Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dokumen Pengembang Tak Lengkap, Proyek RSS Banjar Anyar Dihentikan

Bali Tribune/Petugas Satpol PP Jembrana menghentikan sementara proyek RSS Banjar Anyar.

balitribune.co.id | Negara - Kegiatan proyek rumah sederhana sehat (RSS) yang berlokasi di Banjar Anyar, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, akhirnya dihentikan. Pokok soalnya karena belum memiliki dokumen perijinan lengkap.    

Kehadiran proyek ini memang dikeluhkan oleh warga setempat yang kemudian disikapi oleh instansi terkait. Jajaran Satpol PP Jembrana bersama petugas Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Jembrana Jumat (3/5) yang melakukan sidak ke lokasi proyek  pun menghentikan kegiatan proyek karena diketahui selain belum disosialisasikan kepada warga juga dokumen perijinannya belum lengkap.

Saat petugas turun ke lapangan Jumat pagi kemarin telah mendapati sebuah truk dan sebuah eskavator terpakir di sekitar lokasi. Pihak Kecamatan Jembrana menyatakan mencuat informasi terkait  perataan lahan proyek perumahan yang tidak ada sosialiasi tersebut sehingga aktivitas proyek langsung dihentikan pada Kamis (2/5).

Kabid Penegakan Perundang-Undangan Daerah pada Satpol PP Jembrana, I Made Tarma dikonfirmasi Jumat kemarin mengatakan pihaknya menegaskan kembali penghentian proyek yang dikeluhkan masyarakat tersebut.

“Kami turun mengecek, sekalian mempertegas penghentian sementara aktivitas proyek perumahan itu,” ujarnya.

Bahkan pihaknya sempat melakukan pertemuan di Kantor Perbekel Batuagung. Pertemuan itu antara Kelian Banjar Anyar, Ida Bagus Kade Darma dengan pengembang. Dari pertemuan itu terungkap pengembang yang diketahui merupakan warga Lingkungan Pangkung Gondang, Kelurahan Sangkarguang, Kecamatan Jembrana itu hanya mengantongi berkas pendaftaran izin lokasi secara online melalui aplikasi Online Single Submission (OSS) serta surat kuasa penggunaan lahan dari pemilik lahan seluas 37 are yang juga ditandatangani Kepala Desa Batuagung, Ida Bagus Widiarta pada tanggal 18 April 2019. Sedangkan izin penggunaan alat berat dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) belum ada.

“Katanya izin-izin sedang diurus. Tapi masalah paling utama yaitu belum ada sosialisasi kepada warga” ungkapnya.

Terlebih menurutnya jalan tanah yang dilalui memang tidak layak dilewati alat berat. “Kami minta agar sosialiasi dulu atau paling tidak kesepakatan di desa terkait tanggungjawab terhadap kondisi jalan itu” paparnya.

Pihaknya pun menyerahkan pengawasan terhadap penghentian aktivitas proyek ini kepada pihak desa, “Sebelum ada kesepakatan menyangkut tanggungjawab pengembang, kami minta stop dulu aktivitasnya, dan kami serahkan ke desa untuk memantau proyek perumahan itu,” ujar Tarma.

Sementara itu Perbekel Batuagung, Ida Bagus Widiarta mengaku kaget beberapa hari lalu tiba-tiba sudah dilakukan perataaan menggunakan alat berat, tanpa ada pemberitahuan ke pihak desa maupun Kelian Banjar.

“Kegiatannya itu tidak ada konfirmasi apa-apa. Saya juga terkejut begitu dengar ada bego (eskavator) masuk ke sana. Memang belum izin-izin yang diajukan ke desa untuk kegiatan perumahan itu,” ungkapnya.

Pihaknya meminta pengembang RSS tersebut agar terlebih dahulu melakukan sosialiasi ke masyarakat dan membuat pernyataan bertanggungjawab terhadap dampak kerusakan jalan serta dampak gangguan lainnya yang ditimbulkan dari aktivitas proyek perumahan tersebut. “Kami minta pengembang agar sosialisasi ke warga sehingga bisa diperjelas bagaimana tanggungjawab ketika ada dampak-dampak yang tidak diinginkan dari proyek perumahan itu,” tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Pemkab Badung Tertibkan Enam Warung Kumuh di Jalan Gatot Subroto Barat

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung melaksanakan penertiban terhadap sejumlah warung yang berdiri di sepanjang Jalan Gatot Subroto Barat, tepatnya di kawasan perbatasan Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, Rabu (30/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Usut Kasus Dugaan Penipuan, Polda Bali Geledah Toko Emas Divine dan PT Emas Now

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali melakukan penggeledahan dan penyitaan di Toko Emas Divine serta PT Emas Now yang berlokasi di Pertokoan Duta Wijaya, Jalan Raya Puputan No. 8, Renon, Denpasar.

Langkah hukum ini diambil menyusul adanya laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan yang melibatkan kedua perusahaan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Januari-September 2026, BPJS Ketenagakerjaan Gianyar Bayarkan Klaim JHT Rp167 Miliar

balitribune.co.id | Gianyar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Bali Gianyar sepanjang Januari hingga September 2026 telah membayarkan manfaat klaim Jaminan Hari Tua (JHT) lebih Rp167 miliar. Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar, Venina di Gianyar baru-baru ini mengatakan, klaim sebesar lebih Rp167 miliar tersebut untuk 10.818 kasus pengajuan klaim hanya untuk program Jaminan Hari Tua.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek PPN Pengambengan Resmi Dimulai

balitribune.co.id | Negara - Proyek penataan dan pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan resmi memasuki tahap konstruksi fisik. 

Proyek Integrated Fishing Ports and International Fish Market (IFP-IFM) Phase-I senilai Rp1,276 triliun ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Wahyu Sakti Trenggono, Selasa (29/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Made Westra Resmi Gantikan Suadi Putra di DPRD Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - DPRD Kota Denpasar menggelar Rapat Paripurna Istimewa Peresmian Pengucapan Sumpah/Janji Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kota Denpasar sisa masa jabatan 2024-2029 di Ruang Sidang DPRD setempat, Selasa (29/9/2026). 

Dalam sidang tersebut, I Made Westra resmi dilantik menggantikan I Wayan Suadi Putra yang sebelumnya mengajukan pengunduran diri.

Baca Selengkapnya icon click

18 Ekor Ular King Kobra Teror Permukiman Warga Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan – Sebanyak 18 ekor ular king kobra meneror kawasan permukiman warga di Kabupaten Tabanan dalam kurun tiga bulan terakhir. Seluruh ular berbisa mematikan tersebut berhasil dievakuasi oleh Yayasan Reptil Asih Tabanan di tengah lonjakan pergerakan satwa akibat siklus musim kawin.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.