Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Disbud Imbau Sekaa Teruna Tertib saat Ngerupuk, Berani Bentrok, Tahun Depan Tak Diberi Bantuan Ogoh-ogoh

Instansi
salah satu Ogoh-ogoh Ganesa di kabupaten Badung.

BALI TRIBUNE - Kondusifitas pada Hari Raya Pengerupukan (sehari sebelum Nyepi, red) menjadi atensi khusus Dinas Kebudayaan (Disbud) Badung. Instansi ini bahkan sampai mengeluarkan ancaman tidak akan memberikan bantuan lagi kepada sekaa teruna yang terlibat bentrok saat mengarak ogoh-ogoh.

Kepala Disbud Badung, Ida Bagus Anom Bhasma mengatakan, Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Sabtu (17/3) harus dijaga kesuciannya. Pihaknya mengaku tidak ingin umat yang akan melaksanakan Catur Berata Penyepian terganggu oleh riak-riak yang terjadi pada malam Pengerupukan.

“Kami sudah mengeluarkan imbauan agar saat malam Pengerupukan, saat mengarak ogoh-ogoh kondusifitas dijaga, pawai ogoh-ogoh jangan terlalu berlebihan,” ujarnya, Jumat (9/3).

Nah, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tak diinginkan selama malam Pengerupukan, para sekaa teruna di Badung diminta tidak menyalakan mercon, kembang api dan sejenisnya. Sebelum dan saat mengarak ogoh-ogoh sekaa teruna juga dilarang keras minum minuman keras.

“Biar aman dan Pengerupukan berjalan tertib, pawai ogoh-ogoh tidak boleh ada kembang api, pengeras suara apalagi isi minum minuman beralkohol,” kata Anom Bhasma.

Ia pun mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada sekaa teruna yang melanggar, apalagi dalam mengarak ogoh-ogoh sampai terjadi bentrok. “Tahun lalu pawai ogoh-ogoh sangat tertib. Kalau sekarang sampai ada masalah, apalagi terjadi bentrok, maka kami akan kenakan sanksi.  Tahun depan siap-siap tidak dapat bantuan lagi,” tukasnya.

Seperti diketahui, tahun 2018 ini masing-masing sekaa teruna di Badung diberikan bantuan ogoh-ogoh sebesar Rp 23 juta. Bantuan bersumber dari APBD Badung untuk peningkatan kreatifitas sekaa teruna.

wartawan
I Made Darna
Category

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.