Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DLH Tak Henti Gelorakan Aksi Bersih-bersih Sampah

BERSIH-BERSIH - Aksi bersih-bersih sampah di sepanjang Pantai Lebih Gianyar.

BALI TRIBUNE - pemkab Gianyar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus menggelorakan aksi bersih-bersih sampah. Rabu (3/9), melalui gerakan Revolusi Mental, DLH Gianyar menggelar aksi bersih-bersih sampah di sepanjang Pantai Lebih Gianyar.  Kegiatan tersebut disangkakan dengan Karya Bakti TNI dan juga dalam rangka Peringatan Hari Habitat Dunia (HHD) dan Hari Kota Dunia (HKD). Aksi bersih-bersih pantai yang dimulai pukul 07.00 wita tersebut dihadiri Asisten 1 Setda Kabupaten Gianyar Wayan Suardana, Kadis Lingkungan Hidup Wayan Kujus Pawitra, Kepala Staf Kodim 1616/Gianyar Mayor Inf I Gd Merta Santosa beserta jajarannya, Perwakilan Polsek Gianyar, Pj. Perbekel Desa Lebih Gede Bagiada, Balawista Desa Lebih, siswa-siswi SD, SMP, SMA dan Mahasiswa se-Kecamatan Gianyar sekitar 500 orang, serta masyarakat Desa Lebih. Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin oleh Kadis Lingkungan Hidup, Kujus Parwata. Sebelum melaksanakan kebersihan Assisten 1 Setda Gianyar, mengajukan beberapa pertanyaan kepada siswa dan juga lomba pidato singkat terkait pengolahan sampah dan kebersihan lingkungan. Kepada yang bisa menjawab dengan benar diberikan hadiah uang Rp. 100 ribu sebagai tambahan uang saku, begitu juga untuk lomba pidato singkat. Kadis Lingkungan Hidup Gianyar, Wayan Kujus Pawitra menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta yang hadir pada kegiatan tersebut. Dikatakanya, kegiatan Revolusi Mental Aksi Bersih-bersih Pantai merupakan kegiatan yang positif, untuk menjaga pantai tetap bersih dari sampah terutama sampah plastik. "Mari kita jaga kebersihkan, dimulai dari kebersihan di rumah, lingkungan, sekolah dan tempat umum lainnya dari sampah plastik. Karena sampah plastik sangat berbahaya bagi kesehatan dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurainya," ujarnya. Ditambahkannya, dengan kegiatan aksi bersih-bersih akan terbangun revolusi mental, dimana kebersihan lingkungan mutlak menjadi kebutuhan bersama. Kebersihan lingkungan harus dijaga, sampah harus dikelola dengan baik. Pj Perbekel Desa Lebih, Gede Bagiada mengapresiasi kegiatan Gerakan Revolusi Mental aksi bersih serentak 2018 yang dilaksanakan di Pantai Lebih. Menurutnya, tidak mungkin program dari pusat dapat berjalan tanpa dibarengi seluruh komponen masyarakat Indonesia.  Bagiada mengajak seluruh masyarakat memerangi sampah plastik. Menurutnya, sampah plastik berdampak kurang baik bagi lingkungan. Selain menimbulkan penyakit  kanker, kalau dibuang ke sungai juga berdampak kurang baik bagi kesehatan, karena akan menimbulan permasalahan bagi lingkungan.  

wartawan
redaksi
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.