Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dompet Hilang Usai Belanja di Banjar Tiga, Isi ATM Dikuras

pelaku diamankan
Bali Tribune / DIAMANKAN - Pelaku saat diamankan di Polsek Susut.

balitribune.co.id I Bangli - Ni Kadek Yuni Resmiadi (27) kehilangan dompet saat berbelanja di Banjar/Desa Tiga, Susut Bangli. Dalam dompet tersimpan uang tunai, perhiasan emas, hingga kartu ATM. Celakanya, dalam dompet tersebut juga berisi kertas yang berisi nomer PIN ATM. Lewat aplikasi M Banking korban mengetahui jika adanya transaksi penarikan. Selanjutnya korban melapor ke Polsek Susut. 

Kapolsek Susut AKP Nyoman Sucipta saat dikonfirmasi pada Selasa (22/6) membenarkan laporan tersebut. Dari keterangan korban kronologis kejadian berawal setelah berbelanja di Banjar Tiga, korban langsung pulang kerumah dan alangkah terkejutnya korban mengatahui dompet yang digantung pada sepeda motor  sudah tidak ada. 

"Korban lantas memanggil suaminya dan menyampaikan jika dompet hilang. Korban sempat mencari dengan menelusuri jalan yang dilalui hingga di tempat korban berbelanja, namun  hasilnya nihil," ujar AKP Sucipta.

Dalam dompet yang hilang tersebut berisi uang tunai kurang lebih Rp7.000.000, kartu  ATM BRI, kertas yang berisi nomor pin ATM BRI tersebut dan kalung emas beserta mainannya.  Korban kemudian mengecek saldo ATM BRI melalui Aplikasi Mbanking dan ditemukan adanya transaksi penarikan sebesar Rp 16.000.000. 

"Atas kejadian tersebut korban alami kerugian sekitar Rp 39,3 juta. Menindaklanjuti laporan korban tim opsnal langsung turun melakukan penyelidikan," kata AKP Sucipta

Dari hasil penyelidikan tim opsnal akhirnya berhasil mengamankan seorang laki-laki yang mengaku bernama I Gusti Ngurah S,  warga Banjar Tiga Kangin, Desa Tiga. Setelah dilaksanakan interogasi yang bersangkutan mengakui telah menemukan tas rajutan warna coklat bermotif bunga yang berisi uang tunai, ATM BRI, kertas yang berisi nomor pin ATM BRI tersebut dan kalung emas beserta mainannya. 

"Atas keterangan yang diperoleh petugas akhirnya terduga pelaku dan barang bukti di bawa ke Polsek Susut," jelas AKP Sucipta.

Hasil intograsi tas tersebut oleh pelaku ditemukan di pinggir jalan raya Banjar Tiga. Selain itu, pelaku juga mengaku telah menarik uang yang ada di ATM milik korban sebesar Rp16 juta. Disinggung untuk penanganan kasus selanjutnya, kata AKP Sucipta akan diselesaikan lewat restoratif justice (RJ).

"Antara korban dan pelaku masih satu wilayah dan barang milik korban telah dikembalikan secara utuh serta korban sendiri sepakat penyelesaian kasus lewat RJ, atas pertimbangan itu penyidik telah minta penetapan RJ  ke pihak kejaksaan," teras AKP Sucipta. 

wartawan
SAM
Category

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Karangasem Tekankan Pentingnya Satu Tahun Prasekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mematangkan kesiapan dunia pendidikan dalam menyambut program nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah nyata ini diawali dengan penguatan pada jenjang prasekolah sebagai fondasi utama pendidikan anak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Kayuambua Sepi Aktivitas

balitribune.co.id I Bangli - Menjelang hari raya Idul Adha aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli, mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut diutarakan  Koordinator Pasar Hewan Kayuamba I Nengah Degdeg, pada Senin (25/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Penataan Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan Segera Dimulai

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan proyek penataan Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan segera dimulai pada minggu ini. Kepastian tersebut menyusul rampungnya proses tender dan jadwal penandatanganan kontrak kerja yang direncanakan pada Selasa (26/5/2026) mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Appeninc, VID, dan Sensenowai

balitribune.co.id | Jakarta - Satgas PASTI kembali mengambil langkah tegas dengan menghentikan kegiatan tiga entitas yang diduga terlibat dalam praktik penipuan digital, yakni Appeninc, VID, dan Sensenowai.

Dalam siaran pers yang dirilis Senin (25/5/2026), Satgas mengungkap bahwa ketiga entitas tersebut menjalankan modus berbeda, mulai dari impersonasi perusahaan asing hingga investasi kripto fiktif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.