Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Pelaku Curanmor Ditembak

DITANGKAP - Ketiga pelaku saat diamankan di Banyuwangi dan barang bukti sepeda motor hasil kejahatan mereka.

BALI TRIBUNE -  Dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor), Luhur Aditama alias Kadek Aditama alias Hadi (20) dan Afton Ilman Huda (22) ditembak polisi karena berusaha kabur saat diminta menunjukkan barang bukti sepeda motor hasil curian. Sementara satu pelaku bernama Fatchur Rahman alias Pak (37), dan seorang penadah Masfut alias Rido (36), aman karena kooperatif.  Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan, SIk tadi malam menjelaskan, pengungkapan sindikat curanmor ini berkat laporan seorang korban, Matius Bulu (34) tertanggal 8 November 2018. Dalam laporannya, pria asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini mengaku kehilangan sepeda motor bernomor polisi DK 5878 DK saat parkir di Tomas Homestay Padang-Padang Desa Pecatu, Kutsel, Sabtu (26/9) pukul 18.00 Wita. Sementara tidak jauh dari lokasi kejadian ditemukan sebuah sepeda motor tanpa pemilik yang diduga kuat milik pelaku. Namun baru dilaporkan ke Polsek Kutsel pada Kamis (8/11). Dengan adanya laporan kehilangan sepeda motor tersebut, opsnal yang dipimpin Kanit dan Panit Opsnal mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, pulbaket saksi-saksi dan pengamanan sebuah sepeda motor yang diduga sebagai milik si pelaku. Kemudian dari hasil yang telah ditelusuri dengan pengembangan bukti sepeda motor yang didapat di TKP, opsnal melakukan penyelidikan lebih lanjut sehingga diperoleh identitas yang diduga sebagai pelaku. Polisi berhasil mengidentifikasi pelakunya bernama Luhur Aditya yang mana adalah seorang residivis. "Dalam pencarian tim opsnal terhadap si pelaku di beberapa tempat tinggalnya, seperti di wilayah kampus Unud, Banjar Celuk Nusa Dua, Banjar Kelan, Jalan Sunset Road, Jalan Kunti dan Renon, tidak berhasil menemukan si pelaku," tuturnya. Kemudian tim opsnal memperoleh informasi bahwa pelaku dan pacarnya pulang ke Jawa yang beralamat di wilayah Kalibaru, Banyuwangi. Sehingga opsnal melakukan penyelidikan dan pengejaran ke alamatnya sesuai data dan identitas yang sudah dikantongi. Dengan bantuan dan kordinasi dari beberapa rekanan setempat, sehingga Sabtu (24/11) pukul 21.00 WIB mendapat informasi dari warga tentang keberadaan pelaku di tempat persembunyiannya. Setelah dilakukan survei dan cek lokasi yang diduga tempat pelaku bersembunyi, maka pukul 02.00 WIB melakukan penggerebegan rumah milik Hendrik yang digunakan tempat sembunyi pelaku. Hasilnya saat penggerebekan menemukan pelaku dan mengamankannya tanpa perlawanan. Selanjutnya pukul 04.30 WIB, pelaku dibawa ke Mapolsek Kalibaru untuk diinterogasi lalu pelaku menyebutkan teman pelaku lainnya yang pernah diajak melakukan pencurian sepeda motor dan penadah. Polisi yang melakukan pengembangan berhasil meringkus Afton di rumahnya di Jalan Malangsari, Kalibaru Kulon Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Jatim, Minggu (25/11) pukul 13.00 WIB dan keesokan harinya pukul 01.00 WIB mencium Fatchur Rahman di Jalan Yudistira Gang Puring Nomor 7 Kalibaru dan terakhir Mahfud dibekuk di Jalan Tukad Badung Renon, Denpasar pukul 11.00 Wita. "Mereka mengaku telah mencuri sepeda motor di beberapa tempat di wilayah Kuta Selatan, Denpasar dan Kuta Utara. Mereka juga mengaku mencuri bersama-sama dan menjualnya kepada Mahfud," paparnya dan menambahkan, selain meringkus para pelaku, polisi juga berhasil menyita barang bukti 8 unit sepeda motor berbagai jenis. Dikatakan, saat diminta menunjukkan barang bukti inilah, Aditya dan Afton berusaha kabur sehingga anggota terpaksa menembak kaki mereka untuk melumpuhkannya.

wartawan
redaksi
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.