor Muri, Desa Duda Timur kembali menyabet tiga rekor Muri lainnya, yakni sebagai desa pertama yang memiliki data dan lokasi secara online berdasarkan golongan darah. Muri kedua adalah desa pertama yang menggunakan aplikasi Smart Bugeting untuk keuangan, serta desa pertama yang mempunyai fitur keluhan laporan keadaan darurat secara real time bagi warganya.  Penyerahan penghargaan rekor Muri tersebut dihadiri oleh Taufik Madjid  Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Kementerian Desa, PDT. Sabtu (25/8), rombongan Dirjen Kementria PDT diterima oleh Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Camat Selat Komang Danu dan Perbekel Duda Timur I Gede Pawana serta anggota Komisi VI DPR RI I Gede Sumarjaya Linggih. Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menyatakan apresiasi tinggi terhadap prestasi yang ditunjukan oleh Desa Duda Timur. Pihaknya berharap apa yang diraih Duda Timur dalam membagun desa ini bisa menjadi motivasi dan dicontoh oleh desa lainya di Karangasem. Dirjen Taufik Madjid memberikan apresiasi kepada Bupati Karangasem yang juga telah mendorong program pembangunan desa. Taufik menyebut kalau Duda Timur merupakan salah satu desa lokomotif perubahan. Hal ini terjadi karena kreativitas kepala desa dan warganya. Dengan gebrakan pembagunan dari desa Indonesia sekarang ini sudah berhasil menurunkan angka kemiskinan.  Memang diakuinya ketimpangan sosial atau Gini Ratio ada sedikit kenaikan yakni 0,04 persen di desa, orang miskin di desa sudah tambah sejahtera namun orang kaya di desa juga ada yang bertambah kaya sehingga ketimpangan ini masih terjadi. Dengan dana desa  diharapkan warga desa bisa menjadi subjek pembangunan. Penyerahan piagam rekor Muri Indonesia tersebut langsung oleh Ngardi Yusuf, Senior Manajer Muri kepada Perbekel Duda Timur di Gede Pawana. ags/rls 

wartawan
redaksi
Category

Turis Backpacker Kepergok Tidur di Kawasan Pura Sad Kahyangan Segara Penida

balitribune.co.id | Semarapura - Ulah wisatawan asing kembali menuai sorotan di Nusa Penida setelah  kedapatan tidur di kawasan Pura Sad Kahyangan Segara Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Peristiwa ini pun memicu reaksi keras masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Jebol, Jalan Utama Ditutup Ubud Macet Parah

balitribune.co.id | Gianyar - Guyuran hujan  di Wilayah Ubud, kembali menimbulkan bencana, Kamis (18/12). Selain banjir luapan,  Jalan Raya Ubud di barat Simpang Ambengan Peliatan, jebol lantaran senderan jalan  longsor. Jalan pun terpaksa ditutup dan kemacetan pun tidak terhindarkan.  Di sejumlah jalan yang dijadikan alternatif pun mengalami stuck atau.macet terkunci.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT ke-130, BRI Region 17/Denpasar Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan untuk Insan BRILiaN

balitribune.co.id | Denpasar - Memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) BRI ke-130, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar menyelenggarakan kegiatan donor darah dan layanan kesehatan sebagai komitmen BRI untuk terus tumbuh berkelanjutan dengan mengedepankan kepedulian sosial dan kesehatan Insan BRILiaN.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandrol Rp27 Jutaan, Motor Listrik Molis Sprinto Resmi Hadir di Pulau Dewata

balitribune.co.id | Denpasar - PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) kembali melanjutkan rangkaian regional launching motor listrik (Molis) terbarunya, Indomobil eMotor (IM) Sprinto, dengan menghadirkan produk ini secara resmi kepada masyarakat Bali.  Acara peluncuran menghadirkan suasana lebih dekat dan interaktif bagi para undangan serta media untuk mengenal lebih jauh karakter dan teknologi yang dibawa Sprinto.

Baca Selengkapnya icon click

Terciduk Google Maps, Tabir Eksploitasi Hutan di Taman Nasional Bali Barat Terbongkar

balitribune.co.id | Negara - Kawasan Hutan Bali Barat, yang selama ini menjadi benteng terakhir kelestarian ekosistem di ujung barat Pulau Dewata, kini dinilai sudah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Berawal dari viralnya tangkapan layar peta digital Google Maps yang menunjukkan area "botak" di tengah rimbunnya tutupan hijau, tabir dugaan eksploitasi hutan oleh pihak swasta kian mencuat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.