Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diharapkan Tabanan Fokus Kembangkan Tanaman Unggulan

Bali Tribune/ Ny. Rai Wahyuni Sanjaya saat kunjungan akhirnya di Desa Mundeh Kangin Kecamatan Selemadeg Barat dan Pupuan.


balitribune.co.id | Tabanan  - Setelah melakukan pemantauan di beberapa rumah imbas dan rumah percontohan terkait program HATINYA PKK yang dimulai sejak Mei 2021, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan mengakui pada umumnya semua yang dikunjunginya telah memenuhi standar yang kebanyakan mengedepankan menanam tanaman unggulan yang merupakan potensi lokal wilayah setempat.
 
“Termasuk disini, saya lihat bagus sekali dan tanaman-tanaman yang menjadi faktor pendukung utama sebagai rumah imbas dan rumah percontohan sudah lengkap,” ujarnya saat melakukan kunjungan monitoring HATINYA PKK di Desa Mundeh Kangin Kecamatan Selemadeg Barat dan Desa Sai, Kecamatan Pupuan, Selasa, (29/6).
 
Menariknya pada kesempatan itu, Ia juga menekankan masih banyak yang perlu disempurnakan. Mengingat momen ini merupakanan akhir dari kunjungannya di 10 Kecamatan dalam rangka monitoring sekaligus mensukseskan program AKU HATINYA PKK di Kabupaten Tabanan. Saat itu Ia juga meminta para Camat dan seluruh Perbekel agar mengawal program ini.
 
Karena menurutnya, program ini memberikan manfaat yang sangat positif bagi masyarakat terutama di masa pandemi ini untuk sekedar memenuhi kebutuhan keluarga, bahkan untuk nilai ekonomis. Mengingat dalam setiap kunjungannya sebelumnya, berbagai jenis tanaman yang dikembangkan warga cukup beragam yang kebanyakan merupakan tanaman lokal setempat.
 
Seperti halnya dalam kunjungan sebelumnya di Desa Berembeng, Seltim dengan tanaman unggulannya Serai Wangi, di Desa Mundeh Kangin yang mengembangkan Tanaman unggulan seperti Durian, Kelapa lokal, Cocoa dan tanaman obat seperti Binahong merah, Jeruk nipis sehingga tanaman hias seperti monstera dan begonia yang membuat nama Desa Mundeh Kangin tersohor hingga mancanegara.
 
Untuk itu, dalam kunjungannya di Desa Sai, Pupuan, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan itu meminta kepada warga untuk fokus mengembangkan tanaman unggulan yang ada di Desa setempat. Ia juga melihat banyak tanaman buah yang berpotensi dikembangkan di Desa Sai, seperti tanaman cermai, kelengkeng, jambu, dan bunga sandat yang merupakan ikon Kabupaten Tabanan, hingga tanaman herbal teh rosella.
 
"Jangan dulu berpikir untuk mengembangkan tanaman yang aneh-aneh hanya untuk pengakuan, cukup kembangkan potensi lokal yang ada setidaknya mampu memenuhi kebutuhan keluarga. Sehingga manfaat program ini bisa dirasakan, terlebih di masa pandemi ini. Hal ini juga berlaku untuk semua Desa di seluruh Kabupaten Tabanan,” pungkasnya.
wartawan
JIN
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi Berkelanjutan, BPJS Kesehatan dan Kejari Tabanan Perkuat Pengawalan Program JKN

balitribune.co.id I Tabanan - BPJS Kesehatan secara resmi memperbarui sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) pada Senin(13/4). Hal ini merupakan komitmen bersama dalam upaya meningkatkan kepatuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha di Wilayah Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali dan Kodam IX/Udayana Perkuat Sinergi, Tata Ruang Jadi Sorotan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah pusat mempertegas komitmen menertibkan aset dan tanah terlantar di seluruh Indonesia melalui kebijakan strategis. Langkah ini sejalan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2025 yang disahkan Presiden Prabowo Subianto, tentang penertiban kawasan dan tanah telantar untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali Darurat Narkoba, WNA dan Barang Bukti Rp19,8 Miliar Diamankan

balitribune.co.id I Denpasar - Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Polda Bali berhasil mengungkap dua kasus besar dalam waktu berdekatan, yakni penyelundupan narkotika jenis kokain lebih dari 2,5 Kg jaringan internasional serta peredaran narkotika jenis MDMA (ekstasi) 1.284 Butir di wilayah kuta selatan. Dari kedua BB narkotika tersebut mencapai harga hingga 19,8 Miliar Rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.