Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dinkes Jembrana Bantah Kematian Daiel karena DB

Bali Tribune/ DIRAWAT - Salah seorang kakak korban yang hingga kini masih dirawat di Puskesmas II Negara di Pengambengan.
Balitribune.co.id | Negara - Setelah sempat muncul pemberitaan terkait adanya seorang bocah asal Banjar Ketapang Muara, Desa Pengambengan, Negara di RSUP Sanglah, Denpasar, Selasa (3/3) lalu, Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana membantah dugaan penyebab anak TK ini meninggal dunia akibat demam berdarah.
 
Sebelumnya diberitakan, seorang anak meninggal dunia setelah jatuh sakit diduga terpapar demam berdarah (DB). Daniel S (6), bocah yang masih duduk di bangku TK Nol Besar meninggal dunia di RS Sanglah, Denpasar, Selasa (3/3) pagi. Putra pasangan Nasrul dan Maspiroh dari Dusun Ketapang Muara, Desa Pengambengan, meninggal dunia setelah menjalani perawatan lantaran sebelumnya sempat diduga terpapar demam berdarah. Setelah dipulangkan dari RSUP Sanglah Pengambengan, jenazah bocah tersebut langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum setempat.
 
Di tengah suasana keluarga yang berduka, ternyata kedua kakak korban juga hingga kini masih menjalani perawatan medis di UPT Puskesmas II Negara di Pengambengan. Keduanya juga diduga terpapar DB. Kepala UPT Puskesmas II Negara Ni Made Anggraeni mengakui korban Daniel memang sebelumnya sempat diajak oleh keluarga ke Puskesmas setempat. Namun saat menjalani perawatan di Puskemas, korban mengalami penurunan kesadaran dan sempat mendapatkan perawatan serta pengecekan darah di Laboratorium Puskesmas. Namun hasilnya tidak menunjukkan gejala demam berdarah. Akhirnya pasien dirujuk ke UGD RSU Negara lantaran mengalami penurunan kesadaran. “Daniel ketika datang ke Puskemas mengalami penurunan kesadaran dan sempat di cek lab. Dari hasil cek lab itu bukan DB, memang ada penurunan tombosit tapi kecil. Tapi karena mengalami penurunan kesadaran sesuai proptap kami maka ia kami rujuk ke RSUD Negara,” paparnya. 
 
Sementara pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana menyatakan korban meninggal dunia di RSUP Sanglah bukan kerana demam berdarah. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan pihaknya telah berkordinasi dengan jajaran medis di RSU Negara serta pihak RSUP Sanglah. Ia mengaku dari hasil koordinasi tersebut, dipastikan korban Daniel meninggal dunia diduga akibat syok septick atau penurunan tekanan darah secara drastic. Penyebabnya bukan karena korban terpapar demam berdarah, melainkan akibat adanya peradangan menyeluruh dalam tubuh yang biasanya diakibatkan oleh infeksi.
 
“Sudah kami kroscek, dapat kami jelaskan bahwa termasuk informasi dari sanglah yang didapat dari komunikasi antar dokter di RSU Negara dengan RSUP Sanglah, dinyatakan bahwa anak yang bernama Daniel berusia tujuh tahun dari Pengambengan meninggal itu disebabkan karena syok septic, jadi bukan dipastikan karena demam berdarah,” ujar I Gusti Agung Putu Arisantha
 
Sejak awal tahun 2020, kasus demam berdarah di Desa Pengambengan memang mengalami lonjakan cukup tinggi. Dari awalnya hanya 8 pasien pada Januari menjadi 20 pasien, pada Februari dan bertambah 10 pasien sejak awal Maret. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Polres Jembrana Ungkap Dugaan Illegal Logging di Hutan Bali Barat, Puluhan Gelondong Kayu Jati Diamankan

balitribune.co.id I Negara - Aktivitas penebangan liar atau illegal logging masih menjadi ancaman serius bagi kelestarian kawasan hutan di Bali Barat. Meski berbagai upaya pengungkapan, penindakan, hingga penegakan hukum telah berulang kali dilakukan aparat, praktik perusakan hutan tersebut ternyata masih saja terjadi. 

Baca Selengkapnya icon click

Tim Opsnal Polsek Tembuku Ringkus Pencuri Bokor Slaka

balitribune.co.id I Bangli- Tidak butuh waktu yang lama, Tim Opsnal Polsek Tembuku dibawah pimpinan Kanit Reskrim Ipda I Nengah Kariawan berhasil menangkap pelaku pencurian bokor slaka milik I Komang Atis (45) warga Banjar Metra Kaja  Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku. 

Pelaku  I Putu JA (26) ditangkap di rumahnya di Banjar Belok, Desa Yangapi, Tembuku pada  Senin (8/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tertutup Eceng Gondok dan Gulma, TNI Normalisasi Danau Buyan

balitribune.co.id I Singaraja - Hamparan eceng gondok dan gulma yang menutupi sekitar 8 hektare kawasan Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, mulai ditangani melalui kegiatan pembersihan dan normalisasi yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait, Selasa (9/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Kaji Peluang Pendirian Sekolah Rakyat di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai mengkaji wacana pendirian Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan pihaknya akan mempelajari konsep dan kebutuhan program tersebut sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perda Administrasi Kependudukan Badung Segera Dicabut, DPRD Nilai Aturan Lama Tak Lagi Sesuai Regulasi Nasional

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Kabupaten Badung mulai menggodok pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan beserta perubahan melalui Perda Nomor 9 Tahun 2016. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Rakor Percepatan Penanganan Sampah, Dorong Peran Aktif Sektor Horeka

baliutribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanganan Sampah di Provinsi Bali yang digelar di Hotel The Meru, Sanur, Denpasar, Selasa (9/6/2026). Rakor ini difokuskan pada optimalisasi peran sektor perhotelan, restoran, dan kafe (Horeka) dalam pemilahan dan pengelolaan sampah, khususnya di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.