Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua KMP Tabrakan di Selat Bali

TABRAKAN
KMP Tunu Pratama Jaya dan KMP Munic VII yang mengalami kerusakan Senin kemarin masih bersandar di Dermaga LCM Gilimanuk.

BALI TRIBUNE - Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya PT Raputra Jaya yang melayani rute Ketapang-Gilimanuk bertabarakan dengan KMP Munic VII, Minggu malam lalu. Meski tak ada korban jiwa, akibat kejadian ini menyebabkan pelayanan jasa penyeberangan lintas Jawa-Bali sempat terganggu hingga 12 jam.

 Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Klas III Gilimanuk/Syahbandar Gilimanuk, I Made Astika dikonfirmasi Senin (15/5) membenarkan kecelakaan yang terjadi di Selat Bali dan melibatkan dua KMP tersebut. Namun ia menyebut sebagai kejadian “bersenggolan” saja, karena sehabis kejadian keduanya langsung kembali ke dermaga LCM Gilimanuk untuk diperiksa kerusakannya.

“Kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya dengan KMP Munic VII terjadi sekitar pukul 22.45 Wita (Minggu, 14/5). Saat itu KMP Tunu Pratama Jaya dinahkodai M. Pandu K. sedang berlayar dari Ketapang menuju Gilimanuk dan dari arah sebaliknya berlayar KMP Munic VII dinahkodai Duajah Wiraputra. Ketika keduanya sedang berlayar di pertengahan Selat Bali pada posisi tidak jauh dari lampu mercusuar merah dekat dermaga LCM Gilimanuk, bagian depan kedua kapal sempat bersenggolan,” ujar Astika.

Ia mengatakan, kecelakaan laut itu  diduga karena kedua nahkoda kurang hati-hati saat mengemudikan kapalnya. Sebab, lanjut dia, cuaca di Selat Bali saat itu normal, dan tidak mungkin nahkoda sampai tidak melihat kapal sebesar itu.

Akibat kejadian tersebut, KMP Tunu Pratama Jaya mengalami kerusakan pada engsel depan bagian kiri patah dan engsel bagian kanan bengkok hingga plat di dalam engsel tersebut terbuka sepanjang 2,5 meter. Begitupun KMP Munic VII, bagian car decknya mengalami kerusakan dan penyok.

Astika menyebutkan saat kejadian keduanya sedang mengangkut kendaraan dan penumpang.  KMP Tunu Pratama Jaya tercatat mengangkut 30 orang penumpang serta 8 unit truk besar, 1 unit truk sedang, 4 unit truk tronton, 9 kendaraan kecil dan 3 sepeda motor. KMP Munic VII  mengangkut 33 orang penumpang serta 5 unit truk besar, 4 unit truk sedang, 4 unit truk tronton, 4 unit kendaraan kecil dan 3 unit sepeda motor.

Selain pihaknya memanggil nahkoda kedua KMP, juga telah memanggil kedua perusahaan pemilik kapal tersebut. Kendati kedua pihak sempat bersitegang karena keduanya merasa paling benar dalam peristiwa tersebut, namun setelah dimediasi UPP keduanya sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan kedua belah pihak sepakat dan membuat MoU dimana PT Munic Line bersedia mengganti rugi kerusakan dan operasional selama KMP Tunu Pratama Jaya tidak beroprasi untuk perbaikan.

 Hingga Senin pukul 17.00 Wita kedua KMP yang terlibat kecelakaan itu tampak masih terparkir di Dermaga Landing Craft Machine (LCM) Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk sehingga berdampak pada terhambatnya pelayaran Jawa-Bali selama hampir sehari akibat pincangnya arus penyeberangan di Selat Bali.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuburan Tergerus Air Laut Pasang, Bangkai Paus Bungkuk Kembali Muncul ke Permukaan

balitribune.co.id I Negara - Dua hari setelah dikuburkan, bangkai paus bungkuk (Humpback Whale) yang sebelumnya terdampar dan mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, kembali muncul ke permukaan. Karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan, bangkai mamalia laut tersebut diminta dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Selengkapnya icon click

Pengusaha Hiburan Malam Dideadline 30 Hari untuk Lengkapi Izin Mikol

balitribune.co.id I Singaraja - Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait maraknya tempat hiburan malam yang diduga tidak berizin, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng melakukan langkah pembinaan dan pengawasan ketat terhadap puluhan pengusaha hiburan di wilayah Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasar Mentigi Direvitalisasi, Pemkab Klungkung Siapkan Alun-alun Sampalan Jadi Tempat Relokasi

balitribune.co.id I Semarapura - Pemkab Klungkung terus berproses dalam persiapan revitalisasi Pasar Mentigi, Nusa Penida. Saat ini Pemkab Klungkung memprioritaskan penyediaan relokasi sementara bagi ratusan pedagang. Kawasan Alun-alun Sampalan kini dikebut untuk dijadikan tempat berjualan sementara agar aktivitas ekonomi tetap berjalan selama proses pembangunan pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.