Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dirjen Kemen PAN RB Bimbing OPD Klungkung

TATAR
TATAR - Dirjen Kemen PAN tatar OPD Klungkung.

BALI TRIBUNE - Pemkab Klungkung tengah berupaya keras meningkatkan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP). Selain mendorong OPD untuk bekerja lebih baik, Pemkab juga mengundang Tim Evaluasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Selasa malam (17/5).

Tiba di Bali pukul 19.00 malam, tim pusat yang berjumlah tiga orang ini langsung menuju Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung untuk memberikan bimbingan kepada seluruh OPD. Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada malam hari itu, tampak raut muka seluruh peserta menunjukkan ekspresi lelah, tidak terkecuali Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Sekda Gede Putu Winastra yang sehari penuh sudah banyak melakukan aktifitas.

Namun kehadiran Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Muhammad Yusuf Ateh mampu menghidupkan suasana pertemuan melalui penyampaian materi yang dilakukan secara santai dan diselingi humor.Muhammad Yusuf Ateh yang merupakan pembina Penguatan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kabupaten Klungkung menyampaikan, bahwa akuntabilitas kinerja pemerintah merupakan aktualisasi dari kewajiban instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan sumber daya dan pelaksanaan kebijakan. Dalam rangka mencapaian tujuan yang telah ditetapkan dan berupa laporan akuntabilitas yang disusun secara periodic.

“Setiap pemerintah harus bekerja dengan berorientasi hasil, OPD yang serapan dananya yang tinggi belum tentu menghasilkan dan bermanfaat bagi masyarakat, untuk itu seluruh pegawai harus memiliki ukuran kinerja,” ujar Muhammad Yusuf Ateh.  

Dirinya menambahkan, tujuan SAKIP untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai salah satu prasyarat untuk terciptanya pemerintah yang baik dan terpercaya dengan sasaran untuk mewujudkan instansi pemerintah yang akuntabel sehingga dapat beroperasi secara efisien, efektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat dan lingkungannya. Dengan transparansi instansi pemerintah maka akan  terpeliharanya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Namun dengan nilai C yang diperoleh Kabupaten Klungkung saat ini, Pemkab dan jajaran di minta untuk bekerja lebih keras. Untuk meraih nilai yang lebih baik Muhammad Yusuf Ateh menyarankan sejumlah langkah – langkah perbaikan, diantaranya memastikan OPD memahami kinerja yang akan diwujudkan, serta mampu merumuskan kegiatan yang benar benar mendorong pencapaian kinerja; Menyempurnakan perumusan outcome diseluruh OPD; Menyempurnakan pengintegrasian aplikasi perencanaan, penganggaran dan manajemen kinerja; memastikan setiap anggaran memiliki kaitan langsung dengan pencapaian kinerja; Kepala Daerah melakukan monitoring dan evaluasi kinerja secara berkala atas capaian kinerja OPD; serta Pemberian penghargaan terhadap OPD berkinerja dan hukuman terhadap SKPD tidak berkinerja.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berharap agar para OPD memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik. Menjalin komunikasi dengan baik diinternal dan antar OPD karena administrasi pemerintahan selalu mengalami prubahan-perubahan sehingga kedepan pemerintah dapat melakukan evaluasi sendiri, baik menyangkut masalah opini, Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), dan sebagainya. “Saya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi kinerja secara berkala atas capaian kinerja OPD,” ujar Bupati Suwirta.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

DPRD Bangli Desak Dinas PUPR Prioritaskan Perbaikan Jalan Penunjang Pariwisata

balitribune.co.id I Bangli - Komisi III DPRD Bangli  mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli dalam hal ini Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan atas kerusakan jalan-jalan yang merupakan jalur obyek pariwisata. Mengingat sektor pariwisata sebagai penunjang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Baca Selengkapnya icon click

Target Pendapatan Badung Meleset, ASN Tetap Dapat Insentif Upah Pungut

balitribune.co.id I Mangupura - Target pendapatan Kabupaten Badung pada Tahun Anggaran 2025 gagal tercapai. Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya terealisasi sebesar Rp8,06 triliun atau 79,20 persen dari target Rp10,18 triliun. Meski demikian, aparatur sipil negara (ASN) di dinas penghasil tetap akan menerima pembayaran upah pungut atau insentif pemungutan pada triwulan IV dengan memanfaatkan dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Fraksi Golkar Soroti Ketergantungan PAD Badung pada Pariwisata, Desak Percepatan Belanja Infrastruktur

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Badung menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Badung, Senin (13/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Fraksi PDIP Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti SiLPA Badung Rp1,19 Triliun

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Badung menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah setelah melalui evaluasi Gubernur Bali. Meski demikian, fraksi berlambang banteng tersebut menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang mencapai Rp1,19 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Dokumen Calon Pekerja Migran Ditahan LPK, Disnaker Buleleng Turun Tangan

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah dokumen pribadi milik calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ditahan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Analisa Bali College, Desa Depaha, Kecamatan Kubutambahan. Adanya penahanan dokumen tersebut langsung disikapi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.