Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dinas Lingkungan Hidup Serahkan Penghargaan Kepada Pelindo

Bali Tribune / PENGHARGAAN - Piagam Penghargaan yang diberikan Pemkab Buleleng kepada PT Pelindo Celukan Bawang terkait hari Lingkungan Hidup Se-Dunia tahun 2022.
balitribune.co.id | SingarajaPemkab Buleleng melalui Dinas Lingkungan Hidup memberikan sejumlah penghargaan kepada stake holder yang konsen terhadap keberadaan lingkungan hidup. Penghargaan tesebut diberikan terkait dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2022 baru-baru ini berupa piagam penghargaan yang ditandatangani langsung Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana.
 
Sejumlah perusahaan diberikan penghargaan itu sebagai pemicu agar semua pihak peduli terhadap lingkungan.Salah satu perusahaan yang diberikan penghargaan karena dianggap peduli lingkungan yakni PT Pelindo Celukan Bawang. Perusahaan milik BUMN itu selama ini dianggap secara konsisten memberikan bantuan melalui Program Tanggungjawab sosial dan Lingkungan yang rutin yang  dilakukan setiap tahun.
 
General Manager (GM) Pelindo Celukan Bawang Zanuar Eka Wijaya membenarkan telah menerima penghargaan dari Pemkab Buleleng. Menurutnya, pemberian penghargaan kepada Pelindo khususnya Pelindo Celukan Bawang merupakan bukti komitmen bahwa perusahaan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Bahkan katanya, penghargaan itu sebagai wujud nyata sinergitas PT Pelindo dengan Pemkab Buleleng dalam memberikan perhatian kepada lingkungan sekitar.
 
“Kami memberikan penghargaan yang tinggi kepada Pemkab Buleleng karena telah sama peduli terhadap sinergitas yang terjalin selama ini. Kami berterima kasih tentu ini akan memacu semangat PT Pelindo Celukan Bawang untuk terus peduli kepada lingkungan sekitar,” ujar Zanuar Eka Wijaya, Rabu (6/7).
 
Lebih lanjut Zanuar mengatakan, selama ini perhatian PT Pelindo terhadap lingkungan dituangkan dalam Program Tanggungjawab sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam berbagai bentuk. Diantaranya bantuan perbaikan rumah, pemberian santunan serta perbaikan taraf hidup dalam bentuk peningkatan kapasitas dan kualitas hidup masyarakat. Yang paling nyata terkait lingkungan yakni bantuan berupa penanaman mangrove dan trumbu karang beberapa waktu lalu yang lokasinya tidak jauh dari Pelabuhan.
 
“Intinya, fokus program TJSL adalah peningkatan kualitas hidup maupun Kesehatan lingkungan. Kami tentu apresiatif terhadap Bupati Buleleng yang secara bersama-sama bersinergi membangun Buleleng dan program ini akan terus dijaga bila perlu meningkat ditahun-tahun menatang,” tandasnya. 
wartawan
CHA
Category

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Baca Selengkapnya icon click

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.