Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Disdik Jamin Semua Tamatan SD di Klungkung Tertampung di SMP

Bali Tribune/ RAKER – Rapat Kerja Komisi III DPRD Klungkung dengan Disdik Klungkung terkait PPDB siswa.
Balitribune.co.id | Semarapura - Menyikapi datangnya tahun ajaran baru 2020 – 2021, Komisi III DPRD Klungkung menggelar rapat kerja bersama dengan Dinas Pendidikan Klungkung, untuk membahas tentang penerimaan peserta didik baru (PPDB) dimasa pandemi Covid-19.
 
Raker yang dilaksanakan di ruang rapat DPRD Klungkung, Senin (15/6) lalu, dipimpin oleh Ketua Wayan Mardana serta menghadirkan jajaran  Dinas pendidikan Klungkung yang dipimpin Kadisdik Drs Dewa Gde Darmawan serta Asisten I Setda Klungkung Ida Bagus Mas Ananda serta para Kabid dilingkungan Disdik Klungkung. Komisi III menyoroti dan  memastikan PPDB di Klungkung, tetap berjalan normal ditengah masa pandemi Covid-19. 
 
Dinas Pendidikan  Klungkung  menjamin semua siswa SD yang baru lulus tertampung di SMP Negeri. Kadis Pendidikan Klungkung I Dewa Gde Darmawan menjelaskan, PPDB untuk siswa di tahun ajaran 2020-2021 dimulai tanggal 22 Juni hingga 26 Juni 2020. Penerimaan siswa baru menggunakan jalur zonasi dan prestasi. Nantinya siswa cukup mengisi formulir secara online, dan melampirkan foto scan dari KK dan lainnya. "Penerimaan siswa baru ini nantinya semua Ijasah siswa discan dan diupload, sehingga tidak perlu lagi ada legalisir ,mengingat suasana Covid-19 seperti saat ini," tegas Dewa Gde Darmawan.
 
Dewa Gde Darmawan menegaskan semua siswa di Klungkung pada tahun ajaran ini bisa tertampung di SMP Negeri. Mengingat jumlah siswa SD yang tamat tahun ini lebih sedikit dari jumlah siswa SMP yang tamat dan melanjutkan ke jenjang SMA. Apalagi saat ini Disdik mengaku sudah mendata identitas siswa, dan memproyeksikan sekolah yang akan dituju. Dipastikan tahun ini semua siswa yang melanjutkan ke jenjang SMP tertampung di sekolah negeri. Kami juga tetap berikan pilihan, jika ada siswa yang memilih sekolah di SMP Swasta. “Kita merujuk sesuai arahan Bupati, jangan sampai ada siswa tidak tertampung di sekolah," tegas Dewa Gde Darmawan.
 
Ia mengatakan, tahun ini jumlah siswa SD yang tamat dan hendak melanjutkan ke jenjang SMP berjumlah kurang lebih 2990 siswa. Sementara jumlah siswa SMP yang tamat dan hendak lanjut ke jenjang SMA berjumlah 3006 siswa.
 
Menyikapi kepastian tersebut, Ketua Komisi III DPRD Klungkung I Wayan Mardana mengatakan, sangat berbesar hati semua penjelasan yang diberikan Dinas Pendidikan sudah sesuai dengan harapan anggota dewan. Dirinya sudah mewanti wanti agar tidak ada siswa yang sampai tidak tertampung sekolah negeri. Atau jangan sampai ada sekolah yang tidak mendapatkan siswa. "Kadisdik sudah menjelaskan secara rinci dan kami berharaf  seperti itu.Jangan sampai  tidak ada siswa yang tidak tertampung di sekolah. Sehingga nanti bagaimana pelaksanaannya harus juga sesuai protokol kesehatan. Kami akan awasi terus proses PPDB ini," terang Wayan Mardana. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.