Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DPRD Bali Gelar Rapat Paripurna Melalui Teleconference

Bali Tribune / PARIPURNA - Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama memimpin rapat paripurna yang hanya dihadiri langsung beberapa anggota dewan.

balitribune.co.id | Denpasar - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, DPRD Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna melalui teleconference, Senin (20/4). Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan I Tahun 2020 ini mengagendakan pengumuman perubahan komposisi pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali serta penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2019. 

Seperti disaksikan, hanya beberapa orang anggota dewan yang tampak hadir di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali. Sebagian besar sisanya mengikuti rapat dari rumah masing-masing.

 Beberapa yang hadir di antaranya adalah Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama, yang memimpin jalannya rapat. Adi Wiryatama didampingi ketiga Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, yakni I Nyoman Sugawa Korry, Nyoman Suyasa dan Tjok Gede Asmara Putra Sukawati. Sementara anggota dewan yang hadir langsung di ruangan rapat, rata-rata adalah pimpinan alat kelengkapan dewan. 

Adapun Gubernur Bali Wayan Koster, tak terlihat menghadiri rapat paripurna. Ia diwakili oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace). Baik pimpinan maupun peserta rapat, tampak menggunakan masker serta duduk berjauhan.

Saat memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama sempat berkelakar tentang rapat paripurna yang untuk pertama kalinya dilakukan melalui teleconference ini. Menurut dia, suasana rapat tersebut mirip seperti di Sonia Loka. 

"Rapat paripurna ini sudah seperti sudah seperti di Sonia Loka ini. Sonia Loka mirip begini katanya, saya belum pernah ke sana, sepi," kelakar politikus PDIP asal Tabanan ini. 

Ia pun mengajak seluruh peserta rapat paripurna untuk terus nunas ica kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa, agar badai Covid-19 segera berlalu. "Semoga ini cepat berakhir," tutur Adi Wiryatama. 

Sementara itu Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengatakan bahwa dirinya sudah mulai terbiasa mengikuti teleconference. Sebelumnya, mantan bupati Gianyar ini juga pernah melakukan teleconference dengan Presiden, Menteri dan lainnya. Ia mengaku sempat kaku saat baru pertama kali mengikuti rapat jarak jauh seperti ini. 

"Kita sudah mulai terbiasa, sudah mulai belajar. Pertama memang kagok, sekarang sudah terbiasa menghadapi meja-meja kosong di depan kita," jelas Cok Ace. 

wartawan
San Edison
Category

OJK Tegaskan Komitmen Reformasi Pasar Modal Sesuai Praktik Terbaik Internasional

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transparansi, tata kelola, dan integritas pasar modal Indonesia sejalan dengan berbagai persyaratan yang disampaikan oleh Morgan Stanley Capital International Inc. (MSCI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ditinggal Ambil Sapu Saat Panaskan Mesin, Motor N-Max di Gianyar Raib

balitribune.co.id | Gianyar - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Jalan Mulawarman, Gang Melati No. 2, Gianyar, pada Kamis (29/1) pagi. Sebuah sepeda motor raib digondol pencuri saat sedang dipanaskan di depan rumah, memberikan "sasaran empuk" bagi pelaku yang beraksi dalam hitungan menit.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kerjakan 70 Unit Vila Bermodal Visa Kunjungan, WNA Malaysia Diusir dari Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Terbukti menjadi kontraktor tanpa izin mengerjakan proyek properti di seputaran Jalan Dewi Saraswati Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia berinisial Is Bin M dideportasi oleh pihak Imigrasi Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click

Langgar Perda RTRW, Satpol PP Karangasem Segel Dua Usaha Galian C di Selat

balitribune.co.id | Amlapura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karangasem mengambil tindakan tegas dengan menyegel dua usaha galian C di wilayah Kecamatan Selat, Karangasem. Penertiban ini dilakukan lantaran lokasi tambang Mineral Bukan Logam tersebut terbukti berada di luar zona tambang yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.