Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Disbud Denpasar Gelar Lomba Membuat Sate Renteng

Bali Tribune/Sate Renteng - Siswa saat merangkai Sate Renteng, Senin (10/2) di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar.
Balitribune.co.id | Denpasar -  Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menggelar lomba Lawar, Sate Renteng dan Banten Prani tingkat SMP se-Kota Denpasar pada Senin (10/2) di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. Acara  dihadiri para seniman, budayawan, tokoh adat serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.
 
Wakil Walikota Denpasar, I.GN Jaya Negara mengapresiasi pelaksanaan lomba membuat Lawar, Sate Renteng dan Banten Prani tingkat SMP Se-Kota Denpasar Tahun 2019 ini. “Tentu arti diselenggarakannya lomba ini sangat penting terutama dalam mengeksistensikan dan melestarikan  produk kebudayaan seperti Lawar, Sate Renteng dan Banten Prani agar anak- anak nantinya dapat membuat serta paham filosofi dibaliknya. Hal ini merupakan keterampilan penting saat mereka nanti terjun dalam prosesi adat ditengah masyarakat ” ungkap Jaya Negara.
 
Hal yang sama diutarakan  Ketua TP-PKK Kota Denpasar, I.A Selly Dharmawijaya Mantra bahwa pelaksanaan lomba membuat Lawar, Sate Renteng dan Banten Prani tingkat SMP Se-Kota Denpasar Tahun 2020 ini dapat digunakan untuk melatih skill anak untuk berpartisipasi dalam prosesi adat istiadat ditengah masyarakat.
 
Kadisbud Kota Denpasar, I.GN Bagus Mataram ditemui di sela- sela acara mengatakan lomba ngelawar, sate renteng dan banten prani tingkat SMP se-Kota Denpasar Tahun 2019 ini dilaksanakan serangkaian HUT Kota Denpasar Ke-232 dan menyambut Hari Suci Galungan & Kuningan. "Diikuti 20 tim, diakhir pelaksanaan  langsung diserahkan apresiasi berupa piala dan piagam bagi para juaranya" terang IGN Bagus Mataram.
 
Juara Lomba Ngelawar diraih SMPN 10 Denpasar, Juara membuat Lomba Sate Renteng diraih SMPN 12 Denpasar, sementara itu untuk juara membuat Banten Prani diraih SMP PGRI 2 Denpasar.
 
Budayawan Guru Anom Ranuara menjelaskan lomba lomba ngelawar, sate renteng dan banten prani dihelat guna mengeksistensi program yang telah dicanangkan walikota Denpasar termasuk didalamnya eksistensi berbasis budaya unggulan. Kita sasar anak- anak SMP sebagai pondasi awal untuk eksitensi produk budaya berupa Uparenga Yadnya. Juri berasal dari kaum profesional di bidangnya dan setiap Item yang dilombakan ini mengandung filosofi khusus.
 
“Misalnya kita berbicara mengenai Banten Prani pemaknaannya bukan hanya sekedar performance, tapi terdapat pembinaan sosial yang tinggi. Sementara Sate Renteng yang juga sudah ditetapkan sebagai warisan budaya Kota Denpasar yang harus kita jaga. Lawar pun demikian, dimana dalam proses pembuatannya kita diajarkan untuk berorganisasi secara solid terutama dibutuhkan seorang pemimpin (tukang adon) dengan skill management yang baik dalam meramu lawar yang baik. Antusias anak- anak ini sangat baik dalam mengikuti lomba dan hasil karyanya juga memuaskan" ujar Guru Anom Ranuara.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.