Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ditaksir Capai Rp 600 Juta, Diduga, Oknum Pegawai LPD Sangsit Dauh Yeh Tilep Simpanan Krama

Bali Tribune/ PENGGELAPAN DANA LPD – Sejumlah warga berkumpul di depan kantor LPD Sangsit Dauh Yeh, Rabu (6/1) kemarin. Mereka datang guna mencari kejelasan perihal dana simpanan mereka di lembaga keuangan milik adat itu.

Bali Tribune, Singaraja - Oknum pegawai LPD Desa Pakraman Sangsit Dauh Yeh Kecamatan Sawan Buleleng diduga telah menggelapkan dana tabungan krama yang tersimpan di lembaga keuangan milik adat tersebut. Sedikitnya, dana yang digelapkan mencapai Rp 600 juta. Ketua LPD Desa Pakraman Sangsit Dauh Yeh, I Ketut Rikan dikonfirmasi, Rabu (6/2) kemarin membenarkan, perihal dugaan penggelapan dana krama yang tersimpan di lembaga tersebut.Menurut Rikan, sedikitnya ada 3 orang oknum pegawai di LPD Sangsit diduga terlibat dalam kasus dimaksud. Oknum dimaksud adalah, Mk.Mnk,Nnk dan seorang lagi oknum pegawai perempuan asal Banjar Dinas Tegal Desa Sangsit.   “Jumlah pastinya belum kita ketahui secara jelas, perkiraannya lebih dari Rp 600 juta,”terangnya kemarin. Ditanya upaya yang dilakukan, Rikan mengatakan persoalan tersebut telah dilaporkan ke Badan Pengawas LPD setempat dalam hal ini, Klian Desa Pakraman Sangsit Dauh Yeh serta Perbekel Sangsit. “Yang jelas permasalahan ini sudah kita laporkan ke Pak Klian Desa dan Perbekel,” terangnya. Secara terpisah Perbekel Desa Sangsit, Putu Arya Suyasa menegaskan, permasalahan itu akan dibahas di tingkat desa bersama-sama dengan Klian Desa Pakraman Sangsit Dauh Yeh. “Terkait permasalahan ini, kami akan bahas di tingkat desa bersama-sama dengan Klian Desa Pakraman Sangsit Dauh Yeh,” tegasnya. Pria yang akrab disapa Buyar ini berharap, sebelum nantinya berlanjut ke ranah hukum, pihak-pihak yang diduga terlibat menuntaskan permasalahan ini dengan segera. “Toh, jika tidak bisa,ya, kita persilahkan persoalan ini diselesaikan secara hukum. Yang jelas, dana masyarakat harus dikembalikan, bagaimanapun caranya,” ketusnya. Sementara, dari hasil penelusuran Bali Tribune diperoleh informasi bahwa dugaan penggelapan dana simpanan krama di LPD Sangsit Dauh Yeh bermula dari kecurigaan atas sejumlah kredit macet di lembaga keuangan itu. Setelah dilakukan pengecekan, pinjaman tersebut diduga fiktif. Selain itu, sejumlah dana deposito serta setoran tabungan krama tidak dicatatkan pada buku kas lembaga keuangan itu. Salah satu korbannya adalah, Widiastuti alias Lempeh beralamat di Banjar Dinas Peken Desa Sangsit. Pemilik rekening tabungan nomor 3541 ini mengaku telah menyetorkan dana sebesar Rp 25 juta untuk didepositokan. Dalam keterangannya kemarin, dana dimaksud disetor melalui oknum pegawai LPD Sangsit Dauh Yeh berinisial Mk. Mnk. Saat dilakukan pengecekan, bilyet deposito bersangkutan tidak tercatat dalam transaksi keuangan di LPD Sangsit. Hal yang sama juga dialami, seorang pedagang asal Banjar Dinas Sema Desa Sangsit. Pria yang akrab disapa Barak ini mengaku dana simpanan miliknya berjumlah Rp 10 juta. Warga lainnya yang juga menjadi korban adalah,Luh Sukening asal Banjar Dinas Sema Desa Sangsit. Pemilik rek nomor 4526 itu mengaku, sengaja menyisihkan Rp 10 ribu dari hasil berjualan canang untuk ditabung. “Maunya tadi ditarik tapi belum bisa, kata pegawai LPD nanti diselesaikan dirumah saja,” ucapnya sembari menyebutkan oknum dimaksud adalah Mk.Mnk. Selain warga tersebut, 3 orang keluarga dekat Perbekel Buyar juga menjadi korban dugaan penggelapan ini. Adapun total dana simpanan mereka di LPD itu mencapai sekitar Rp23 juta.  Bukan itu saja, kas Prajuru Desa Pakraman Sangsit Dauh Yeh yang mencapai ratusan juta diduga turut diembat oleh oknum pegawai LPD dimaksud.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Fraksi Golkar Desak Manajemen RSU Tabanan Buka-bukaan Soal Utang

balitribune.co.id I Tabanan - Fraksi Golkar DPRD Tabanan mendesak adanya transparansi informasi yang berimbang mengenai kemelut keuangan dan krisis obat di RSUD Tabanan. Fraksi ini menuntut manajemen rumah sakit berhenti menjadikan BPJS Kesehatan sebagai alasan atas kacaunya operasional yang sedang menjadi perhatian publik saat ini.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sutjidra Tegaskan Kesiapan Pengamanan Sambut Nyepi dan Idulfitri

balitribune.co.id I Singaraja -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menegaskan komitmennya untuk memastikan keamanan dan pelayanan publik tetap optimal menjelang dua hari raya besar yang waktunya berdekatan, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah yang digelar di lingkungan Pemkab Buleleng, Kamis (12/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebut Pemulihan Pascabencana di Banjar dan Seririt, Bupati Buleleng Prioritaskan Kebutuhan Dasar Jelang Nyepi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus mengebut proses pemulihan pascabencana alam yang melanda Kecamatan Banjar dan Kecamatan Seririt pekan lalu. Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, Bupati Buleleng menegaskan fokus utama pemerintah saat ini adalah percepatan pembersihan lokasi dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

Baca Selengkapnya icon click

Tujuh Hari Pencarian Nihil, Basarnas Tutup Operasi SAR di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Memasuki hari ketujuh, operasi pencarian terhadap satu korban tersisa akibat bencana alam di Kabupaten Buleleng resmi ditutup. Keputusan ini diambil sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) setelah upaya maksimal yang dikerahkan oleh Tim SAR Gabungan belum membuahkan hasil.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buka Rapat Posyandu 6 SPM, Bunda Rai Soroti Pentingnya Bidang Kesehatan dalam Pencegahan Stunting

balitribune.co.id | Tabanan – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, membuka pertemuan Advokasi dan Koordinasi Pengelolaan Posyandu (Rapat Tim Pembina Posyandu 6 SPM Bidang Kesehatan) Kabupaten Tabanan Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Warung CS Bedha, Wanasara, Bongan, Tabanan, Kamis (12/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

BPJS Kesehatan Ajak Peserta Rutin Cek Status Kepesertaan JKN

balitribune.co.id I Semarapura - Sebagai salah satu bentuk implementasi perlindungan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sehingga mendapat kepastian jaminan kesehatan maka BPJS Kesehatan mengajak seluruh peserta JKN untuk rutin mengecek status kepesertaannya. Seruan ini tidak terlepas dari beberapa kejadian peserta yang kepesertaannya nonaktif saat mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.