Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Doa Bersama Kasdim 1609/Buleleng untuk Warga Sulteng dan NTB

DOA BERSAMA – Suasana kegiatan persembahyangan dan doa bersama di Pura Jagatnata, Jalan Pramuka, Singaraja, yang melibatkan sejumlah prajurit TNI, personel Polri, dan aparat pemerintah daerah setempat, serta pewakilan dari seluruh komponen masyarakat lainnya.

BALI TRIBUNE - Guna memberikan dukungan serta semangat bagi korban gempa Lombok dan Palu, Kodim 1609/Buleleng menggelar kegiatan doa bersama dengan seluruh komponen masyarakat di wilayah itu. Diharapkan, melalui kegiatan dimaksud, warga yang menjadi korban senantiasa tegar, sabar, dan ikhlas serta tetap semangat untuk bangkit dari keterpurukannya. Menurut Kasdim 1609/Buleleng Mayor Kav. Nyoman Arya Jayantara, kegiatan yang berpusat di Pura Jagatnatha serta sejumlah rumah ibadah lainnya di Singaraja, Jumat (12/10) kemarin itu merupakan wujud kepedulian serta keprihatinan pihaknya atas derita yang dialami warga  Lombok dan Palu akibat peristiwa gempa yang melanda wilayah mereka. “Terima kasih kepada masyarakat semua yang dapat meluangkan waktunya untuk melaksanakan persembahyangan dan doa bersama, baik di Pura Jagatnata, Masjid Albadar Asrama Skip, Banyuasri, dan di Gereja Kristen Protestan Bali (GKPB) Sabda Bayu di Jalan Gatot Kaca Kelurahan Banjar Jawa, Buleleng,” kata Arya Jayantara. Dikatakannya, doa bersama itu melibatkan sejumlah prajurit TNI, personel Polri, aparat pemerintah daerah setempat, dan pewakilan dari seluruh komponen masyarakat lainnya. “Di wilayah Buleleng, khususnya Singaraja, kita melibatkan satuan TNI-Polri yang ada, aparat Pemerintah Kabupaten Buleleng, organisasi keagamaan, kepemudaan, mahasiswa dan komponen masyarakat lainnya. Semoga berbagai bencana, baik yang datang dari alam maupun human error tidak akan terjadi lagi, dan semoga dunia dan alam semesta senantiasa selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucapnya. Di akhir kegiatan doa bersama tersebut juga dilaksanakan penggalian dana sumbangan yang nantinya dikumpulkan ke Korem 163/Wira Satya untuk disalurkan kepada warga yang tengah membutuhkan uluran tangan dan bantuan kepedulian dari semua pihak. Secara terpisah, acara serupa juga digelar oleh para personel Kodim 1626/Bangli di Pura Kehen yang dirangkaikan dengan pelaksanaan piodalan di Pura dimaksud yang jatuh pada rahina Purnama tanggal, 24 Oktober 2018 mendatang. Melibatkan masyarakat Cempaka Bangli, kegiatan itu untuk mempersiapkan kebutuhan sarana dan prasarana jelang pelaksanaan piodalan di Pura tesebut. Seijin Dandim 1626/Bangli Letkol Cpn Andy Pranoto, MSc, kegiatan itu dipimpin Ketua Umat Hindu Kodim 1626/Bangli Kapten Chb Komang Gita. Menurut Kapten Gita, kegiatan itu merupakan salah satu metode pembinaan teritorial (binter) bhakti TNI dan wujud kemanunggalan TNI yang bertujuan untuk, membangun kedekatan serta keharmonisan TNI dengan masyarakat. Ia menambahkan, melalui kegiatan dimaksud umat Hindu akan mendapatkan atau menambah  pengetahuan tentang alat-alat atau sarana prasarana yang akan digunakan melengkapi upacara adat sebagai budaya Bali yang adi luhung. Pada kesempatan itu, Pemangku Pura Kehen, Jero Gede Kehen menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian serta peran aktif Kodim 1626/Bangli menjaga keajegan Pura Kehen. “Semoga kita semua mendapat lindungan dan wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa terhadap kegiatan yang dilakukan dengan penuh kebersamaan ini,” harapnya. 

wartawan
Djoko Moeljono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Tinjau Pura Luhur Pekiyisan yang Hancur Tertimpa Pohon

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa, meninjau langsung kondisi Pura Luhur Beji Pekiyisan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, yang hancur akibat tertimpa pohon tumbang pada Minggu (17/5/2026). Peninjauan ini difokuskan untuk memantau kerusakan bangunan pura kahyangan jagat tersebut sekaligus memastikan kelancaran persiapan menjelang pujawali pada Hari Raya Kuningan mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Disnaker dan Imigrasi Perketat Pengawasan PMI Ilegal

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) bersama Kantor Imigrasi dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) terus memperkuat pengawasan untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan keberangkatan pekerja migran ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.