Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dispar Denpasar Terus Berbenah Sambut Wisatawan

Bali Tribune/ Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata, Made Sugiani dan Analis Bidang Pengembangan Pemasaran Anak Agung Gde Rama Purwani Yoga.


balitribune.co.id | Denpasar - Kota Denpasar kembali mengalami tren penurunan pariwisata pasca Lebaran. Kendati, upaya-upaya tetap dilakukan dalam rangka membenahi pariwisata.

Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Kota Denpasar, Made Sugiani menyampaikan langkah yang gencar dilakukan yaitu revitalisasi dan promosi.

Ditemui Selasa (17/5), Sugiani mengatakan penurunan ini bisa dilihat dari tingkat okupansi hotel. Meskipun belum bisa menegaskan persentase penurunan, namun ia menjelaskan bahwa tingkat okupansi menurun cukup drastis.

Dimana ketika libur Lebaran okupansi hotel menyentuh 50 persen. Sedangkan saat liburan usai, otomatis wisatawan yang berlibur kembali ke daerah masing-masing, menyebabkan hotel yang sempat terisi menjadi sepi kembali.

"Kami belum bisa memastikan persentase penurunan okupansi hotel, lantaran kami mengikuti data BPS (Badan Pusat Statistik) yang diupdate 2 bulan sekali, jadi untuk data okupansi yang kami pegang sekarang merupakan data bulan April. Tapi setidaknya bisa kita perhatikan baik itu hotel dan tempat-tempat wisata kembali menurun" ucap Sugiani menjelaskan.

Namun, tambah Sugiani sampai sekarang sudah ada beberapa hotel yang melaporkan adanya proses booking dari wisatawan untuk bulan Juli hingga Agustus. Dimana pada bulan itu merupakan masa-masa liburan.

"Bulan Juli - Agustus itu kan masanya liburan, jadi sudah ada hotel-hotel yang melapor mendapat booking, kami prediksi pariwisata kembali meningkat pada bulan itu, termasuk okupansi hotel nantinya," tambah Sugiani.

Saat ini, tambah Sugiani, pariwisata cenderung landau karena wisatawan yang datang masih didominasi wisatawan domestik. Pada April wisatawan dari Singapura sempat meningkat, namun tidak signifikan. Sedangkan kunjungan mancanegara masih didominasi wisatawan Australia, namun tentunya tidak ramai seperti sebelum pandemi.

Mengenai protokol kesehatan, Sugiani menyebutkan jika sebagian besar hotel di Denpasar sudah menerapkan scan aplikasi Peduli Lindungi, termasuk menyediakan fasilitas prokes seperti wastafel dan hand sanitizer walaupun belum bersertifikat CHSE (Cleanlines Health Safety Environment Sustainability).

Sertifikat CHSE diberikan kepada hotel dan tempat wisata yang siap dan layak dari segi kebersihan, kesehatan, keamanan dan kelestarian lingkungan yang dimiliki. Adapun jumlah hotel dan tempat wisata Kota Denpasar bersertifikat CHSE diantaranya 17 hotel bintang dan non bintang, 15 pondok wisata, 143 restoran, 1 tempat penyelenggaraan pertemuan perjalanan insentif konvensi dan pameran, serta 2 lokasi daya tarik wisata.

"Untuk sertifikasi CHSE, Dinas Pariwisata berupaya dengan sosialisasi ke hotel maupun tempat wisata yang berpotensi. Sebagai perpanjangan tangan Kemenparekraf tentu kami mendukung program tersebut, namun kembali tergantung dari kesiapan masing-masing hotel dan tempat wisata," ujar Sugiani.

Dinas Pariwisata dalam menyongsong bangkitnya pariwisata khususnya Kota Denpasar, diawali dengan revitalisasi tempat wisata seperti DTW (Daya Tarik Wisata) Sanur, Hutan Manggrove, termasuk Kawasan Heritage seperti Pasar Kumbasari, yang merupakan sinergi antara berbagai pihak, diantaranya Pemerintah Pusat, Dinas Pekerjaan Umum, dan Balai Wilayah Sungai Bali - Penida.

