Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dino Lepas Pebiliar ke Kejurnas

Njoo Daniel Dino Dinatha

BALI TRIBUNE - Tim biliar Bali yang bakal turun di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Biliar di Bandung, Jawa Barat, 24 November hingga 2 Desember tidak menjadikan kejurnas tersebut sebagai sasaran utama dalam mengejar prestasi, melainkan puncaknya di ajang Pra-PON maupun PON XX/2020 di Papua mendatang. Misi itu diutarakan Ketua Umum Pengprov POBSI Bali, Njoo Daniel Dino Dinatha. Dijelaskannya, kejurnas merupakan ajang pemanasan, mengukur kekuatan dengan pebiliar provinsi lain serta ajang menambah pengalaman bagi pebiliar muda dan junior. “Meski bukan sasaran utama, namun kejurnas tetap menjadi tolok ukur para pebiliar Bali dalam mengejar target maksimal sesuai skill dan kemampuan. Kejurnas juga untuk mengintip kekuatan lawan,” kata Dino Dinatha saat melepas tim biliar didampingi manajer tim, Willy Soedarno, Rabu (21/11). Pasalnya kejurnas bakal diikuti pebiliar tangguh provinsi lain, yang pastinya juga untuk ajang mengintip kekuatan pebiliar provinsi lain dan mengukur kualitas skill sendiri. Karena itulah para pebiliar Bali harus tampil maksimal untuk target maksimal tadi. “Hal itu sangat penting harus dipahami pebiliar Bali karena tahun depan sudah mulai melakoni ajang Pra-PON. Jadi saya minta para pebiliar Bali fokus saja pada laga di setiap kejuaraan yang diikuti di masa mendatang. Apalagi Bali memang lebih cenderung turun di nomor pool, snooker dan English putra dan puri,” jelas Dino Dinatha. Para pebiliar Bali yang ambil bagian di event itu disebutkannya yakni, Irwan Limardi, Made ‘Marsel’ Tirta, Barry Suripatty, I Putu Edy Wirawan, I Ketut Erawan, Oei Kiem Han,  I Gede Putrawan. Sedangkan bagian Putri, Dhytia Oktora dan Ni Kadek Mei Nanda. “Khusus Ni Kadek Mei Nanda, saya minta agar memanfaatkan kejurnas itu sebaik mungkin, karena kejurnas itu pertama kali diikutinya. Pasalnya sebagai pebiliar putri berusia 15 tahun, Mei Nanda memiliki masa depan bagus sebagai pebiliar Bali,” demikian Dino Dinatha.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang Berlaku Mulai 5 Agustus

balitribune.co.id | Negara - Pelabuhan pada lintas penyeberangan Gilimanuk–Ketapang kini bersiap menerapkan kebijakan sterilisasi secara penuh (go live) mulai Rabu (5/8/2026). Kebijakan ini diberlakukan secara serentak di enam pelabuhan utama di Indonesia, termasuk Pelabuhan Merak, Bakauheni, Kayangan, dan Lembar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polresta Denpasar Bekuk Pengedar Narkoba, Sita 5 Senpi, 4 Airsoft Gun

balitribune.co.id | Denpasar - Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polresta Denpasar berhasil meringkus seorang pria berinisial Ade Ready MP (30) yang diduga menjadi pengedar narkoba. Tersangka ditangkap di kediamannya di kawasan Jalan Kasuari, Gang Cempaka I, Banjar Semaga, Desa Penatih, Denpasar Timur, pada Sabtu (1/8/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Nelayan di Nusa Penida Diamankan Polres Klungkung

balitribune.co.id | Semarapura - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klungkung mengamankan seorang pria berinisial IWA (53) atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai nelayan tersebut ditangkap di kediamannya di Dusun Batumulapan, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Apresiasi Wajib Pajak, Pemprov Bali Berikan "Traktiran" Spesial di Samsat Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar – Sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang taat membayar pajak, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kota Denpasar (Samsat Denpasar) meluncurkan program promosi khusus sepanjang bulan Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Pertanian Organik Berkelanjutan, Burung Hantu Predator Pengendali Hama Tikus

balitribune.co.id | Gianyar - Upaya mengembangkan pertanian organik berbasis konservasi lingkungan dan pelestarian keanekaragaman hayati (biodiversity) di Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar dilakukan dengan pemanfaatan burung hantu Tyto alba sebagai predator alami pengendali hama tikus.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.