Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dokter Siti Nadia: Jangan Pilih-pilih Vaksin

Bali Tribune/ dr Siti Nadia Tarmizi M.Epid



balitribune.co.id | BERAGAMNYA pilihan vaksin Covid-19 di Indonesia membuat masyarakat kerap dihadapkan pada pertanyaan mana jenis vaksin yang paling baik. Menanggapi hal ini, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi M.Epid, memastikan semua jenis vaksin yang ada di Indonesia sama baiknya.
 
Ia memaparkan saat ini di Indonesia beredar lima jenis vaksin yaitu Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer. "Semua sudah dapat izin WHO melalui prosedur emergency use listing (EUL)," katanya. Jadi, vaksin yang tersedia di Indonesia aman digunakan. Bedanya, kata dia, dari cara pembuatan masing-masing produsen vaksin.
 
Sementara, untuk manfaatnya, semua vaksin yang telah mendapat izin WHO berarti telah teruji efikasinya. Siti menambahkan, dengan kondisi yang ada saat ini, masyarakat tidak perlu memilih-milih dalam menerima vaksin. Hal terpenting yang perlu jadi kesadaran bersama yakni untuk meningkatkan perlindungan diri sendiri dan orang sekitar.
 
Pernyataan itu diungkapkan dr Siti Nadia dalam diskusi BBC Media Action, Satgas Covid-19, Fellowship Jurnalis Perubahan Perilaku (FJPP), dan Dewan Pers yang bertajuk "Peran Pers Dalam Perubahan Perilaku Masyarakat di Era Vaksinasi Covid-19". Diskusi digelar serangkaian refleksi dua tahun Indonesia berjuang melawan Covid-19.
 
Selain dr Siti Nadia Tarmizi, turut ambil bagian sebagai pembicara dalam diskusi melalui Zoom Meeting, Senin (30/8) siang, Prof drh Wiku Adisasmito, MSc. Ph.D (Jubir Penanganan Covid-19), dan Dhimam Abror (Jurnalis Senior). Selain soal vaksinasi, diskusi ini membahas soal bagaimana peran media dalam mengatasi pandemi Covid-19.
 
Peran Media
 
Dhimam Abror dalam diskusi ini menyampaikan, peran media dalam penanganan pandemi adalah sebagai early warning system (sistem peringatan dini) bagi publik sekaligus bagi pemangku kebijakan (pemerintah). Ia menekankan, media dituntut menyajikan berita yang aktual, faktual, dan kredibel untuk memenuhi rasa ingin tahu publik.
 
Dalam menjalankan fungsinya, kata dia, ada berbagai kendala yang dihadapi media. Salah satunya adalah munculnya news-phobia. Berita dianggap sebagai sumber masalah yang membuat publik semakin panik. Karena itu, kata dia, program FJPP ini sangat penting untuk meng-upgrade SDM media dalam menghadapi tantangan tersebut.
 
Prof Wiku dalam pemaparannya menyatakan, media atau jurnalis adalam bagian dari pentahelix yang berperan dalam penanganan pandemi Covid-19 selain pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat. Menurutnya, media dapat berperan sebagai pihak yang menggemakan kebijakan pemerintah agar bisa dijangkau oleh khalayak lebih luas.
 
Namun, dia mengingatkan, media harus bisa menenangkan di tengah kegentingan dengan mengambil angle berita yang menenangkan sekaligus mampu menggiring partisipasi masyarkat untuk mau bekerja sama dalam mengikuti anjuran pemerintah. Seperti ajakan untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan mengikuti vaksinasi.
wartawan
VTR
Category

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Apresiasi Capaian Program Pembangunan Bupati Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Moment perayaan pergantian tahun, Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan menggelar tradisi megibung dengan mengundang seluruh relawan Semeton GMT mulai dari Korcam hingga Kordes, di kediamannya di Jro Subagan, Rabu (31/12/2025) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.