Kemudian dari segi promosi Dinas Pariwisata memulai dengan menjalankan program Table Top. Merupakan program strategi dalam upaya memasarkan kembali pariwisata. Dengan cara memfasilitasi setiap bisnis di Kota Denpasar untuk bertemu dalam sebuah forum komunikasi antara penjual dan pembeli.

Jadi, tambah Sugiani, Dinas Pariwisata membantu fasilitasi pelaku usaha, lalu secara online mengundang pembeli-pembeli luar daerah untuk berpartisipasi. Selanjutnya di bulan Oktober sudah diprogramkan kegiatan yang sama namun dengan pembeli dari luar negeri khususnya Australia.
Karena selama ini animo turis dari Australia cukup besar, maka kami coba manfaatkan peluang tersebut, sebagai upaya membangkitkan pariwisata Denpasar.

Upaya promosi lain dimanfaatkan dengan diselenggarakan kembali beberapa festival setelah terhambat 2 tahun pandemi, seperti Sanur Festival, Denpasar Festival, termasuk D'Youth Festival pada bulan Oktober nanti .

Event Internasional G20 juga menjadi harapan Sugiani, adanya angin segar daripada delegasi yang ikut serta, khususnya yang menginap. Walaupun sudah ada rencana tempat yang akan dikunjungi seperti Tukad Bindu dan Hutan Mangrove.

"Artinya, event G20 secara langsung dampaknya mungkin terasa di kalangan seperti travel agent, tapi secara tidak langsung pariwisata Kota Denpasar juga terkena dampak baik dari kunjungan tersebut," ujar Sugiani.

wartawan
M3
Category

Matangkan Keterbukaan Informasi, Diskominfosan Bangli Terima Visitasi Komisi Informasi Bali

balitribune.co.id | Bangli – Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Bangli menunjukkan keseriusan dalam mengelola keterbukaan informasi publik dengan menerima kunjungan penting dari Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komisi Informasi (KI) Bali, Kamis (6/11).

Baca Selengkapnya icon click

Serangan Tikus di Tegalalang: Petani Pasrah Gagal Panen 3 Kali Musim, Merugi Tanpa Jaminan Asuransi

balitribune.co.id | Gianyar - Di tengah usaha petani mempertahankan lahan sawahnya dari alih fungsi, justru hama tikus menggerogoti. Di Subak Pujung Kaja, Desa Sebatu, Tegallaalang, Gianyar, bahkan ada petani yang mengalamai gagal panen dalam tiga musim berturut-turut. Hal ini sangat ironis, kerugian material dan inmaterial cukup siginifikan tanpa jaminan asuransi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wamen Isyana: GENTING Wujudkan Jamban Sehat untuk Keluarga Berisiko Stunting di Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat penurunan stunting. Saat meninjau dua keluarga berisiko stunting di Banjar Dinas Kebon, Desa Bukit, Kecamatan Karangasem, Wamen Isyana menyoroti peran masyarakat dan dunia usaha yang bergotong royong melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Baca Selengkapnya icon click

Danamon: #JanganKasihCelah Terhadap Ancaman Penipuan Berbasis AI Deepfake

balitribune.co.id | Jakarta - Kemajuan teknologi tidak hanya membuat hidup semakin mudah, tetapi juga memunculkan tantangan baru. Salah satu ancaman nyata yang kini semakin berkembang adalah penipuan yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan teknik deepfake yang mampu meniru wajah dan suara seseorang secara sangat realistis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Akses ke Pura Dibatasi, Pansus TRAP DPRD Bali Tindaklanjuti Aduan Warga Adat Jimbaran

balitribune.co.id | Denpasar - Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali segera menindaklanjuti keluhan warga Desa Adat Jimbaran, Kabupaten Badung, terkait pembatasan akses ke sembilan pura yang berada di kawasan yang dikuasai oleh PT Jimbaran Hijau (PT JH).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.