Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diwarnai Aksi Kejar-kejaran, 31 Gepeng Diamankan Pol PP Gianyar

Bali Tribune/ata
Operasi penertiban Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di Gianyar.

Gianyar | Bali Tribune.co.id - Aksi kejar-kejaran mewarnai penertiban gepeng oleh petugas Satpol Pp di Kawasan Pasar Gianyar, Senin (18/3). Selain tangis balita, suasana di depan Pasar Gianyar sempat gaduh lantaran seorang gepeng yang sudah lanjut usia ngumpat karena baru sampai sudah terciduk.

Jero Simpen (75) salah seorang gepeng yang tiba bersama, tetangga, keponakan serta cucunya sangat kesal diamankan oleh dua petugas Sapol PP di emperan Balai Banjar Teges, Seberang Pasar Gianyar. Simpen sempat menolak digiring petugas ke mobil Pol PP hingga terjadi tarik menaŕik. "Tiang wawu rawuh riki, sampun ejuke sareng bapake niki. Icen je tiang galah pang wenten bekel. (Saya baru datang sudah diamankan bapak petugas. Mohon kasi saya waktu beberapa hari agar bìsa bekerja agar pulang bawa uang," kesel Jero Simpen.

Namun, petugas yang sedah hafal dengan wajah Jeo Simpen dan pengemis lainnya, tetap menariknya ke mobil untuk dimankan ke Kantoar Sat Pol PP. Dalih barus sampai hingga pengemis kehilangan anak ternyata sudah sering didengar petugas.  Karena kenyataannya,  pengemis ini selalu dikeluhkan pengunjung pasar umum hingga pasar senggol Gianyar di sore hari. 

“Saat kami melakukan penertiban, pengemis yang mengajak anak kecil biasanya sengaja menyuruh anaknya lari. Agara kami memberikan toleransi kepada orangtuanya untuk mencarinya dan akhirnya lepas dari penertiban,” ungkap salah seorang petugas. 

Kasatpol PP dan Damkar Gianyar Cokorda Gede Agusnawa usai penertiban gepeng menyebutkan, sebanyak 31 gepeng berhasil terjaring pada Senin pagi. Dari 31 gepeng tersebut, terdapat 17 anak-anak berumur dari 2 sampai 13 tahun. “Yang saya heran, kok ada anak-anak usia sekolah diajak menggelandang. Saya khawatir soal pendidikan mereka,” jelas Cok Agusnawa, kemarin. Dimana dari 17 anak-anak itu terdapat 8 anak-anak yang semestinya berada di bangku sekolah SD atau SMP.  Keseluruhan gepeng ini berasal dari dua desa, yaitu Desa Pedahan dan Desa Munti Gunung, Kecamatan Kubu, Karangasem.

Ke-31 gepeng tersebut dikumpulkan di Kantor Kasatpol PP yang kemudian diserahkan ke Dinas Sosial Gianyar untuk diberikan sosialisasi bahwa menggepeng tersebut bukanlah pekerjaan dan mengganggu ketertiban umum. “Hari ini (kemarin) kami berhasil menertibkan banyak gepeng, kami berharap mereka tidak dating lagi,” harap Cok Agusnawa.

Dalam catatannya, dari 31 gepeng ini terdapat 10 gepeng sebagai pendatang baru. Sedangkan sebanyak 21 gepeng sudah beberapa kali pernah ditangkap, baik di wilayah Ubud dan di Pasar Gianyar. “Ini ada yang sudah lima kali kami tangkap dan dating lagi. Rupanya mereka tidak kapok-kapok,” tegasnya. ata

wartawan
habit
Category

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click

30 Tahun Melayani Konsumen, AHASS Gemilang Motor Klungkung Hadirkan Layanan Servis Honda Lebih Nyaman

balitribune.co.id | Semarapura – Bengkel resmi Honda AHASS Gemilang Motor terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan perawatan sepeda motor Honda yang berkualitas bagi masyarakat Klungkung dan sekitarnya. Berdiri sejak tahun 1996, pada tahun 2026 ini AHASS Gemilang Motor genap menginjak usia 30 tahun melayani kebutuhan servis dan suku cadang sepeda motor Honda.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.