Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diprediksi Bertambah, Pemilih Tercecer Mulai Diantisipasi

Bali Tribune / Tangkas Sudiantara dan Pande Adi Mulyawan

balitribune.co.id | Negara - Jumlah pemilih pada Pilkada serentak 2020 di Jembrana diprediksi akan bertambah dibandingkan pada pemilihan umum sebelumnya. Antisipasi tercecernya pemilih di Jembrana kini mulai dilakukan. Terlebih KPU RI telah mengingkatkan jajarannya di daerah termasuk KPU Kabupaten Jembrana agar mengoptimalkan pemutakhiran sehingga tidak ada pemilih dalam satu keluarga yang memilih dilokasi berbeda.

Menjelang tahap pemutakhiran data pemilih untuk Pilkada Serentak 2020, kini perangkat desa  dan kelurahan di Jembrana dilibatkan untuk mengantisipasi adanya pemilih yang tercecer di wilayahnya masing-masing. Bahkan berkaca dari pemilihan umum sebelumnya, Bawaslu Kabupaten Jembrana  juga memberikan sejumlah catatan terkait data pemilih. Ketua Bawaslu Kabupaten Jembrana, Pande Ady Mulyawan mengatakan selama ini memang ditemukan berbagi persoalan terkait data dan daftar pemilih.

Seperti adanya warga yang memenuhi persyaratan sebagai pemilih namun belum terdata serta adanya warga yang sudah meninggal masih terdata di DPT termasuk juga warga yang mutasi karena pindah tempat tinggal. Bahkan pihaknya memberikan catatan terkait Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih) yang masih dinilai ada kelemahan sehingga harus menjadi perhatian kPU.  “Semua harus disikapi semua pihak, tidak hanya oleh KPU saja. Juga harus sinergi dengan semua pihak termasuk juga asyarakat” ujarnya.

Menurutnya masyakat diminta ikut berpasrtisipasi aktif untuk mengecek dirinya di DPS maupun di DPT, “selama ini kita temukan partisipasi masyarakat untuk mengecek namanya di DPS dan DPT sangat minim” ungkapnya. Pemutakhiran data pemilih untuk Pilkada Serentak ini dikatakannya harus menjadi momentum untuk melakukan perbaikan. Termasuk juga terkait ada pemilih dalam satu keluarga yang berbeda TPS. Telebih DPT akan digunakan secara berkesinambungan termasuk untuk Pemilihan Perbekel.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Jembrana, I Ketut Gede Tangkas Sudiantara mengatakan kini pihaknya telah mempersiapkan untuk pemutakhiran data pemilih. “DP4 yang akan turun dari KPU RI tanggal 23 Februari 2020 akan kami petakan dan kami turunkan ke masing-masing desa/kelurahan untuk dicoklit (pencocokan dan penelitian) dan dimutakhirkan menjadi DPS” ujarnya. Selain dari Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jembrana, pihaknya juga melibatkan Kecamatan dan perangkat desa/kelurahan.

Kepala Desa/Luraha diminta ikut berperan serta termasuk dalam perekrutan Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) di masing-masing TPS. Kendati pemuthakiran tersebut nantinya hanya berlangsung satu bulan, namun diakuinya cukup untuk memutakhirkan DP4 yang merupakan hasil sinkronisasi antara Data Kependudukan Kemendagri dan DPT Pilkada 2018 tersebut. Setelah turun DP4, pihaknya akan melakukan pemetaan dan pemutakhiran untuk Daftar Pemilih Sementara (DPS).

DPS tersebut akan diumumkan di masing-masing TPS sehingga masyakata juga diharapkannya ikut berperan aktif dalam mengecet data dirinya masing-masing, termasuk memberikan masukan kepada penyelenggara di Desa/Kelurahan apabila ada pemilih dalam satu keluarga yang pisah TPS. Bahkan pihaknya memprediksikan jumlah pemilih pada Pilkada 2020 ini akan bertambah. “ada pemilih pemula termasuk pensiunan TNI/Polri. TPS juga akan bertambah dibandingkan Pilkada 2018” jelasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

5.000 Ojol Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Enam Wilayah

balitribune.co.oi | Mangupura - Semangat 'brotherhood' tidak berhenti di jalan. Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) bersama BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada 5.000 mitra pengemudi ojek online (Ojol) di enam wilayah. Perlindungan yang semula dirancang selama lima bulan, Agustus hingga Desember 2026, diputuskan HDCI untuk dilanjutkan hingga tiga tahun.

Baca Selengkapnya icon click

Dinkes Tabanan Gelar Cek Kesehatan Gratis, Hipertensi Jadi Temuan Terbanyak

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan tahun 2026. Program ini menyasar 40 perangkat daerah untuk mendorong deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) serta meningkatkan kesadaran hidup sehat di lingkungan kerja. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.