Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Disbud Badung Minta Sekaa Teruna dan Yowana Membuat Ogoh-ogoh Berkualitas dan Ramah Lingkungan

Bali Tribune / BANTUAN - Sekaa Teruna dan yowana di Kabupaten Badung saat menerima bantuan kreatifitas ogoh-ogoh dari Pemkab Badung yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Giri Prasta di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Senin (5/2).

balitribune.co.id | MangupuraPemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan telah mencairkan  bantuan kreatifitas ogoh-ogoh kepada sekaa teruna (ST) dan yowana di Kabupaten Badung dengan jumlah total sebesar Rp11 miliar lebih.

Nah terkait pemberian bantuan itu Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Gede Eka Sudarwitha berharap sekaa teruna dan yowana yang menerima bantuan masing-masing sebesar Rp20 juta itu bisa memanfaatkan dana secara bertanggungjawab. Yakni dipakai untuk membuat kreatifitas ogoh-ogoh untuk menyanbut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946.

Sudarwitha bahkan berharap pelaksanaan Hari Pengerupukan atau sehari sebelum Nyepi bisa berjalan lebih meriah dan berkualitas dengan hadirnya ogoh-ogoh garapan para sekaa teruna dan yowana di tiao-tiap banjar dan desa di Gumi Keris.

"Kami berharap Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946 bisa lebih berkualitas dengan melestarikan tradisi ogoh-ogoh," ujarnya disela-sela mendampingi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan kreatifitas ogoh-ogoh kepada ST dan yowana di Kabupaten Badung bertempat di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Senin (5/2).

Pihaknya juga mengajak sekaa teruna dan yowana menjadikan momen Nyepi ini untuk meningkatkan kreatifitas berkesenian dengan membuat ogoh-ogoh secara langsung tanpa membelinya.

"Sekaa teruna sudah berkomitmen untuk menjadikan Badung ini role model dalam menyambut Hari Raya Nyepi lewat berkesenian ogoh-ogoh," kata Sudarwitha.

Ogoh-ogoh hasil buatan sekaa teruna dan yowana ini selain untuk memeriahkan perayaan Nyepi juga akan dilombakan oleh Pemkab Badung. Dimana setiap ogoh-ogoh yang dibuat sekaa teruna dan yowana akan dinilai secara ketat. Mulai dari bahan, cara membuat, pakem ogoh-ogoh yang ditampilkan hingga penilaian secara keseluruhan. Tim penilai yang dibentuk Dinas Kebudayaan bahkan melakukan penilaian sampai atraksi dan ketepatan waktu pawai.

"Sudah kita sepakati bahwa ogoh-ogoh ini dilombakan. Sejumlah unsur akan jadi bahan penilaian, mulai dari bahan, rute dan waktu pawai. Intinya bagaimana menciptakan ogoh-ogoh berkualitas," jelasnya.

Secara khusus mantan Camat Petang ini juga mengingatkan agar sekaa teruna dan yowana tidak ada yang membeli ogoh-ogoh. Semua ogoh-ogoh wajib dibuat sendiri dengan bahan ramah lingkungan. Tidak boleh memuat unsur politik dan SARA.

"Ogoh-ogoh wajib dibuat dengan bahan ramah lingkungan, tidak boleh pakai gabus atau stearofom. Kalau ditemukan (memakai bahan gabus) langsung dicoret," tegasnya sembari menyebut bagi pemenang lomba Pemkab Badung telah menyiapkan sejumlah hadiah menarik berupa uang maupun piagam penghargaan.

wartawan
ANA
Category

Gedung SDN 3 Sembung Gede Roboh, Pemkab Tabanan Gerak Cepat Upayakan Perbaikan Total

balitribune.co.id | Tabanan  - Pemerintah Kabupaten Tabanan bergerak cepat dalam menindaklanjuti robohnya bangunan di SD Negeri 3 Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan yang terjadi pada Kamis (30/4/2026) sekitar Pukul 07.45 WITA. Upaya perbaikan dan penanganan menjadi fokus utama guna memastikan keselamatan serta keberlangsungan proses belajar mengajar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terpukau Goyangan Artis saat Konser Festival Semarapura, Warga Tak Sadar Tas Gendong Dirobek Begal

balitribune.co.id I Semarapura - Nasib kurang beruntung dialami Ketut Gde Bagus Putra Pande Dwiyasa (19) asal Dusun Pangi Kawan, Desa Pikat  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung saat menyaksikan konser Festival Semarapura, Jumat (1/5/2026) malam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.