Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dolanan Gala-Gala Pecah Tawa Pengunjung di PKB

Dolanan Gala Gala yang dibawakan SD Dwijendra Denpasar di Kalangan Angsoka Art Center, Minggu (8/7).

BALI TRIBUNE - Pengunjung Pesta Kesenian Bali (PKB) ke 40 terhibur dengan permainan tradisional anak-anak Dolanan Gala Gala yang dibawakan oleh Sekolah Dasar Dwijendra Denpasar, Duta Kota Denpasar di Kalangan Angsoka Art Center, Minggu (8/7). Sebelum Permainan Dolanan Gala-gala dimulai, anak-anak SD Dwijendra menyugukan pengunjung PKB dengan Tabuh Gesuri. Dilanjutkan dengan Tari Pendet, Tari Jauk, serta Tabuh  Kreasi Padamara. Setelah itu dilanjutkan dengan Permainan Tradisional Dolanan yang membuat pengunjung tertawa berbahak bahak. Kepala Sekolah Dwijendra Ni Nyoman Sriyotini mengatakan bahwa  sebagai penampilan pamungkas turut dibawakan tari dolanan yang menceritakan tentang permainan gala-gala di Bali.  Dalam penampilan ini juga diceritakan ada anak-anak yang suka dengan hal-hal niskala seperti calonarang. Sehingga anak-anak ini mencoba memainkan calonarang ke dalam garapan dolanan ini. "Jadi penata mencoba menggambungkan garapan tradisi dan niskala yang dijadikan suatu permainan oleh anak anak," ujarnya. Dengan menggambungkan garapan tradisi dan niskala membuat penampilan anak anak lebih edukatif dan penonton bisa mengambil nilai nalainya serta pesan moral yang ada di dalamnya.  Sriyotini mengaku garapan itu ditampilakan sesuai dengan visi misi Sekolah Dwijendra yakni sekolah budaya, agama dan sastra. Tidak hanya itu penampilan ini juga sesuai dengan motto Pemerintah Kota Denpasar yakni kota yang berwawasan budaya. Pihaknya mengaku SD Dwijendra pertama kali bisa mengisi acara PKB. Untuk kedepan pihaknya berharap bisa terus dilibatkan. Karena dengan tampil di PKB maka anak anak lebih semangat untuk belajar seni dan melestarikan kebudayaan Bali. Ia menambahkan  dalam pementasan ini dibawakan penabuh terdiri dari 23 orang penambuh dan 14 orang penari. Salah satu pengunjung Made Subagia asal  Karangasem mengaku senang dengan penampilan anak anak Dwijendra Denpasar. Menurutnya,  Penebukan tabuhnya sangat tepat sehingga penampilannya menjadi bagus. Subagia juga mengaku penampilan Tari Jauknya juga sangat bagus. Dimana nada tabuh dan gerakan tarian sangat tepat. Tidak hanya itu penampilan permainan dolanan yang mengambil cerita gala gala juga sangat lucu. "Sehingga bisa mengibur pengunjung  yang datang termasuk saya," ujarnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.