Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ditarget 2018, Proyek Revitalisasi TPA Regional Sarbagita Suwung

TPA Suwung
Menko Luhut Binsar Panjaitan saat meninjau TPA Suwung.

BALI TRIBUNE - Sebagai tuan rumah IMF- World Bank Annual Meeting pada Oktober 2018 nanti, Bali sedang berbenah diri. Selain proyek  underpass  Simpang Bandara I Gusti Ngurah Rai, proyek Revitalisasi TPA Regional Sarbagita Suwung juga merupakan salah satu persiapan untuk mengamankan Bali.

Pengelolaan sampah secara terpadu ini rencananya akan ditangani dalam dua proyek, yakni sanitary landfill management dan waste to energy.

"Pengerjaan proyeknya dilakukan dengan cepat, dan menggunakan teknologi paling efektif dan efisien sehingga proyek ini diharapkan selesai pada pertengahan 2018," kata Menteri Koordinator Bidang Maritim, Luhut Binsar Panjaitan, usai groundbreaking proyek Revitalisasi TPA Regional Sarbaguta Suwung, Jumat 22 Desember 2017.

Banyak proyek yang tertunda sekian tahun, akhirnya bisa berjalan seperti saat ini. “Dan inipun bukan jalan yang mudah. Kalau sekarang jadi ya saya bersyukur mudah-mudahan ini bisa bagus seperti yang direncanakan,” katanya. 

Ditambahkannya, proyek ini bukan semata-mata menghadapi IMF- World Bank Annual Meeting saja, namun lebih kepada meningkatkan kualitas derajat hidup masyarakat Bali.

Selain terbangunnya sanitary landfill dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), TPA juga akan dikembalikan sebagian fungsinya sebagai Taman Hutan Rakyat seluas 22,4 HA. Diharapkan hal ini dapat meningkatkan kualitas hidup dan sekaligus menyelamatkan kualitas air permukaan yang dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekitar.

Sementara itu, Wagub Ketut Sudikerta yang mewakili Gubernur Bali mengatakan, konsep pengelolaan sampah dimulai pada 1984, dan pada 2005 dilaksanakan konsep sampah menjadi tenaga listrik dengan sistem pengelolaan yang direncanakan mampu menghasilkan 0,9 MW listrik.

Luasan TPA Sarbagita Suwung mencapai 32,4 HA, dirancang melayani empat wilayah Kabupaten/Kota  yaitu Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan, yang diharapkan mampu menampung 1000 ton sampah per hari. Namun sampai saat ini konsep sampah menjadi tenaga listrik belum dapat dioptimalkan, dan saat ini terlihat timbunan sampah yang menggunung dan kurang secara estetika.

Groundbreaking Revitalisasi TPA Regional Sarbagita Suwung ditandai dengan penekanan tombol sirene secara bersama-sama. 

Turut hadir pada kesempatan tersebut Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, Gubernur BI, Deputi Bidang Koordinasi SDM, IPTEK, Budaya Maritim, dan Dirjen Cipta Karya Dirjen Konservasi SDA dan Ekosistem.

wartawan
Release
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.