Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DPRD Karangasem Soroti Lemahnya Pengawasan dan Pengelolaan Sektor Pariwisata

Pariwisata
RAKER - Suasana Raker dewan dengan Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan Karangasem.

BALI TRIBUNE - Tidak maksimalnya pemasukan daerah dari sektor pariwisata menjadi perhatian serius anggota dewan. Selasa (8/8), dewan memanggil Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan untuk rapat kerja guna membahas berbagai permasalahan yang terjadi di sektor pariwisata.

Dalam rapat kerja yang dipimpin Ketua DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi, dan dihadiri oleh sejumlah anggota dewan dari gabungan komisi itu, berbagai pertanyaan dilontarkan dewan salah satunya mengenai lemahnya pengawasan pemerintah terhadap kegiatan pemungutan retribusi aktifitas pariwisata, dimana beberapa waktu lalu tim Saber Pungli Polres Karangasem, berhasil menangkap dan mengamankan salah satu petugas pungut retribusi yang bertugas di obyek wisata Tulamben.

Anggota dewan dari Fraksi Golkar, I Komang Sartika, mengatakan jika pengawasan menjadi hal penting, bukan saja untuk mencegah kebocoran PAD tapi juga melindungi para petugas pungut agar tidak terjerumus aktivitas yang melanggar hukum. “Di sini kami melihat pengawasan dari Dinas Pariwisata sangat lemah. Seharusnya itu tidak terjadi jika pengawasan internal berjalan maksimal. Tolong kirim staf untuk mengecek volume wisatawan yang ada, Kalau retribusinya tak sesuai, panggil juru pungutnya, tegur mereka!” ujarnya.

Komang Sartika juga meminta agar pihak Dinas Pariwiata terus melakukan penyempurnaan dari sisi regulasi pemungutan retribusi. Ini kata dia cukup penting untuk meminimalisir potensi Pungli di sektor pariwisata utamanya di obyek wisata Tulamben yang terkenal dengan wisata diving dan snorklingnya serta di Telaga Waja dengan Raftingnya.

Ketua DPRD Karangagsem I Nengah Sumardi mendorong agar Pemkab Karangasem bisa memaksimalkan PAD dari sektor lainnya diluar sektor Galian C yang saat ini terus memngalami penurunan. Menurutnya, jika dikelola dengan baik, pariwisata bisa menjadi sektor potensial penyumbang PAD.  Pihaknya juga mengkritisi tag line “Karangasem The Spirit of Bali” dimana banyak masyarakat yang menilai jika Karangasem belum tepat menyandang spiritnya Bali.

Menjawab pernyataan anggota dewan tersebut, Kadis Pariwisata I Wayan Astika, mengakui jika masih ada kelemahan dalam hal pengawasan. Pihaknya berjanji akan segera menindaklanjuti saran dan masukan dewan itu. Mengenai pengelolaan obyek wisata Putung, dijelaskan Astika jika itu sedang dalam kajian bersama tim dari Universitas Udayana. Kajian tersebut bersifat kajian ulang yaitu mencari formula terbaik apakah akan kembali menerapkan pola kerjasama swasta atau dilakukan pengelolaan mandiri oleh Pemkab Karangasem.

Sedangkan mengenai Tag Line “Karangasem The Spirit of Bali” ditegaskan Astika, jika itu bukan progrram dari Dinas Pariwisata, karena Tag Line itu merupakan program Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Penegmbangan Daerah (Balitbangda). Khusus untuk membahas tag line “Karangasem The Spirit of Bali” itu, dewan akan secara khusus memanggil Balitbangda dan BPKAD untuk diajak rapat kerja.

wartawan
redaksi
Category

Cek Administrasi Perizinan, Gabungan Komisi I dan II DPRD Badung Sidak Proyek di Tebing Suluban

balitribune.co.id | Mangupura - Gabungan Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Badung melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) lapangan terkait tertib administrasi perizinan di kawasan Kuta Selatan, tepatnya pada proyek pembangunan yang berada di atas Tebing Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Selasa (3/2).

Baca Selengkapnya icon click

OJK dan ADB Perkuat Sinergi Pengembangan Keuangan Berkelanjutan di Kawasan ASEAN+3 

balitribune.co.id | Yogyakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asian Development Bank (ADB) terus berupaya mendorong pengembangan keuangan berkelanjutan di Indonesia dan Asia, serta memperkuat strategi penguatan pasar obligasi berdenominasi mata uang lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Badung Dorong Tata Utilitas Publik di Kawasan Pariwisata dengan JUT Bawah Tanah

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung mendorong pemerintah daerah setempat menata utilitas publik di kawasan wisata dengan Jaringan Utilitas Terpadu (JUT) bawah tanah.

Hal ini penting untuk menjaga estetika dan kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang berkunjung.

Baca Selengkapnya icon click

Enam Palinggih Pura Panti Pasek Gelgel Bitra Hangus Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

balitribune.co.id | Gianyar - Musibah kebakaran menimpa Pura Panti Pasek Gelgel yang berlokasi di Jalan Mahendradatta, Gang Cermai, Kelurahan Bitra, Gianyar, pada Senin (2/2). Sedikitnya enam bangunan palinggih hangus dilalap si jago merah dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.17 WITA tersebut. Akibat kejadian ini, krama pemaksan pura diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Sente Resmi Ditutup Permanen, Gunungan Sampah Mulai Diurug Tanah

balitribune.co.id | Semarapura - Proses penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sente di Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung, kini memasuki tahap fisik. Sebagai langkah penutupan permanen, gunungan sampah yang telah menumpuk selama bertahun-tahun di lokasi tersebut mulai ditutup dengan proses pengurugan tanah, Senin (2/2).

Baca Selengkapnya icon click

Membandel, Belasan Rombong PKL di Jalur Protokol Gianyar Diangkut Satpol PP

balitribune.co.id | Gianyar - Berulang kali ditertibkan, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) kedapatan masih nekat berjualan di bahu jalan sepanjang By Pass Ida Bagus Mantra dan Jalan Ciung Wenara, Gianyar. Menindaklanjuti pelanggaran yang terus berulang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar bersama Dinas Perhubungan (Dishub) bertindak tegas dengan mengangkut belasan rombong pedagang dalam sidak yang digelar Senin (2/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.