Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DLH Gianyar, Gelar Basmi Sampah Pantai Serentak

BERSIH SAMPAH - Petugas DLH Gianyar berbaur dengan berbagai kalangan dalam kegiatan bersih sampah pantai.

BALI TRIBUNE - Meski pantai dan laut di Gianyar belum masuk katagori darurat sampah, Pemerintah  Gianyar  terus bergerak dalam  aksi bersih bersama. Untuk memberikan edukasi berkedasaran lingkungan, Dinas lingkungan hidup ( DLH) Gianyar  selalu melibatkan berbagai komponen.  Minggu (19/8), aksi bersih pantai ini dilaksanakan serentak diseluruh wilayah pantai di Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini didukung penuh oleh Kepolisian Polres Gianyar dengan melibatkan Pramuka Kwarcab Gianyar, TNI, Karang Taruna, Sekehe Teruna dan masyarakat di wilayah pesisir. Kegiatan aksi bersih bersih pantai dipimpin langsung oleh kepala desa sesuai wilayah masing masing, di Pantai Siyut dipimpin Pjs Perbekel Tulikup, di Pantai Lebih dipimpin Perbekel Wayan Gde Pradnyana, di Pantai Purnama dipimpin Perbekel Sukawati, demikian juga pantai lainya.  Walaupun pagi hari cuaca kurang mendukung, dibeberapa wilayah pantai di Gianyar gerimis hujan ringan tapi kegiatan bersih bersih  tetap dilaksanakan. Tampak dilapangan dari unsur  kepolisian Resort Gianyar memberi semangat, 'ayo jalan terus..., ini cuma gerimis nanti juga  reda... Kalau berkeringat tidak akan sakit'. Beberapa peserta tampak juga menggunakan jas hujan atau mantel. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gianyar, Wayan Kujus Pawitra, mengajarkan, kegiatan bersih bersih pantai rutin diselenggarakan di Gianyar menjelang penyelengggaraaan IMF Word Bank. "Kita secara rutin menggelar aksi bersih-bersih di pantai. Apalagi menjelang penyelengggaraaan IMF Word Bank," ungkapnya. Dikatakannya, dalam kegiatan pembersihan pantai ini, terkumpul dan terangkut sampah dari seluruh bibir pantai di Gianyar, sampah organik berupa ranting kayu, dedaunan, batang pohon 3 truk , sampah pastik an organik 1 truk. "Sebagian besar sampah merupakan sampah kiriman dari laut, akibat laut pasang dan angit barat. Juga ada sampah yang hanyut dari hulu," tandasnya.  

wartawan
redaksi
Category

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Ekosistem Inovasi, BRIDA Tabanan Gelar Bimtek Jaring Indah dan Road to IGA 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaring Indah (Jaringan Inovasi Daerah) sekaligus Road to Innovative Government Award (IGA), yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Tabanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan para inovator Kabupaten Tabanan yang sebelumnya telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Dekade Menanti, Jegog Suar Agung Guncang Ribuan Penonton di Fukuoka

balitribune.co.id | Jakarta - Setelah sepuluh tahun tidak melakukan tur di Negeri Sakura, Jegog Suar Agung  kembali membawa musikal bambu khas Jembrana ke Jepang. Setelah dilepas secara resmi oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pada hari minggu (15/2/2026),  Jegog Suar Agung mengawali pementasan perdana yang digelar di Toyota City , Fukuoka City yang dihadiri ribuan penonton warga Jepang yang memadati arena pertunjukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.