Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dispar-BPPD Badung ‘Gebrak’ Pasar India, 600 Ribu Wisatawan India Ditarget Berkunjung ke Badung

Bali Tribune / PROMOSI - Kepala Dispar Badung I Made Badra (tengah) didampingi Ketua BPPD Badung IGN Rai Suryawijaya (kanan) dan Wakil Ketua BPPD Made Ramia Adnyana menjelaskan rencana promosi ke India.
balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung langsung tancap gas dengan menggebrak Pasar India di bulan Junuari 2020 ini. Dengan menggandeng Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) setempat, Dispar Badung melakukan promosi pariwisata dengan menyasar dua kota di India, yakni kota Mumbai dan Kota Ahmedabad.
 
Dua kota ini dipilih sebagai target calon wisatawan ke Badung, lantaran memiliki banyak penduduk “miliarder’ yang suka traveling. Bahkan tak tanggung-tanggung dengan promosi pariwisata ini, Dispar dan BPPD Badung berani pasang target sebanyak 600 ribu turis India akan datang ke Badung pada tahun 2020 ini.
 
“Iya, India merupakan pangsa pasar potensial yang patut digarap. Makanya tahun 2020 ini kami memilih India untuk tempat promosi,” ungkap Kepala Dispar Badung I Made Badra didampingi Ketua BPPD Badung IGN Rai Suryawijaya dan Wakil Ketua BPPD Badung I Made Ramia Adnyana, Selasa (14/1/2020).
 
Selama lawatan di dua kota tersebut, tim promosi pariwisata Badung mendapat sambutan positif. Bahkan, banyak agent-agent perjalanan di negara tersebut yang menyatakan keinginannya untuk datang ke Bali. Mereka mengaku tertarik datang ke Pulau Dewata lantaran India dan Bali memiliki kemiripan dari seghi agama dan budaya.
 
“Tim promosi kita mendapat sambutan hangat saat sales mission di Mumbai dan Ahmedabad. Mereka tertarik datang ke Bali,” kata Badra.
 
Hal senada juga disampaikan Rai Suryawijaya. Menurutnya pangsa pasar India memang sejak dulu menggiurkan untuk digarap. Pasalnya, dengan jumlah penduduk yang sangat besar, di India juga banyak warganya yang kaya raya dan suka berpergian ke luar negeri.
 
“Di India itu sekitar 600 ribu warganya tergolong kelas menengah ke atas. Mereka suka traveling. Terutama yang di Mumbai dan Ahmedabad itu. Di dua kota besar itu penduduknya banyak kaya-kaya,” timpalnya.
 
Jadi, pihaknya tidak salah membidik India sebagai tujuan promosi. “Apalagi India dan Bali itu punya kemiripan terutama agama Hindunya. Jadi, mereka sangat tertarik ingin datang ke Bali,” imbuhnya.
 
Hanya saja, pria asal Dalung yang juga Ketua PHRI Badung ini berharap untuk mendongkrak kunjungan wisatawan India ini maskapai penerbangan Garuda agar bisa direct langsung ke India.  "Kami harap Garuda bisa direct langsung ke India. Karena memang wisatawan India itu potensial sekali. Selama ini kendalanya kan karena tidak ada penerbangan langsung India-Denpasar, sehingga mereka lebih memilih berlibur ke Dubai atau Thailand," kata Rai Suryawijaya.
 
Sementara Ramai Adnyana yang menjadi ketua tim rombongan promosi pariwisata ke India menambahkan bahwa promosi di awal tahun 2020 ini selain menyasar kota Mumbai dan kota Ahmedabad, ia bersama rombongan juga berkesempatan menghadiri travel show paling bergengsi di Asia Selatan. Dalam acara konferensi South Asia Travel and Tourism Exchange (SATTE) India 2020 tersebut, pihaknya juga berkesempatan untuk lebih banyak mempromosikan keunggulan pariwisata Bali dan Badung.
 
“Selama di India agenda kami sangat padat. Setelah ke kota Mumbai, kami langsung ke Ahmedabad. Kemudian kami bersama Kementerian Pariwisata ikut menghadiri SATTE. Jadi, dengan melihat respon disana, kami berkeyakinan wisatawan India akan lebih banyak datang ke Bali,” imbuhnya. 
wartawan
I Made Darna
Category

Senderan Proyek Vila Jebol Timpa Pura Manik Suci Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Peristiwa longsornya tembok senderan proyek vila di Banjar Mawang Kaja, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, menuai sorotan tajam. Pasalnya, lokasi proyek yang berada tepat di atas area Pura Manik Suci tersebut kini menyebabkan kerusakan pada bangunan suci akibat jebolnya tembok penyangga.

Baca Selengkapnya icon click

Dirut Perumda Sanjayaning Singasana Mundur Demi Posisi Baru di Perumda Pasar Badung

balitribune.co.id | Tabanan – Direktur Utama (Dirut) Perumda Sanjayaning Singasana, Kompyang Gede Pasek Wedha, secara mendadak mengundurkan diri. Pengunduran diri itu bukannya tanpa sebab. Kompyang belum lama ini terpilih sebagai Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Pilkel 2027, Komisi I DPRD Tabanan Konsultasikan Kekosongan Aturan Teknis UU Desa ke Kemendagri

balitribune.co.id | Tabanan – Kekosongan aturan teknis dalam bentuk peraturan pemerintah atau PP terkait penjabaran Undang-Undang Desa yang baru membuat Komisi I DPRD Tabanan berinisiatif untuk menanyakan mekanisme pencalonan perbekel (kepala desa). Pasalnya, pada 2027 mendatang, ada 97 desa di Kabupaten Tabanan yang akan menggelar pemilihan perbekel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sedana Arta: Rumah Jabatan Sikut Satak, Wujud Nyata Pelestarian Budaya Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta merancang pembangunan Rumah Jabatan Bupati berupa balai pertemuan dan gedung kantor sikut satak. Pembangunan dengan mengusung konsep arsitektur tradisional Hindu Bali, sikut satak ini adalah sebagai bentuk pelestarian warisan budaya. 

Baca Selengkapnya icon click

Memahami Dilema Gubernur Bali Terkait TPA Suwung

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), telah merilis penutupan TPA Suwung bahwa TPA terbesar di Bali itu akan ditutup permananen pada tanggal 23 Desember 2025, tetapi penutupan tersebut kemudian ditunda hingga tanggal 28 Pebruari 2026 atas beberapa pertimbangan, diantaranya belum siapnya infrastruktur pengolahan akhir sampah khususnya di Badung dan Denpasar, perpanjangan masa penutupan TPA itu dimaksudkan agar dalam tentang waktu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.